Banner Bawah

Gandhi Jayanti, Inspirasi Kemanusiaan  Tanpa Henti

Admin - atnews

2023-10-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gandhi Jayanti, Inspirasi Kemanusiaan  Tanpa Henti
Slider 1

Oleh Jro Gde Sudibya
Gandhi adalah tokoh  pejuang kemanusiaan yang meinspirasi jutaan anak manusia di bumi ini. Salah satunya mahasiswa Fakultas Hukum di Belanda tahun 1930-an yang pergi naik kereta menuju London, ingin menemui idolanya Mahatma Gandhi. 

Sampai di London anak muda ini terkejut, melihat seorang tua kurus kering berkulit hitam dengan pakaian mirip gembel di elu-elukan di negara sang penjajah. 

Karena ramainya pertemuan, pemuda ini tidak sempat bertegur sapa dengan Gandhiji. Sempat bertanya kepada asistennya, dimana letak kekuatan gerakan politik Gandhi?. Dijawab oleh asisten tersebut, pada MORAL FORCE. 

Sang pemuda terperangah, ucapan MORAL FORCE selali terngiang di telinga sang pemuda di tengah kereta London - Amsterdam. 

Kekuatan moral meinsipirasi perjuangan yang bersangkutan. Pemuda ini, Soetan Sjahrir, yang kemudian menjadi Perdana Menteri pertama negeri ini.

Dari negarawan Bapak Pendiri India ini, pejuang HAM ini, kita bisa banyak belajar dan terinsipirasi dalam berbagai aspek luas kehidupan, menyebut beberapa: prilaku politik berbasis moralitas, perjuangan emoh kekerasan (AHIMSA), ekonomi berdikari (SWADHESI), ekonomi kesejahteraan bersama (SARVADAYA), ekonomi pengendalian diri (self controlled economy). 

Etika penyelamatan lingkungan (dalam ucapannya yang sangat terkenal, bumi yang kita huni mampu memenuhi kebutuhan pokok manusia, tetapi tidak akan mampu memenuhi keserakahan manusia). Keteladan dalam bekerja, program aksi, dalam ucapannya yang sangat terkenal: "satu perbuatan, lebih berarti dari 1.000 kata-kata".

Ucapannya yang meninspirasi bagi para bhakta penempuh jalan rohani, "jalan spiritual, jalan curam berliku-liku dan berkelok-kelok", implisit bermakna jalan rokhani bukanlah jalan mudah dan bukan jalan pintas. 

Ucapannya yang begitu menggugah, Darendra Narayan, pada hati nurani orang miskin, hakekat Tuhan menjadi nyata, ucapan ini dijadikan basis filsafat bagi Gandhian  dalam upaya penanggulan kemiskinan, perjuangan melawan ketidak adilan.

*) Jro Gde Sudibya, intelektual, pembelajar dari pemikiran Gandhi (Gandhian Tought).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gempa 8,9 SR Mentawai Mengancam Sumbar

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata