Denpasar (Atnews) - Budayawan Putu Suasta mengharapkan Bochasanwasi Akshar Purushottam Swaminarayan Sanstha (BAPS) Hindu Mandir Abu Dhabi United Arab Emirates (UEA) menjadi episentrum Sanatana Dharma (Hindu).
Mandir Hindu tradisional yang dibangun oleh BAPS Swaminarayan Sanstha pertama di Timur Tengah dan mandir Hindu ketiga di UEA, Kawasan Jazirah Arab (wilayah semenanjung Arab). Mandir itu disebut pula pertanda betapa dekatnya hubungan antara UEA dan India.
Peresmian murti pratishtha sudah dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Acara itu dihadiri Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Guru Spiritual BAPS Swaminarayan Sanstha Mahant Swami Maharaj (Swami Keshavjivandasji).
Pendirian Mandir itu memiliki sejarah yang panjang sejak tahun 1997, Pramukh Swami Maharaj membayangkan sebuah mandir, pusat aktivitas Hindu di Abu Dhabi.
Agustus 2015, Pemerintah UEA mengumumkan bahwa mereka akan menyediakan lahan untuk mandir/pusat kebudayaan Hindu dan aktivitas spiritual tersebut. Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, menghadiahkan 27 hektar tanah untuk mandir.
Pembangunan Mandir dimulai Desember 2019, dibangun dari batu pasir merah muda yang didatangkan dari Rajasthan India Utara dan semua material marmer, didalamnya didatangkan khusus dari marmer Italia kelas satu.
Mandir berdiri setinggi 108 kaki, panjang 262 kaki, dan lebar 180 kaki. Lebih dari 200 sukarelawan dari UEA, Afrika, Inggris, Amerika Serikat, India, dan negara-negara Teluk mendedikasikan lebih dari 690.000 jam untuk pembangunan tersebut.
Mandir berfungsi sebagai simbol keharmonisan antaragama, pluralisme yang merepresentasikan hubungan baik UEA dan India, untuk menumbuhkan pemahaman, penerimaan, dan persatuan di antara orang-orang dari latar belakang agama dan kebudayaan yang berbeda.
Oleh karena itu, ukiran mandir tidak hanya memuat cerita Ramayana, Mahabharata, Siwa Purana, Bhagavatam, dan kehidupan tokoh Hindu.
Tetapi juga cerita dari peradaban Arab, Mesir, Mesopotamia, penduduk asli Amerika, dan lainnya.
Sebelumnnya, Kuil yang lebih kecil telah ada selama beberapa dekade di UEA, namun BPAS Hindu Mandir Abu Dhabi membuatkan dengan desain araitektur yang spektakuler bercorak dari negara bagian Orissa India dan juga ornamen yang rumit dari batu-batu berukirnya pas seperti puzzle dan memberikan dukungan tanpa bergantung pada balok baja yang mencirikan arsitektur modern.
Kompleks mandir meliputi mandir tradisional Hindu, pusat pengunjung, ruang sembahyang, pameran, area belajar, area olahraga untuk anak-anak, taman tematik, fitur air, food court, serta toko buku dan suvenir
Mandir itu menstanakan murti atau arca Swaminarayan, Akshar-Purushottam, Radha - Krishna, Rama - Sita, Lakshmana, Hanuman, Shiva - Parvati, Ganesha, Kartikeya, Padmavati - Venkateshwara, Sri Jagannath, Baladeva dan Subadra Devi, serta Ayyappan .
Menurut Putu Suasta seorang pengelana global lulusan Universitas Cornell yang pernah beberapa kali mengunjungi Abu Dhabi menilai keberhasilan pembangunan BAPS Hindu Mandir Abu Dhabi pada Rabu (14/2) bertepatan pada Vasanta Panchami dan merayakan perayaan Saraswati Puja.
Hal itu sebagai bentuk keberhasilan PM Narendra Modi sebagai pemimpin Hindu Global yang berpengaruh kepada dunia dalam membangun peradaban toleransi, harmonisasi dan persaudaraan serta perdamaian dunia.
Sebelumnya juga PM Modi menghadiri acara peresmian Ram Temple di Ayodya India pada Hari Senin (22/1).
Kesuksesan PM Modi juga nampak pada kepemimpinan Bharat sebagai tuan rumah KTT negara-negara G-20 2023 dengan semakin memperkuat dan mengedepankan tekad "Satu Bumi, Satu Keluarga, Satu Masa Depan".
Upaya itu dicontohkan dengan kampanye lintas bangsa seperti "Satu Matahari, Satu Dunia, Satu Jaringan Listrik". Dengan semangat Sarve Bhavantu Sukhinaha: Sarve Santu Niramaya),
India juga berupaya mewujudkan misi "Satu Bumi, Satu Kesehatan". Budaya dan keyakinan Sanatana Dharma menginspirasi India untuk bekerja demi kesejahteraan global.
Bahkan PM Modi juga menyebut dalam Veda telah menyampaikan kebijaksanaan bahwa "Samano Mantra Samitih Samani, Samanam Manah Saha Chittam Esham)". artinya pikiran kita harus bersatu, pikiran kita terhubung, dan resolusi kita selaras.
"Seruan untuk kesatuan umat manusia ini membentuk esensi fundamental dari spiritualitas kita. Bait suci kita berfungsi sebagai pusat ajaran dan resolusi ini. Di kuil-kuil ini kami menyatakan dengan satu suara bahwa harus ada niat baik di antara makhluk hidup, harus ada kesejahteraan dunia, dengan membacakan ayat-ayat Veda," ujar Modi.
Apalagi Veda juga mengajarkan prinsip "Vasudhaiva Kutumbakam" – seluruh bumi adalah keluarga kita.
Dipandu oleh prinsip tersebut, Bharat yang memiliki pengaruh besar di Timur Tengah berdedikasi untuk mempromosikan perdamaian global.
Bharat sedang mengerjakan mantra Sabka Saath, Sabka Vikas, Sabka Vishwas dan Sabka Prayas ke arah ini.
"Saya yakin bahwa visi kemanusiaan, kesetaraan dan persaudaraan global yang diwujudkan oleh kuil Abu Dhabi akan memperkuat resolusi kita dan mewujudkannya. Dengan ini, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang hadir. Saya mendedikasikan kuil agung ini untuk umat manusia secara keseluruhan," ujarnya.
Bahkan Modi memuji kepemimpinan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed yang menyambut baik aspirasi dalam membangun perdamaian dunia
Peran pemerintah UEA telah memenuhi aspirasi jutaan warga India. Dia tidak hanya membuat dirinya disayangi oleh 140 crore orang India tetapi juga memainkan peran penting dalam mengubah impian kuil Pramukh Swamiji menjadi kenyataan.
"Saya sangat beruntung bisa terlibat dalam proyek ini sejak awal hingga membuahkan hasil, dan menyaksikan secara langsung kemurahan hati Yang Mulia Syeikh Muhammad bin Zayed," ucapnya.
Selain itu, Veda menyatakan "Ekam Sat Vipra Bahuda Vadanti" artinya para ulama menafsirkan Tuhan yang sama, kebenaran yang sama, dengan berbagai cara.
Filosofi ini tertanam dalam inti kesadaran Bharata. Oleh karena itu, pihaknya tidak hanya merangkul semua orang secara alami namun juga memberikan sambutan hangat kepada semua orang.
"Kami memandang keberagaman bukan sebagai sumber perpecahan namun sebagai kekuatan unik kami. Keyakinan ini memperkuat keyakinan kita dalam menghadapi konflik dan tantangan global, memperkuat keyakinan kita terhadap kemanusiaan," imbuhnya.
Maka dari itu, Putu Suasta menyebut setiap saat kuil itu akan mengingatkan keragaman kehidupan dan persaudaraan Global
Di samping ikonografi Hindu, hieroglif Mesir dan narasi dari Alkitab dan Alquran menghiasi dinding kuil. Begitu memasuki kuil, terdapat Tembok Harmoni yang dibangun oleh komunitas Muslim Bohra.
Selanjutnya, pengalaman 3D candi yang luar biasa dipamerkan, yang diprakarsai oleh komunitas Parsi.
Di sini, saudara dan saudari Sikh memikul tanggung jawab besar. Orang-orang dari semua agama telah berkontribusi dalam pembangunan kuil tersebut.
Patut dicatat juga bahwa tujuh pilar atau menara kuil melambangkan tujuh emirat UEA. Semangat ini mencerminkan esensi masyarakat India, dimanapun bepergian, selalu menghormati dan mengasimilasi budaya dan nilai-nilai tempat tersebut.
Begitu juga Indonesia memiliki Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai bentuk implementasi dan harmoni dalam keragaman.
Prestasi UEA telah mengukir babak emas baru dalam sejarah umat manusia. Serta akan menjadi tujuan wisata spiritual dunia, selain wisatawan berbodong-bondong datang ke Ram Temple Ayodya, Akshardham di Delhi, Akshardham New York (AS).
Suasta juga memuji PM Modi sebagai sosok pemimpin Hindu yang hebat yang menginpirasi umat manusia diseluruh planet Bumi. Dikatakan sebagai sosok yang spesial karena selama pembangunan Akshardham di Delhi, Modi juga hadir pada upacara peletakan batu pertama jauh sebelum karir politiknya dimulai.
Selain itu, Suasta juga memuji Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed yang memiliki visi bahwa semua adalah saudara.
Dia mendirikan Rumah Keluarga Ibrahim di Abu Dhabi, yang meliputi masjid, gereja, dan sinagoga. Dan kini, kuil Bhagwan Swami Narayan di Abu Dhabi memberikan dimensi baru pada konsep kesatuan dalam keberagaman.
Apalagi PM Modi juga merasa senang hati karena Wakil Presiden UEA Syeikh Muhammad bin Rashid mengumumkan sumbangan tanah untuk membangun rumah sakit bagi pekerja India di Dubai.
Uni Emirat Arab, sekarang telah menjadi pusat peradaban Hindu di Jazirah Arab dn Afrika. Dengan pesannya pluralisme, humanisme, perdamaian dan persaudaraan Global. (GAB/001)