Banner Bawah

Gandhi Jayanti 152 th, Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung adakan 72 Hours for Peace

Artaya - atnews

2021-10-03
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gandhi Jayanti 152 th, Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung adakan 72 Hours for Peace
Slider 1

Klungkung (Atnews) – Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Tanpa Kekerasan Internasional. Namun, ternyata masih banyak masyarakat yang belum tahu dengan sejarah yang terjadi atas perayaan hari ini. Bukan tanpa alasan Hari Tanpa Kekerasan Internasional jatuh di tanggal ini. Ini adalah merupakan hari ulang tahun Mahatma Gandhi, seorang pemimpin gerakan kemerdekaan India dan pelopor filosofi tanpa kekerasan. Hari perayaan ini juga disebut Gandhi Jayanti yang dikenal oleh masyarakat di India.Juga dijadikan inspirasi Masyarakat dunia bagaimana kehidupan saat ini tetap relevan tentang kesederhanaan dan kerjatangan.
Menyambut Internasional Day of Non Violence atau Hari Tanpa Kekerasan Internasional kali ini, Ashram Gandhi Puri mengadakan acara 72 Hours for Peace yang berlangsung pada 1-3 Oktober 2021. Acara 72 Hours for Peace ini mengusung tema "Stri Shakti Memuliakan Perempuan dan Menghormati Kehidupan". Serangkaian dengan acara ini pada hari jumat (1/10) telah dilaksanakan Dialog Stri Shakti yang diisi oleh Guru Maa Savitri Devi, Prabawati Kusuma Dewi dan Ayu Ningrum  ini berfokus kepada spesifik Dialog Perempuan dalam menghadapi tantangan dan  Masalah yang dihadapi di masyarakat serta solusinya.
Acara 72 Hours for Peace Gandhi Jayanti kemarin, Sabtu 2 Oktober 2021 dibuka dengan mendengarkan lantunan pesantian Gita Sunari dan dilanjutkan dengan melakukan doa perdamaian bersama oleh Ida Mpu Acharya Daksa Manuaba, Ida Rsi Putra Manuaba, Bupati Klungkung yang diwakili Kepala Dinas Kesbangpol Bapak I Gede Kusuma Jaya, Made Wijaya, Ajik Bona Alit, dan para Guru Yoga yg hadir. Acara berlangsung dengan lancar serta meriah dengan banyaknya persembahan tarian dari Shantisena Ashram Gandhi Puri dan Tarian Oddisi Dance Dari ICCR India di Bali.
“Ulang Tahun yang ke-152 Mahatma Gandhi yang tanggal lahirnya dinisbatkan sebagai tonggak peringatan internasional dari gerakan non-violence atau internasional Day of Non Violence. Perjuangan beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan India dengan tanpa kekerasan, sangat layak untuk diteladani serta dijadikan inspirasi bagi kita semua yang saat ini tengah berjuang untuk keluar dari pandemic Covid-19 serta memulihkan berbagai sektor kehidupan yang terdampak.” Ujar sambutan Bapak Bupati Klungkung yang dibacakan oleh Kepala Dinas KesBangPol Klungkung.
“Prinsip tanpa kekerasan ada 4 ajaran  yaitu Ahimsa, Hartal, Swadeshi, dan Satyagraha sangat tepat untuk kita internalisasi dan aplikasikan dalam kehidupan. keempat prinsip ini juga sesuai denga spirit Gema Shanti yang dijadikan landasan semangat dalam pembangunan kabupaten Klungkung. Gema artinya suara, Santhi artinya perdamaian.” Tambah Bapak Bupati Klungkung,
Acara ini juga merupakan rangkaian dalam menyambut 25 Tahun Ashram Gandhi Puri pada Tahun 2022 mendatang. “Ashram Gandhi Puri ini berdiri sejak Tahun 1997 lalu yang mana peran empat perempuan yang sangat luar biasa dalam hidup saya, memberikan inspirasi dalam mendirikan Ashram Gandhi Puri” Ujar Ida Rsi Putra Manuaba.
H.E Consulate General Of India in Bali Mr. Prakash Chand dalam sambutannya mengatakan “ Mahatma Gandhi merupakan Bapak Bangsa India yang menghabiskan hidupnya dengan bekerja untuk mengangkat derajat rakyat yang tertindas tanpa menggunakan kekerasan. Lima pilar non-kekerasan Mahatma Gandhi adalah rasa hormat,pengertian,penerimaan, penghargaan dan kasih sayang yang merupakan dasar dari keberadaan umat manusia”.
Rangkaian acara 72 Hours for Peace kali ini ditutup dengan melakukan Yoga Asanas, Yoga Ketawa, dan Hypno Yoga bersama masyarakat yang di isi oleh beberapa Guru Yoga Top yang ada di Bali seperti Guru Wayan Wyasa ,Guru Made YogaBung, Guru Arsiawan Adi, Guru Pani dan Guru Manix Wangi. Sekaligus memperingati 100 Ibu Gedong Bagoes Oka dan meresmikan Aryani Stri Shakti Yoga yang akan dikembangkan di Jakarta bekerjasama dengan Dr Susianto Wellness Centre Jakarta. Menutup pembicaraan Direktur Shantisena AGP I Wayan Sari Dika M.IKom sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara. (z/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Koster Dukung Startup Bali dengan WiFi Gratis

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius