Banner Bawah

Mahasiswa Hindu Undiksha Diajak Menjadi Generasi Religius

Admin - atnews

2022-09-26
Bagikan :
Dokumentasi dari - Mahasiswa Hindu Undiksha Diajak Menjadi Generasi Religius
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Ribuan mahasiswa Hindu Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengikuti kegiatan widya sabha yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Brahma Vidya (KMHD-YBV) Undiksha yang pembukaannya berlangsung di Auditorium Undiksha, Minggu (25/9/2022).

Melalui momen ini, para mahasiswa diajak untuk menjadi generasi yang cerdas dan religius. 
Widya Sabha kali ini mengusung tema “Abinaya Abiarta Widyaguna”, yaitu berproses atau berkembangnya ilmu pengetahuan. 

Ketua Panitia, I Gede Wahyu Pramana menjelaskan sejalan dengan tema, widya sabha ini diisi sejumlah kegiatan, seperti dharma wacana, dharma tula, dan juga pengenalan fungsionaris serta program kerja dari KMHD YBV Undiksha.

Selain itu, sehari sebelumnya juga dilaksanakan upacara majaya-jaya sekaligus sembahyang bersama. Ditegaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi mahasiswa Hindu Undiksha.

"Sesuai temanya, tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan potensi mahasiswa Hindu Undiksha," terangnya. 

Acara ini dibuka oleh Koordinator Penasihat KMHD YBV Undiksha, Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd. Ia yang mewakili Rektor memberikan apresiasi atas keikutsertaan mahasiswa Hindu Undiksha dalam kegiatan ini.

Diharapkan, kesempatan ini dapat menjadi proses penempaan untuk mewujudkan generasi muda Hindu yang cerdas dan religius. Dua hal tersebut sekaligus dijadikan acuan dalam pelaksanaan program ke depan oleh KMHD YBV Undiksha.

"Program yang dirancang ke depan merujuk pada pembentukan mahasiswa hindu yang bukan hanya cerdas, tetapi juga religius. Program-programnya merupakan turunan dari cita-cita itu,” katanya. 

Melalui widya sabha ini, mahasiswa Hindu Undiksha juga diajak untuk memahami dan meningkatkan pengetahuan tentang tatwa maupun dresta agama Hindu, sehingga dapat bertahan kokoh di tengah hadirnya berbagai tantangan.

“Ini perlu dimantapkan supaya mereka kokoh bertahan dalam dresta, dalam tradisinya. Jadi tradisi yang dilandasi dengan pengetahuan pasti lebih baik dari pada yang tidak dilandasi oleh pengetahuan,” pungkasnya. (WAN)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : BPS Rilis Penurunan Desa Tertinggal

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia

Ingatkan OUV; Pertahankan Keaslian WBD UNESCO Subak Jatiluwih, Untuk Kepentingan Universal Umat Manusia di Dunia