Denpasar (Atnews) - Santih Puja dengan banten udel puredan, jerimpen, pengresikan beralaskan caru ayam dilaksanakan dengan do’a Bersama yang diinisiasi oleh PHDI Pusat dan beberapa Ormas Hindu dilaksanakan oleh PHDI Provinsi Bali, bertempat di Pura Maha Widya Mandira Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Sulinggih-sulinggi anggota Sabha Pandita PHDI Pusat di komandoi langsung Dharma Adyaksa muput Santih Puja, serta diringi oleh sembilan puluh sembilan pinandita dari Pinandita Sanggraha Nusantara, telah berjalan lancar, khidmad, dimana sebagian besar peserta merasakan aura magis kegiatan ini, semoga tercapai do’
a sehingga Pemilu Damai Untuk Indonesia Jaya, kegiatan ini dipilih pada hari yang sakral yaitu Kamis, Kajeng Kliwon Uwudan yang bertepatan dengan Purwaning Tilem Kaulu(8/2/2024).
Santih Puja yang digelar PHDI ini dilaksakan dengan beberapa tahapan antara lain : (1) Ngarga Tirtha (2) Pengayang Pangresikan, (3) Meupasaksi ring Ida Betara Surya, Sor Surya, dan Bethara Tirtha, (4) Mecaru, (5) Meupasaksi ring Ide Betara Kayangan, Ide Betara yang melinggih di Pura Padma Bhuwana Bali dan Padma Bhuwana Nusantara, (6) Meupasaksi ring Ida Betara Ista Dewata yang menguasai 9 penjuru mata angin, (7) Ngayab Upakara, (8) Ngemargiang tirtha pemuput, (9) Nunas pangresikan dengan natab biokaon, durmanggala, prayascita dan pemalaspas, (10) Puja Trisadhya, (11) Kramaning sembang : (a) muspa tanpa sarana, (b) nunas upasaksi kepada Ida Bathara Surya dan Pertiwi, (c) Memuja Ida Betara Tirtha lan Kayangan, (d) Memuja Ida Betara Padma Bhuwana, (e) Memuja Ida Betara Ista Dewata, (f) Mohon waranugraha ring Ida Betra Samudhaya, (g) Puji Syukur dan Terimakasih kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa yang tidak terpikirkan, (12) Mathirtha mohon air suci. Pada saat pelaksanaan puja pengastuti oleh Empat Ida Pandita diiringi pula oleh tiga Pandita yang Nodia serta sembilan puluh sembilan Pinandita.
Santih Puja ini merupakan sebuah acara yang digelar oleh PHDI Serentak Seluruh PHDI Provinsi di Indonesia berutujuan secara Bersama-sama Memohon kepada Tuhan, Dewa Dewi, Ida Betara, Agar Pemilu 14 Pebruari 2024 dapat berjalan dengan Damai labda karya sida sidaning don, Untuk Indonesia Jaya, demikian pengarahan yang disampaikan oleh Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia PHDI Pusat pada saat ngenter/mengantar pelaksanaan tahapan-tahapan prosesi Santih Puja.
Empat Sulinggih yang muput Santih Puja adalah Pimpinan Sabha Pandita PHDI Pusat antara lain : (1) Ida Pedanda Nabe Gde Bang Buruan Manuaba; (2)Ida Pandita Mpu Nabe Siwa Budha Darmita; (3)Ida Ageng Kanjeng Panembahan Jawi; (4) Ida Pandita Mpu Putra Daksa. Turut serta nodia kegiata Satih Puja bebeberapa sulinggih Sabha Pandita PHDI Pusat diantaranya : (1) Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba, dan (2) Ida Sri Empu Dharma Agni.
Ternyata Sembilan Puluh Sembilan Pinandita yang bernaung di bawah bendera Pandita Sanggraha Nusantara Provinsi Bali turut serta ambil bagian dalam Santih Puja. Keterlibatan Pandita dan pinandita yang cukup banyak dan kali pertama di lakukan di Pura Maha Widya Mandira Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar membuat pelaksanaan Santih Puja berjalan khidmad penuh dengan nuansa magis. Santih Puja yang dilaksanakan PHDI Pusat dengan ormas-ormas Hindu antara lain : 1.Universitas Hindu Indonesia, 2. Paiketan Krama Bali, 3. Persadha Nusantara Provinsi Bali, 4. Forum Alumni PHDI Bali, 5. Pandita Sangraha Nusantara, 6. Badan Penyiaran Hindu Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali, 7. Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Denpasar, 8. Yayasan Dharma Pinandita, 9. Pinandita Sanggraha Nusantara Korwil Bali, 10. Wanita Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali, 11. Pimpinan Daerah KMHDI Provinsi Bali, 12. Pimpinan Cabang KMHDI Kota Denpasar, 13. DPP PERADAH Indonesia Provinsi Bali, 14. DPK PERADAH Indonesia Kota Denpasar, 15. Dewan Pimpinan Daerah PRAJANITI Hindu Indonesia Provinsi Bali, 16. Dewan Pimpinan Cabang PRAJANITI Hindu Indonesia Kota Denpasar, 17. Penyuluh Non PNS Kementerian Agama Kota Denpasar, 18. Aliansi Pemuda Hindu Bali, 19. Acharya Media Nusantara, 20. Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara Provinsi Bali.
Rektor UNHI diwakili oleh Wakil Rektor Empat, Dr. I Komang Gede Santhyasa, S.T., MT dalam sambutannya menyampaikan selamat datang di Kampus Pusat Ilmu Pengetahuan Universitas Hindu Indonesia Denpasar, dan berterimakasih atas dipilihnya UNHI sebagai tempat Santih Puja, semoga Pemilu Berjalan Damai Untuk Indonesia Jaya, Santih Puja ini memberi vibrasi kedamaian luar biasa dimulai dari kampus UNHI, serta beliau juga mohon maaf apabila ada ketidak sempurnaan dalam persiapan Santih Puja ini.
Ketua PHDI Provinsi Bali I Nyoman Kenak SH, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa saatnya umat Hindu di Bali dan Indonesia dengan asas trikaya parisuda, mengendalikan sadripu, berlandaskan Sat Cit Ananda, berduyun-duyun ke TPS pada tanggal 14 Pebruari 2024, untuk memilih pemimpin Indonesia terbaik yang dapat menerapkan ajaran Asta Brata.
Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, dalam sekapur sirih yang disampaikan oleh Sekretaris Sabha Pandita Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba yang diberi mandat oleh Ida Darma Adyaksa Sabha Pandita Ida Pedanda Nabe Gde Bang Buruan Manuaba, terungkap bahwa Santih Puja ini dilaksakan sebagai wujudnyata kontribusi PHDI dan umat Hindu dalam menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam pelaksanaan Pemilu 14 Pebruari 2024.
Sulinggih Hindu Sunda Wiwitan yang sejuk ini mengungkapkan bahwa Umat Hindu datang ke pura untuk melaksanakan Santih Puja dengan riang gembira, sehingga diharapkan nanti dengan suasana hati yang sama juga pada tanggal 14 Pebruari 2024 datang ke TPS untuk memilih dengan merdeka tanpa tekanan intervesi, dengan pikiran jernih dan pemimpin Indonesia yang terbaik.
Dengan demikian astungkara Indonesia Jaya akan tercapai. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pimpinan dan jajaran UNHI yang dengan sigap telah mempersiapkan Santih Puja ini dalam waktu yang singkat, dan memberi hormat kepada seluruh Pandita yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Keutuhan dan kedamaian Indonesia kita tunjukkan malam ini karena Santih Puja ini tidak hanya dipuput dan dihadiri oleh Sulinggih Bali namun ada juga Sulinggih Jawa Ida Ageng Kanjeng Panembahan Jawi dan saya Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi Manuaba demikian pungkas Pandita Sunda ini dengan kelembutan tanpa meninggalkan semangat menyukseskan Pemilu 2024. (Z/001)