Badung (Atnews) - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melayat ke rumah almarhum I Gusti Ngurah Alit Yudha, Rabu (8/2) bertempat di Puri Ngurah Rai Carangsari. Almarhum merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, putra dari Pahlawan I Gusti Ngurah Rai yang akan dilakukan upacara pelebon pada Selasa 10 Februari 2023.
Dalam kesempatan ini, Bupati Giri Prasta bersama para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung diterima langsung oleh anak almarhum, I Gst Ayu Agung Inda Trimafo Yudha yang juga Anggota DPRD Badung Dapil Petang bersama Angge Puri Agung Carangsari dan Perbekel Desa Carangsari I Made Sudana.
Bupati Giri Prasta memberikan Punia kepada keluarga almarhum yang dihaturkan di tempat almarhum beristirahat sebesar Rp 50 Juta.
Disela-sela memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum I Gusti Ngurah Alit Yudha, Bupati Giri Prasta menyampaikan ucapan belasungkawa serta rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya putra bungsu dari Pahlawan I Gusti Ngurah Rai.
“Kami segenap keluarga besar Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Badung turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya I Gusti Ngurah Alit Yudha. Semoga almarhum diberikan tempat yang terbaik disisi Ida Sang Hyang Widhi dan bagi keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkap Bupati Giri Prasta.
Sementara itu, Pihak keluarga almarhum yang diwakili Anak almarhum I Gst Ayu Agung Inda Trimafo Yudha mewakili Keluarga menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya atas kehadiran Bapak Bupati Badung bersama jajaran serta sudah ikut memberikan penghormatan terakhir kepada orang tua kami almarhum I Gusti Ngurah Alit Yudha yang menghembuskan nafas terakhirnya pada Hari Senin 12 Desember 2022 lalu, di Usia ke 76 Tahun dan beliau berpulang akibat terkena serangan jantung saat dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah, Denpasar sejak Jumat 9 September lalu.
“Kami mewakili pihak keluarga almarhum mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak jika ada kekhilafan almarhum semenjak hidup, mohon di maafkan serta doakan almarhum mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ungkapnya.
Pelebon I Gusti Ngurah Alit Yudha di Puri Ngurah Rai, Puri Agung Carangsari yang menggunakan Bade Tumpang Sia (9) dengan Naga Kaang dibuka untuk umum.
Alm I Gusti Ngurah Alit Yudha adalah putra bungsu dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai. Almarhum adalah pendiri dan Ketua Pertama dari PD PPM Bali, yang didirikan pada tahun 1971.
Bade tersebut tanpa roda, akan diarak ribuan warga yang dilaksanakan sesuai tradisi setempat. Menjelang H-1 berbagai persiapan telah dilaksanakan agar puncak Pelebon I Gusti Ngurah Alit Yudha di Puri Ngurah Rai berjalan lancar.
"Saya mohon doa restu kepada seluruh Krama Desa Adat, warga Bali dan kerababat beliau (Alm. I Gusti Ngurah Alit Yudha di Puri Ngurah Rai-red) bisa menempuh sunia loka dengan tenang," kata cucu pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha yang akrab dipanggil Gek Inda di Denpasar, Rabu (8/2).
Acara tersebut bisa juga disaksikan oleh masyarakat umum, termasuk oleh wisatawan domestik dan mancanegara. "Memang beberapa travel agent sudah hubungi saya mau mengajak tamu datang. Kami sangat welcome, silahkan datang ke Desa Carangasari tempat kelahiran Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai," ujarnya.
Puncak acara Pelebon akan dilenggarakan pada Hari Kamis, 10 Februari 2023 dengan Manggala Karya I Gusti Ngurah Gde Yudana. Pada acara tersebut rangkaiannya diawali dengan Mapralina Ngutang Sok Ceg – Ceg, Mabumi Sudha/Nyukat Karang (Ratu Peranda Griya Kediri Sangeh), Melaspas Bade & Naga (Ratu Peranda Griya Gede Manuaba Carangsari) Mapapegatan, Mamargi ke Setra, Ngemargiang Pengabenan (Ratu Peranda Griya Kediri Sangeh dan Ratu Peranda Griya
Gede Babakan) dan Nganyut ke segara (Ratu Peranda Griya Kediri Sangeh).
Tempat Pengabenan Alm. I Gusti Ngurah Alit Yudha yakni di Kawasan Candi Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai.
Dijelaskan pula, menjelang puncak Pelebon Alm I Gusti Ngurah Alit Yudha, sudah melewati dua kali Rahina Tilem dan Purnama sejak berpulang tanggal 12 Desember 2022.
Upakara sudah dilakukan pula sejak Tilem Kapitu, 21 Januari 2023 dengan Ngaturang Panileman oleh Ratu Peranda Griya Gede Manuaba Carangsari. Selanjutnya Minggu, 5 Februari 2023 Ngaturang Purnama oleh Ratu Peranda Griya Gede Manuaba Carangsari.
Sedangkan Senin, 6 Februari 2023 Layon Medal ke Gedong Ageng, Makedos/Masalin Layon, Munggah PancaDatu, Tumpang Salu oleh Ratu Peranda Griya Kediri Sangeh.
Selasa, 7 Februari 2023 Ngening Leladan, Ngereka Kajang, Melaspas Kajang, Pengaskaran oleh Ratu Peranda Griya Kediri Sangeh, Ratu Peranda Griya Gede Babakan, dan Ratu Peranda Griya Kediri Sangeh. Kamis, 9 Februari2023 Nunas Toya Panembak.
Gek Inda juga Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali yang juga Owner POD Chocolate tentu merasa kehilangan mentor terbaik, sosok orang tua sebagai ayah kandung.
"Ajung 4 bersaudara, memang Ayah sebagai teladan saya disesuaikan dengan era sekarang. Selalu memberikan keteduhan dalam berbagai keadaan apapun," ujarnya.
Hadir sebagai sosok Ayah yang sabar, penuh ketenganan dan sabar. Memiliki tokoh idola Mahatma Gandi yang dikenal dengan Gerakan Ahimsa.
Selain itu, ada spirit Satyagraha adalah pembenaran kebenaran bukan dengan melakukan perlawanan kekerasan pada musuh tetapi pengendalian pada diri sendiri secara dan sistematis. Satyagraha adalah jalan damai jalan lentur tanpa menghilangkan prinsip.
Begitu pula Konsep Swadesh, semangatnya adalah Swaraj atau berdiri diatas kaki sendiri memulihkan kepercayaan diri bahwa mampu mengeola diri sendiri dalam semua cara, teknis dan bentuk perlakuan. Menolong diri sendiri, menolong masyarakat, menolong bangsa, dan memerintah Bangsa dan Negara sendiri tanpa mau dijajah atau diperintah oleh bangsa asing , istilahnya Bung Karno ‘’ Berdikari berdiri diatas kaki sendiri “.
Selain itu, Ajung suka juga menonton autobiografi pemimpin dunia baik yang arif bijaksana maupun diktator. Dalam berbagai kesempatan, diharapkan anak-anaknya dapat membedakan kedua karakter pemimpin dunia tersebut. "Jangan tiru pemimpin ditaktor seperti Hitler maupun Saddam Hussein," ungkapnya.
Untuk itu, Ajung Alm. I Gusti Ngurah Alit Yudha tidak pernah memaksakan kehendak dalam berbagai hal baik dalam mendidik anak-anak, keluarga apalagi dalam berpolitik.
Meskipun sebagai Tokoh Golkar yang pernah mejabat sebagai Ketua DPD Golkar Bali, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Bali, Anggota DPRD Prov. Bali dan Anggota DPR-MPR RI. "Beliau senang bergaul dengan siapapun temasuk melakukan pembinaan terhadap generasi yang lebih yang kini masuk berbagai partai (warna) atau profesi. Termasuk saya memikih warna merah (PDI perjuangan), Ajung sangat terbuka," imbuhnya.
Ajung itu terus menekankan nilai-nilai demokrasi, tidak pernah memaksa. Meskipun belum mampu selalu populis dan ideal. Namun hal terpenting ditekankan yakni tidak melanggar hukum.
Gek Inda pun menekuni dunia politik yang kini sebagai Anggota DPRD Badung dari Fraksi PDI Perjuangan memang ada kemauan sendiri. Disamping sudah dibentuk oleh karakter lingkungan sejak kecil.
Dikarenakan pergaulannya sejak dini sesama anak-anak politisi DPR di Jakarta. Sejak kecil dirinya sudah ditempa maupun biasa menghadapi berbagai karakter, suku, agama, adat dari berbagai daerah di Indonesia. Hal itu sebagai pendidikan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
Pengalaman itu memang menjadi bekal dirinya dalam mengasah pergaulan dibmasyarakat, manajemen SDM serta tumbuh jiwa wirausaha.
Dengan berpulangnya Ajung secara fisik tentu merasa kehilangan mentor. Namun spirit dan perjuangannya tidak padam. Bahkan pihaknya akan meneruskan hobi Ajung yang peduli lingkungan dengan Yayasan Kembali ke Desa yang pada masa hidupnya rutin melakukan penghijauan, bagikan bibit pohon.
Selama berpulang Ajung, banyak tokoh-tokoh dan kerabatnya yang hadir yakni Mantan Anggota DPD RI dan Ketua DPRD Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi dari Puri Satria Denpasar.
Kedekatan Puri Agung Carangsari dengan Puri Satria Denpasar sudah turun temurun. Bahkan masa perjuangan anak-anaknya sering dititip di Puri Satria Denpasar.
Selain itu, pihaknya kehadiran Anak Agung Gde Agung selaku Anggota DPD RI juga Mantan Bupati Badung dari Penglingsir Puri Mengwi Badung.
Anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggih, Mantan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPD Golkar Bali Sugawa Kory beserta jajaran, Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam, Staf Ahli Menteri Pertahanan.
Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (WBT), Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata berserta anggota.
Pada kesempatan itu, pihaknya tak lupa memperkenalkan Desa Wisata Carangsari berhasil meriah penghargaan Juara 1 Desa Wisata Terbaik Kategori Konten Kreatif pada Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
Prestasi itu sebagai kado menyambut tahun baru 2022 dapat membanggakan tanah kelahiran Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai, Kecamatan Petang Badung dan Provinsi Bali di tingkat nasional. (GAB/ART/001)