Banner Bawah

GK Hadiri HUT Veteran dan Menyerahkan Buku ke MPB

Admin - atnews

2022-08-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - GK Hadiri HUT Veteran dan Menyerahkan Buku ke MPB
Slider 1

Tabanan (Atnews) -  Veteran adalah komunitas pendiri republik. Mereka terpanggil dengan ikhlas untuk membela negaranya, agar terbebas dari belenggu penjajah. Meskipun dipahami bahwa resiko perjuangan kemerdekaan sangat berat. Termasuk resiko untuk mati. Namun mereka tidak gentar. Semboyannya pada saat perang kemerdekaan adalah merdeka atau mati. Untuk itu, generasi sekarang harus hormat kepada para veteran pejuang kemerdekaan tsb. Tanpa perjuangan mereka, Indonesia tidak akan bisa merdeka. Dan kita tidak akan bisa menikmati kebebasan dan kemakmuran, seperti yang kini dinikmati.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Gugus Kebangsaan (GK) Prov. Bali, Bagus Ngurah Rai, BA, SH, MBA, MM, di Margarana ( Jumat, 12/8) ybl, pada saat hadir dalam acara HUT Veteran RI. Ia menaruh respek, karena banyak sekali kaum muda yang hadir. Diantaranya, anak-anak SMA di Marga,kalangan PPM dan Menwa di Bali. Disebutkan bahwa generasi muda saat ini akan memimpin bangsa ini di masa yang akan datang. Maka mereka tidak hanya cerdas dalam alam pikir (hard skill), tetapi juga harus cerdas dalam hati nurani (soft skill). 
Kecerdasan hati nurani, termasuk kecerdasan untuk memahami sejarah bangsanya yang dibangun dengan tetesan darah. Bahwa tidak banyak bangsa-bangsa di dunia yang memenangkan kemerdekaannya dengan perang. Juga tidak banyak masyarakat yang terpanggil untuk terlibat dalam perang kemerdekaan. Untuk itu diharapkan dari generasi ke generasi, harus paham dengan sejarah bangsanya yang hebat.  Kita harus bisa bangga sebagai bangsa Indonesia katanya. Diharapkan dengan adanya kebanggaan itu, maka perjuangan untuk mencapai adil dan makmur berdasarkan Pancasila akan tercapai dengan optimal.
Tatkala berada di TPB Margarana, Ketua GK Prov. Bali, Prof. Wayan Windia menyerahkan buku kepada Manager Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), Bagus Ngurah Rai, yang juga Sekretaris GK Bali. Buku itu adalah karya autobiografi dari Jenderal TNI (Pur) Widjojo Sujono. Jenderal Widjojo Sujono adalah salah satu dari tentara pendiri bangsa. Diharapkan agar buku sejarah itu dapat memperkaya bahan bacaan di perpustakaan MPB. Buku itu berisi pesan kepada generasi mendatang dan berbagai kesaksian tentang sejarah bangsanya. Generasi sekarang, sangat penting membaca buku ini katanya. 
Pada saat penyerahan buku tersebut nampak Hadir Korps Menwa Indonesia Bali yang diwakili Krisna Gunarta, Korps Menwa Ugrasena Diwakili Bali Staf Skome Gung Adhyt. Dari Yon Menwa Ugrasena A 901 MJ Unud masing Anwar cda Aulya dan dari Atnews Media online Krisna Andika. (ww/001).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Tirta Yatra Memohon Kesejahteraan Masyarakat BaliĀ 

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng