Banner Bawah

Yoga Untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Spiritual

Admin - atnews

2023-05-31
Bagikan :
Dokumentasi dari - Yoga Untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Spiritual
Slider 1

Oleh Ida Pandita Rsi Acharya Swi Rarendra Mahadharma
 
Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang pamornya terus menanjak di mata publik dalam beberapa tahun belakangan. Yoga berkembang semenjak 5-10 ribu tahun yang lalu di India. Kata yoga berasal dari bahasa Sansekerta “Yuj” yang berarti penyatuan jiwa dan kesadaran yang tak terbatas serta jiwa dan kesadaran yang universal dan ilahi. 

Sederhananya, yoga dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat membawa jiwa dan raga kembali menuju kenyataan. Yoga adalah sebuah aktivitas fisik yang melibatkan meditasi dengan teknik peregangan, pernapasan, keseimbangan, dan kelenturan tubuh untuk mencapai keselarasan dan harmoni antara emosi, jiwa, mental, spiritualitas, dan tubuh.
 
Yoga adalah olahraga yang mengombinasikan antara pikiran dan tubuh. Olahraga ini telah dilakukan sejak lebih dari 5.000 tahun lalu dalam filosofi India kuno. Berbagai gaya yoga menggabungkan postur fisik, teknik pernapasan, dan meditasi atau relaksasi. Olahraga ini pun menjadi semakin populer sebagai bentuk latihan fisik. Pose yang dilakukan diyakini bisa meningkatkan kontrol pikiran dan tubuh, serta meningkatkan kesejahteraan dalam beberapa waktu terakhir.
 
Berlatih yoga bisa membuat fisik seseorang tetap bugar serta terhindar dari aneka penyakit. Selain itu, rutin melakukan yoga bisa membantu membuat mental, sosial, emosional, dan spritual seseorang jadi lebih baik. Praktik olah tubuh ini kini telah diadaptasi ke dalam berbagai variasi, baik itu berupa gerakan maupun manfaatnya. Namun, secara umum, gerakan yoga berfokus pada latihan pernapasan, meditasi, serta berbagai pose yang ditujukan untuk menciptakan relaksasi dan mengurangi stres. Aktivitas olah tubuh dan pikiran ini sudah dikenal sejak ribuan tahun silam. 

Tujuan utama dari yoga sebenarnya jauh dari olahraga. Yakni merilis kekuatan spiritual dan mental dari seseorang. Meski demikian, yoga kini sudah sangat populer sebagai olahraga yang dapat melawan stres dan kecemasan yang kerap melanda masyarakat modern.
 
Jenis-jenis yoga
Yoga terus berkembang selama berabad-abad dan dipengaruhi oleh beragam budaya, hingga kini tercipta berbagai jenis yoga — mulai dari Ashtanga, Kripalu, Bikram, sampai Vinyasa. Berikut ulasan singkatnya :
a) Yoga Hatha: Kelas-kelasnya terdiri atas kelas pengantar, postur dasar yoga, hingga teknik pernapasan. Yoga hatha lebih berfokus kepada aspek fisik dibandingkan mental.
b) Yoga Ashtanga: Yoga ashtanga terdiri atas 6 seri postur-postur yoga yang kuat dan cukup menantang, dilakukan tanpa henti. Yoga tipe ini tidak direkomendasikan bagi yang memiliki otot dan sendi yang lemah.
c) Yoga Power: Diadaptasi dari yoga ashtanga tradisional pada tahun 1980-an. Merupakan jenis yoga yang dinamis dan menantang,
d) Yoga Bikram: Yoga bikram terdiri atas 26 gerakan dan 2 rangkaian pernapasan. Yang unik dari jenis yoga ini adalah harus dilakukan di ruangan yang panas dengan suhu sekitar 40,6º C dan kelembapan 40%.
e) Yoga Iyengar: Jenis yoga yang mengimplementasikan penggunaan benda-benda seperti selimut, tali, kursi, atau bantalan untuk membentuk postur.
f) Yoga Kundalini: Dalam bahasa Sansekerta, “Kundalini” diartikan sebagai gulungan, menyerupai gerakan ular yang fleksibel. Jenis yoga ini menggabungan rangkaian gerakan, meditasi, dan nyanyian yang dibuat untuk membangkitkan tenaga dalam yang terletak di bagian bawah tulang belakang.
 
