Banner Bawah

Pertahankan Kebudayaan, AWK Apresiasi Aksi Gabungan Bela Frontliner Bali

Admin - atnews

2024-01-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pertahankan Kebudayaan, AWK Apresiasi Aksi Gabungan Bela Frontliner Bali
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Elemen Masyarakat yang tergabung dalam Aksi Gabungan Bela Frontliner Bali melaksanakan Aksi Damai Pada hari di Depan Kantor DPD RI Utusan Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Kamis (11/1).

Elemen tersebut dari LBH Panca Pandawa, LBH Suweca dan Parners, HPK Bali, Mahasiswa UNHI, Mahasiswa Dhyana Pura, STT Sentana Murti, Aliansi Muda Bali dan Forum Hindu Bersatu.

Mereka kumpul di Depan Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pukul 15.30 lalu Kemudian Berjalan Menuju Kantor DPD RI Utusan Provinsi Bali.

Dalam Aksi Damai tersebut, Arya Gangga selaku salah satu Aktivis dan Tokoh Pemuda Bali asal Buleleng juga turut hadir dan menyampaikan Orasi pada Podium Aksi.

“Bali itu cinta damai, Kita tidak pernah menyenggol semeton lain, Loh kok Kita di senggol-senggol," sambut Arya Gangga.

Menurutnya, pemuda-pemudi Bali, pihaknya tidak pernah lupa bahwa Bali pernah di bom 2 kali oleh kelompok-kelompok radikalisme.

Disamping itu, Arya Gangga mengatakan sudah menjadi tanggung jawab semua putra-putri Bali untuk menjaga adat, tradisi dan kebudayaan Bali.

Aksi itu mendukung penegakan UU Provinsi Bali tentang pakaian khas Bali dan pentingnya menempatkan Frontliner berciri khas kebudayaan Bali  sesuai dengan Perda Bali Nomor 2 tahun 2012.

Sementara, Dewa Kresna mendukung Wedakarna untuk mengajegkan tradisi Bali. "AWK adalah pemimpin kita yang berani," ungkapnya.

Melalui Frontliner yang ada di bandara menujukan ciri khas Budaya Bali, mari dukung bersama.

Sedangkan, Anggota DPD RI Perwakilan Bali Arya Wedakarna (AWK) mengapresiasi suatu perjuangan masyarakat yanhmg cinta Bali.

AWK harus pasang badan dari kasus-kasus yang mencederai masyarakat Bali, orang Bali terlalu lama diinjak-injak. "Kita memang benar minoritas tetapi indonesia bukan negara agama namun negara Pancasila," ungkapnya.

AWK melindungi Frontliner yang ada di Bandara Ngurah Rai, karena mereka menjelekan nama Bandara Ngurah Rai, ada diskriminasi terhadap penjual makanan yang menjual daging babi di Airport.

Apa yang pihaknya lakukan untuk mengulangi keteladanan para pahlawan, AWK tidak pernah menyenggol agama, kelompok manapun dalam bertugas, mereka yang anti Presiden Jokowi. "Kita harus dukung Presiden untuk tetap waspada HTI, di Bali banyak sel-sel radikal dan HTI yang mempunyai agenda-agenda tertentu, waspada terhadap kelompok radikal yang menjadi teroris," imbuhnya.

Bahkan, AWK akan datang ke desa-desa di Bali untuk mencerahkan masyarakat adat untuk mewaspadai ciri-ciri HTI, lawan HTI sampai ke akar-akarnya.

Ia pun akan laporkan balik kepada orang-orang yang mengganggu. Sekarang pihaknya kawal agar tuntas semua. Silahkan masyarakat Bali melaporkan balik orang yang menghina Bali. (GAB/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Lantik Suryawan Jadi Direktur Utama Perusda Bali 

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng