2020-09-01 18:53:39

Dirjen Muktiyo, Posisi Bali Strategis Menjadi Tantangan Tersendiri Bagi PPID Daerah

Kesehatan Oleh: Artaya

Denpasar (Atnews) -  Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Prof. Dr. Widodo Muktiyo meminta kepada Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID), berperan aktif memberi informasi terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19. 
Hal tsb. disampaikan saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Virtual Forum Keterbukaan Informasi Publik Wilayah Bali, Selasa (1/09).
Widodo Muktiyo yg mengikuti seminar dari Kantor Kementerian Kominfo Jakarta mengapresiasi forum diskusi yg digelar di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19.
Menurutnya kegiatan ini sangat penting karena masyarakat membutuhkan akses informasi di tengah pandemi. Ia mengatakan, informasi dibutuhkan untuk mengurangi ketidakpastian. Diibarstkannya, informasi sebagai makanan. “Jika diibaratkan seperti makanan, kita semua yg duduk sebagai PPID di berbagai lembaga publik bertanggung jawab menyediakan informasi yg diminta masyarakat. Karena informasi yang kita sajikan akan sangat menentukan respon publik,” ujarnya. 
Agar dapat menyediakan informasi sesuai kebutuhan masyarakat,Iia mendorong jajaran PPID terus berupaya meningkatkan profesionalisme.
 “Petugas jangan mudah sakit hati atau tersinggung ketika dimintai informasi oleh masyarakat,” pesannya. Dalam kesempatan itu, Ia juga berbagi tips dalam pemberian informasi agar mudah dipahami oleh masyarakat. “Kata kuncinya, sajikan informasi sepraktis mungkin agar mudah dipahami dan masyarakat langsung puas,” tambahnya. 
Dalam paparannya, Ia juga menyinggung keberadaan Bali sebagai destinasi wisata utama di Indonesia. Menurutnya, posisi Bali yg sangat strategis menjadi tantangan tersendiri bagi PPID daerah ini. Ia berharap, situasi pandemi tak menyurutkan semangat jajaran PPID Bali untuk terus menyajikan informasi, khususnya terkait dgn upaya penanganan Covid-19 yg saat ini tengah dilakukan oleh pemerintah daerah. Akses informasi yg dibuka seluas-luasnya akan meyakinkan wisatawan utk berkunjung kembali ke Pulau Dewata. 
“Sajikan informasi yg sebenar-benarnya agar wisatawan nusantara kembali datang. Karena untuk saat ini, akses utk wisatawan manca negara belum dibuka,” ucapnya. Selain memberi informasi terkait penanganan Covid-19, PPID juga wajib berperan dalam menyosialisasikan berbagai regulasi yg dimaksudkan utk mendisiplinkan masyarakat dlm  menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti penggunaan masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan. 
Selamatta Sembiring berpendapat, PPID sejatinya telah berupaya menyajikan berbagai informasi melalui halaman website yang dikelola. Namun yg masih menjadi tantangan adalah, bagaimana menarik perhatian masyarakat untuk kepo (ingin tahu-red). 
“Kalau saya ibaratkan sebuah warung makan, PPID sudah menyiapkan tempat yg bagus, menu yg enak dan layanan yg baik. Tapi keberadaan warung itu lama-lama akan mati bila tidak ada konsumen yang berkunjung,” ujarnya sembari berharap agar peserta dlm seminar virtual tersebut. bisa membantu menyosialisasikan keberadaan PPID. 
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Hendra J. Kede, Kabud Media dan Opini Publik Kemenkes Busroni. Keduanya sepakat dengan optimalisasi peran PPID dlm memberi informasi terkait upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. 
Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfos Provinsi Bali Ida Bagus Ketut Agung Ludra memaparkan tentang program kerja PPID Bali terkait akses informasi Covid-19. Menurutnya, website PPID Bali telah dilengkapi beberapa akses informasi terkait Covid-19 yang terhubung langsung dgn gugus tugas. 
Aplikasi tersebut antara lain Cek Diri, HMC dan “Love Bali". Aplikasi "Cek Diri" ditujukan kepada semua yg datang ke Bali. Dengan mengisi aplikasi ini, keberadaan mereka selama di Bali akan mudah terlacak karena aksesnya terhubung langsung dengan gugus tugas. Secara umum, PPID Bali yg saat ini memegang predikat menuju informatif terus berbenah utk memperoleh hasil penilaian yang lebih baik, ucapnya.(IBM/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Cok Ace:  Pupuk Terus Rasa Persaudaraan Diantara Aggota PPMKI8