Yoga Asana
Sementara itu dalam melaksanakan olah raga Yoga, dikenal dengan Yoga Asana. Asana adalah sikap badan yang nyaman dan mantap, yang merupakan persiapan fisik dalam membantu konsentrasi pikiran. Inilah yang kemudian melahirkan berbagai bentuk gerakan tubuh yang dikenal dengan istilah Yoga Asana.
 
Asana didefinisikan sebagai postur duduk, yang kerap digunakan untuk meditasi. Asana juga berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "tempat duduk". Istilah ini sekarang umum digunakan untuk merujuk pada postur yoga Hatha. Asana adalah istilah yang mengacu pada latihan fisik dengan menggunakan pose atau gerakan dalam yoga. Para yogi menggunakannya untuk merujuk pada semua aspek fisik yoga serta postur tubuh individu. Asana sendiri adalah salah satu dari delapan “anggota tubuh” dari latihan yoga.
 
Yoga sendiri memiliki delapan anggota tubuh. Selain asana, yoga juga mencakup pranayama (latihan pernapasan), dhyana (meditasi), yamas (kode perilaku sosial), niyamas (pengamatan diri), pratyahara (penarikan indera), dharana (konsentrasi), dan samadhi (kebahagiaan). 

Latihan asana dianggap bermanfaat untuk meningkatkan kelenturan, kekuatan, dan keseimbangan. Penggunaan pernapasan dan fokus akan membantu meredakan stres dan rasa cemas. Pose asana tidak hanya sekedar sebagai latihan fisik, tetapi juga digunakan secara holistik sebagai latihan pikiran dan tubuh untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan spiritual.
 
Latihan yoga dirancang untuk menggerakkan tubuh dan meningkatkan kelenturan melalui gerakan lembut. Semakin banyak berlatih asana dalam yoga, semakin mudah melakukan posenya. Seperti olahraga lainnya, latihan yoga yang teratur akan membuat tubuh Anda menyesuaikan pose dan gerakan yoga, sehingga membuatnya lebih mudah bagi fisik seseorang. Alasan ini menjelaskan mengapa yoga bisa sangat efektif bagi mereka yang memiliki mobilitas terbatas.
 
Manfaat Yoga untuk Kesehatan Fisik dan Mental
(1) Meningkatkan fleksibilitas
Manfaat yoga asana yang pertama adalah untuk meningkatkan fleksibilitas. Salah satu manfaat yoga yang utama adalah untuk meningkatkan fleksibilitas. Latihan yoga dirancang untuk menggerakkan tubuh dan meningkatkan kelenturan melalui gerakan lembut. Semakin banyak Anda berlatih asana dalam yoga, semakin mudah melakukan posenya. Seperti olahraga lainnya, latihan yoga yang teratur akan membuat tubuh Anda menyesuaikan pose dan gerakan yoga, sehingga membuatnya lebih mudah bagi fisik Anda. Alasan ini menjelaskan mengapa yoga bisa sangat efektif bagi mereka yang memiliki mobilitas terbatas.
 
(2) Mengurangi Depresi dan Rasa Cemas
Yoga memiliki kualitas meditatif yang mampu membantu melawan rasa cemas. Tidak seperti program olahraga lainnya, yoga menggunakan gerakan lambat dan pose menahan, selaras dengan pernapasan secara sadar, untuk mencapai hasil yang diinginkan. Latihan yoga memungkinkan setiap orang untuk fokus pada napas dan gerakan tubuh. Manfaat inilah yang membuat yoga menjadi latihan yang efektif sebagai bentuk meditasi. Selain itu, juga telah terbukti berkali-kali bahwa ini efektif dalam memerangi gejala depresi dan rasa cemas.
 
Ketika tubuh dalam keadaan stres, tubuh akan merilis hormon bernama kortisol, yang membuat seseorang seakan-akan sadar bahwa ia berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Alhasil, hormon ini dapat mengganggu fungsi tubuh dalam jangka panjang. Dengan yoga, tingkat stres dapat direduksi, sehingga produksi kortisol berkurang dan membuat jiwa jadi lebih tenang. Selain itu, yoga dapat menenangkan pikiran dan membuat tubuh lebih rileks, serta memberikan bantuan fisik dan stres emosional yang dibutuhkan tubuh sepanjang masa-masa kehamilan.
 
