Banner Bawah

Mangku Pastika: Semeton Pasek Bersatu, Keluar dari Kebodohan dan Kemiskinan

Admin - atnews

2022-10-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - Mangku Pastika: Semeton Pasek Bersatu, Keluar dari Kebodohan dan Kemiskinan
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Anggota DPD Mangku Pastika mengajak Semeton Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) tetap bersatu dan kuat agar bisa keluar dari kebodohan dan kemiskinan.

"Harus bersatu, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Tidak ada alasan tidak jengah, petilesang ragane. Iraga nak lacur," kata Mangku Pastika di Denpasar, Sabtu (1/10).

Hal itu disampaikan ketika menghadiri "Bebayuhan Wetuan lan Sapuh Leger Bersama" pada Hari Tumpek Wayang yang diselenggarakan oleh MGPSSR Kota Denpasar yang diikuti 216 peserta.

Diharapkan acara itu sebagai momentum penting bagi Semeton Pasek untuk tetap melakukan perubahan yang lebih baik.

Dengan meningkatkan keyakinan atas terselenggaranya upakara tersebut. Upakara itu dilaksanakan bagi umat Hindu yang lahir pada Tumpek Wayang agar terhindar dari malapetaka.

Sabtu Kliwon Wuku Wayang atau lebih dikenal di Bali dengan Tumpek Wayang. Upacara Tumpek Wayang jatuh setiap 6 bulan (210 hari) menurut kalender Bali jatuh pada Hari Sabtu / Saniscara Kliwon Wuku Wayang. Menurut tradisi di Bali, seorang anak yang lahir pada Wuku Wayang harus melukat dengan Tirta Wayang Sapuh Leger.

Selain upakara, Semeton Pasek agar mengikuti dengan perubahan sikap. "Jika perilaku jelek, kelakuan tidak bagus yakin pasti temui malapetaka juga. Coba pakai narkoba tentu akan jadi malapetaka," ujarnya.

Ditegaskan kembali, pikiran, perkataan dan perbuatan harus baik dan benar. Meksipun upakara 10 kali jika perlaku tak baik pasti akan membawa malapetaka.

"Ingat ada hukum karma. Semeton Pasek jaga perilaku dan kebersamaan," ujarnya.

Mangku Pastika pun mengingatkan, kemiskinan dan kebodohan agar tidak kembali dialami oleh semeton.

Orang miskin di Bali, hampir 99 persen dari Semeton pasek. Hal itu tidak boleh terjadi lagi harus belajar bekerja dan bersatu, khususnya hal itu mampu dilakukan oleh anak-anak muda Semeton Pasek.

"Ini Pesraman tempat kita untuk bersatu. Mempersatukan diri agar kuat. Cerai berai itu lemah, bersatu kita tenuh," harapnya.

Mangku Pastika pun mengingatkan pada Hari Kesaktian Pancasila dengan tegas, Semeton MGPSSR tidak mudah terkena provokasi, politik identitas. Namun tetap memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI yang berdasarkan Pancasila. 

Apalagi menjelang perhelatan politik 2024, akan ada pergantian Presiden, Pemilihan Gubernur, Bupati/Walikota termasuk Pemilihan Legislatif baik DPR, DPD, DPRD tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Diharapkan, Semeton MGPSSR bisa mendukung penuh para calon - calon yang dapat memajukan kecerdasan, kesejahteraan  masyarakat. Mereka yang dipilih, diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan Semeton MGPSSR.

Maka dari itu, pihaknya meminta agar bisa bertemu dan berkumpul sekali lagi dalam menyatukan komitmen tersebut. Meksipun dirinya tidak berencana maju kembali pada Pemilu 2024, tetapi pemimpin Bali yang mewakili daerah dan pusat agar banyak dari Semeton Pasek sehingga kebodohan dan kemiskinan bisa diatasi.

Menurutnya, masyarakat Bali masih banyak yang kurang mampu sekitar 70 persen lebih. Bahkan Semeton MGPSSR sendiri diperkirakan 75 persen kurang mampu. Hal itu diketahui ketika Mangku Pastika menjabat sebagai Kapolda Bali. Sebelumnya dirinya besar di Sumatra, sekolah di Jawa dan dinas beberapa kali ke daerah lain di luar Bali dan luar negeri. Meskipun memang Mangku Pastika lahir di Bali. 

Dengan hal itu, pihaknya mau maju menjadi Gubernur Bali. Mangku Pastika pun berhasil memimpin Bali selama dua periode 2008-2018 yang mengusung Bali Mandara. 

"Semua program Bali Mandara memang diperuntukkan 100 persen kepada orang miskin," ujar Mangku Pastika. 

Program Bali Mandara, antara lain Bedah Rumah, Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu), Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), dan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Program lainnya terkait sektor pendidikan (SMAN/SMAKN Bali Mandara) , kesehatan (JKBM, Rumah Sakit Bali Mandara), pembenahan infrastruktur (Tol Bali Mandara), hingga pelestarian adat, seni, dan budaya.

Sementara itu, Ketua MGPSSR Denpasar Jero Mngku Made Susila didampingi Ketua Panitia Jero Mangku Wayan Sudha menjelaskan rangkaian upakara untuk membantu dan meringankan biaya Semeton Pasek. 

Selain meringankan beban umat, acara itu dapat meningkatkan kebersamaan Semeton Pasek. Diharapkan pula, acara itu mampu bersihkan hal - hal cemer dalam diri seseorang dari efek kelahiran Tumpek Wayang. Kegiatan itu sudab dilaksanakan dari tanggal 25 September.

Untuk itu, pemerimtah agar hadir sehingga bisa bersama-sama membantu dan meringkan umat Hindu dalam melakukan upakara.

Sedangkan Ketua PHDI Bali I Nyoman Kenak mengharapkan, umat Hindu bisa menghadapi perubahan dalam era disrupsi setelah melakukan upakara tersebut.

Dengan adanya perubahan yang lebih baik itu sebagai pertanda keberhasilan dari proses usaha kehidupan yang lebih maju.

Dengan spirit satyam-siwam-sundaram niscaya eksistensi Hindu akan terus mewarnai perjalanan bangsa ini, khususnya di Bali.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara. Ia juga berharap Semeton Pasek mampu memahami pesan-pesan yang disampaikan Anggota DPD Mangku Pastika.

Pemerintah Kota Denpasar telah berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan agar bisa keluar dari kebodohan dan kemiskinan. (GAB/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Banjir di Lereng Gunung Agung Lumpuhkan Akvitas Masyarakat

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng