Badung (Atnews) - Korps Menwa Ugrasena (KMU) Bali dilahirkan pada tanggal 27 September 1964 di Universitas Udayana (Unud) 57 tahun yang lalu sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945 serta Panca Dharma Satya Menwa.
Dalam mengenang 57 tahun kelahiran Menwa Ugrasena, maka Menwa Ugrasena Batalyon A-901/Mayurajana Unud menggelar acara Syukuran dalam rangka memperingati HUT Menwa Ugracena ke-57 di Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), Minggu (3/10).
Acara berlangsung sederhana dengan tiup lilin dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat.
Pada acara tersebut dilaksankan pula Deklarasi Gugus Kebangsaan Bali oleh Ketua DHD Angkatan 45 Bali Prof Wayan Windia. Sekaligus Penyerahan Dokumen Tentara Pelajar dari Ketua Korps Menwa Indonesia (KMI) Provinsi Bali Bagus Ngurah Rai kepada Komandan KMU Bali, Anak Agung Parwata Panji.
Selain itu, Kepala Staff KMU Bali Mutazah M menyerahkan laporan vaksinasi sekaligus dokumen foto untuk koleksi MPB kepada Ketua Umum MPB, Dr. Bagus Ngurah Putu Arhana, SpA (K).
Program tersebut sudah diikuti oleh 86.900 orang dari 167 titik vaksinasi dengan melibatkan 400 relawan mahasiswa dari Fakuktas Kodeteran PT baik swasta dan negeri di Bali, Menwa Ugrasena maupun mahasiswa yang berminat dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara dalam mewujudkan zona hijau dari Covid-19.
"Upaya itu sebagai bentuk pengabdian warga negara dan anak muda bangsa di tengah pandemi Covid-19," kata Mutazah yang juga Ketua Panitia Bersama Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Resimen Ugrasena Bali, HUT ke-3 Atnews tanggal 18 Oktober mendatang.
Begitu pula dal perayaan HUT ke-76 MPB sebagai Puncak Pertemuan Perang Rahasia Gerakan Bawah Tanah Perang Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 16 Agustus.
Sementara itu, Ketua KMI Bali Bagus Ngurah Rai menambahkan, peringatan Menwa Ugrasena ke-57 sebagai momentum perjuangan tentara pelajar dalam ikut serta menjaga persatuan dan
kesatuan NKRI.
Menwa selama kurun waktu tersebut melaksanakan berbagai kegiatan salah satu di antaranya membangun Monumen Menwa Ugrasena Bali diresmikan ketika Rektor Prof Ketut Suastika yang lokasinya menyatu dalam kompleks MPB di Pertigaan Gaji, Dalung, Kabupaten Badung.
Monumen setinggi 6,5 meter itu dilengkapi dengan patung Genesa, lambang organisasi dan 21 buah prasasti berbagai kegiatan penting selama 50 tahun perjalanan Menwa di Bali.
Pembangunan monumental setengah abad perjalanan Menwa di Bali menjadi tempat untuk mengenang cita-cita, gerakan dan program Menwa dalam mempertahankan dan meneruskan nilai-nilai Tri Pusaka Bangsa.
Serta suskesnya Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) Gugus Kebangsaan Provinsi Bali yang melatih 7.236 orang.
Kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) seluruh Bali sudah dilakukan, bahkan pada tanggal 10 Oktober melakukan ziarah ke Monumen Pahlawan Perjuangan Tanah Aron, Karangasem.
Sedangkan Komandan KMU Bali, Anak Agung Parwata Panji mengharapkan adanya dukungan semua pihak dalam menggelorakan semangat Menwa kepada generasi muda dalam mengabdi pada negara.
"Oleh karena KMU Bali sebagai barometer Menwa seluruh Indonesia, apa dilakukan di Bali akan menggemakan Menwa ke 34 provinsi di tanah air," ujarnya.
Ditegaskan pula, Ketua DHD Angkatan 45 Prof Windia, anggota Menwa kelak menjadi tunas-tunas bangsa dapat menjadi pemimpin teladan.
Dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi. Upaya itu dalam mengimplementasikan Pancasila secara sungguh-sungguh.
Apalagi acara itu digelar di MPB yang sudah memiliki sejarah yang panjang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari para penjajah.
"Untuk itu, semangat itu yang perlu dikobarkan anak muda atau generasi baru Indonesia dalam mengisi kemerdekaan Indonesia," ungkapnya.
Pada acara tersebut dihadiri pula Ketua GNNP Dr.Drs I Made Gede Putra Wijaya, Ketua Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Seroja Timor Timur Bali Desak Kusuma Wati, Brigjen TNI (Purn) Made Sumantra selaku Kasdam IX/Udayana Periode 2016, Direktur Utama Atnews I Wayan Artaya dan Komandan Koprs (Dankorps) Bela Negara Ugracena Provinsi Bali Made Dharma Putra. (GAB/001)