(3) Meningkatkan Aliran Darah
Memastikan aliran darah lancar adalah kunci penting untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Untuk penderita darah tinggi, sangat disarankan untuk melakukan olahraga yoga minimal 45 menit setiap pagi atau sore hari. Dengan olahraga yoga, pikiran akan lebih rileks dan aliran darah bisa lebih lancar. Yoga juga bermanfaat pada hal yang sama, dan dipraktikkan dengan lembut agar tidak membebani sistem tubuh. Selain itu, yoga membantu membawa oksigen ke sel tubuh Anda dengan lebih baik, sehingga membantu meningkatkan aliran darah dan kesehatan sirkulasi.
 
(4) Meningkatkan Kesehatan Emosional
Ketika seseorang merasa lebih baik secara fisik, sisi emosional kita biasanya juga akan merasa baik. Sebagai latihan ringan, yoga memungkinkan bernapas secara sadar, menyelaraskan napas dan gerakan, serta berkonsentrasi pada saat berlatih. Perhatian ini membantu meningkatkan kesehatan emosional, membuat Anda secara umum merasa lebih damai, lebih bahagia, dan mengurangi tertekan secara emosional.
 
(5) Meningkatkan Kesehatan Mental
Mindfulness adalah cara untuk memfokuskan pikiran dan memprioritaskan pola berpikir pada apa yang benar-benar relevan dan penting dalam hidup ini Hasilnya, seorang yang tekun berlatih yoga, akan sangat membantu mengembangkan mental yang jernih untuk meningkatkan fokus mental secara keseluruhan. Kemampuan fokus seperti ini akan sangat membantu dalam meniti karier dan kehidupan pribadi penekun Yoga.
 
(6) Meningkatkan kekebalan tubuh
Salah satu cara untuk menjaga kekebalan tubuh adalah dengan olahraga yoga. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa wanita yang melakukan yoga selama 35 menit setiap hari selama 12 minggu berturut-turut akan mengalami peningkatan imunitas atau kekebalan tubuh.
 
(7) Meningkatkan kualitas tidur
Kualitas tidur yang buruk sering dihubungkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi dan juga depresi. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan yoga secara rutin dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Dalam sebuah penelitian pada tahun 2005, orang-orang yang mempraktikkan yoga dapat tertidur lebih cepat dibanding mereka yang tidak mempraktikkan yoga. Terlebih lagi, periode tidur berlangsung cukup lama dan mereka merasa lebih tenang saat bangun di pagi hari.
 
(8) Mempertajam ingatan
Para ilmuwan yang melakukan scan otak MRI menemukan bahwa orang-orang yang melakukan yoga punya banyak gray matter di otak mereka ketimbang yang tidak melakukan yoga. Gray matter sendiri berfungsi sebagai pusat pemrosesan atau analisa informasi. Dengan melakukan yoga lebih banyak, area tersebut bisa makin meluas dan berpotensi mempertajam ingatan.

Praktik olah tubuh ini kini telah diadaptasi ke dalam berbagai variasi, baik itu berupa gerakan maupun manfaatnya. Namun, secara umum, gerakan yoga berfokus pada latihan pernapasan, meditasi, serta berbagai pose yang ditujukan untuk menciptakan relaksasi dan mengurangi stres. Dengan melakukan gerakan Yoga secara rutin, dipastikan tidak hanya tubuh yang sehat, pikiran dan jiwa juga akan terasa lebih sehat. Tujuan utama dari yoga sebenarnya jauh dari olahraga, yakni merilis kekuatan spiritual dan mental dari seseorang.

Oleh karena Yoga adalah sebuah aktivitas fisik yang melibatkan meditasi dengan teknik peregangan, pernapasan, keseimbangan, dan kelenturan tubuh untuk mencapai keselarasan dan harmoni antara emosi, jiwa, mental, spiritualitas, dan tubuh.
 
Dengan melaksanakan pernafasan yang baik, kapan saatnya menghiruf nafas, menahan nafas dan memngeluarkan nafas dan dilanjutkan dengan meditasi, maka akan dilatih mengendalikan pikiran. Pikiran yang terlatih secara focus merupakan cara yang paling efektif untuk melaksanakan tugas rutin secara focus, dan penuh perhatian. Apapun yang kita pikirkan pada akhirnya itulah yang akan terjadi, sehingga pengendalian pikiran sangat penting dalam menapak jalan spiritual. (*)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Musisi Gus Teja Ikuti Tradisi "Siat Api" Penetral Kekuatan Negarif

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng