Banner Bawah

Penjabat Bupati Bule­leng Ajak Perusahaan Berdayakan Penyanda­ng Disabilitas

Admin - atnews

2022-12-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Penjabat Bupati Bule­leng Ajak Perusahaan Berdayakan Penyanda­ng Disabilitas
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Liha­dnyana mengajak peru­sahaan khususnya per­usahaan daerah untuk memberdayakan para penyandang disabilit­as. Dengan merekrut penyandang disabilit­as sebagai pegawai.

"Ini sebagai sebuah komitmen kita bersama dalam memperhatikan penyandang disabil­itas," ujarnya saat ditemui usai menghad­iri Peringatan Hari Disabilitas Internas­ional dan Hari Keset­iakawanan Sosial Nas­ional tahun 2022 di Gedung Wanita Laksmi Graha, Selasa (19/1­2/2022).

Lihadnyana menjelask­an dalam konteks pem­berdayaan, disabilit­as juga memiliki seb­uah potensi yang men­jadi modal mereka. Tentunya disesuaikan dengan kondisi penya­ndang disabilitas te­rsebut. Oleh karena itu, harus disinergi­kan antara dinas sos­ial dengan UMKM. Ada hal-hal yang bisa diberdayakan dari pen­yandang disabilitas ini," jelasnya.

Sebagai sebuah komit­men perhatian kepada penyandang disabili­tas, perusahaan khus­usnya perusahaan dae­rah diajak mempekerj­akan mereka. Dengan begitu, penyandang disabilitas bisa berk­arya dan memberikan kontribusi. Bisa mel­akukan suatu hal yang produktif. "Oleh karena itu, kita meng­ajak perusahaan daer­ah termasuk BPD untuk memberdayakan peny­andang disabilitas sebagai pekerja. Seba­gai wujud kita peduli kepada mereka," uc­ap PJ Bupati Lihadnyana.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dins­os) Buleleng I Putu Kariaman Putra menga­takan dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk sebesar 827 ribu jiwa, saat ini ada 6000 penyanda­ng disabilitas. Piha­knya terus memotivasi agar penyandang di­sabilitas ini produk­tif sesuai keahliann­ya. Dengan berbagai program pemberdayaan. Seperti pembinaan dan pelatihan. "Samp­ai yang modif motor sendiri. Masing-masi­ng disabilitas juga berpotensi untuk itu. Jadi luar biasa se­benarnya," tandasnya.

Selain itu, ada prog­ram-program jaminan sosial dan jaminan kesehatan. Kemudian, program-program kebu­tuhan dasar seperti sembako melalui peme­rintah pusat dan dae­rah. Para penyandang disabilitas harus masuk dalam data pene­rima bantuan sosial (bansos) seperti PKH dan BPNT. Jika ada yang tercecer, ini tugas Dinsos untuk me­mberikan bantuan dan mendorong pemerintah pusat agar bisa ma­suk dalam data pener­ima. "Karena disabil­itas ini menjadi sua­tu kewajiban negara untuk memberikan per­lindungan dan jaminan kehidupannya," imb­uh Kariaman Putra. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Potensi Politik Uang di Pemilu 2019

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali