India (Atnews) - Ida Rsi Putra Manuaba penerima anugrah Padma Shri Award 2020 sangat intens mengajak lintas balik Ramayana, sebuah kisah epik kuno yang telah memikat hati dan pikiran masyarakat selama berabad-abad, terus hidup dalam bentuk seni, budaya, dan kepercayaan di berbagai penjuru dunia.
Jejak Ramayana, khususnya, sangat kuat terasa di daerah-daerah seperti Yogyakarta dan Bali, di mana warisan budaya Hindu-Buddha masih menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari.
"Mari kita telusuri jejak Ramayana yang mempesona ini di dua destinasi wisata Indonesia yang ikonik ini, di India bersama Shantisenanya bersama HE Kumar Tuhin secara kekeluargaan bertemu Director ICCR di kantor beliau dan siap mengajak artis India untuk datang ke Bali dan Yogyakarta," kata Ida Rsi.
Dijelaskan, Yogyakarta sebagai tempat Kelahiran Budaya Jawa. Pertunjukan Ramayana di Prambanan yang merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia.
Tempat di mana pertunjukan Ramayana terkenal seringkali digelar. Dengan latar belakang candi yang megah, penonton diajak dalam perjalanan yang memukau melalui cerita cinta, pengorbanan, dan petualangan dalam Ramayana.
Tari Ramayana sebagai seni tari adalah bagian tak terpisahkan dari budaya Jawa. Di Yogyakarta dapat menyaksikan tari Ramayana yang mengagumkan, di mana para penari dengan indahnya menggambarkan karakter-karakter dari kisah Ramayana melalui gerakan-gerakan yang penuh makna dan simbolisme.
Museum Sonobudoyo dapat menemukan berbagai artefak dan benda-benda seni yang berkaitan dengan Ramayana dan cerita-cerita epik lainnya. Dari wayang kulit hingga lukisan-lukisan klasik, museum ini menjadi tempat yang sangat cocok untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang budaya Jawa dan kisah-kisah mistisnya.
Sementara itu, Pura Luhur Uluwatu sebagai salah satu pura yang paling terkenal di Bali, Pura Luhur Uluwatu tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang memukau, tetapi juga pertunjukan tari Kecak yang menggambarkan bagian penting dari kisah Ramayana.
"Dalam pertunjukan ini, Anda dapat menyaksikan kekuatan dan semangat Ramayana melalui tarian dan nyanyian yang penuh energi," ujarnya.
Begitu juga Pura Taman Ayun terletak di Kabupaten Badung, Pura Taman Ayun adalah salah satu pura paling indah di Bali. Di sini dapat menemukan relief-relief yang menggambarkan kisah-kisah Ramayana yang ikonik. Setiap relief membawa Anda pada perjalanan visual melalui episode-episode utama dari cerita epik ini.
Ditemukan pula pada Museum Bali, tempat yang sempurna untuk memahami lebih dalam tentang budaya dan sejarah Bali, termasuk kisah Ramayana yang memiliki pengaruh yang kuat dalam seni, arsitektur, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.
Dalam pertemuan yang hangat dan penuh antusias juga membangun People to Pekple Network mengajak mengikuti Jejak Ramayana: Perekat Budaya dan Spiritualitas
Jejak Ramayana di Jogjakarta dan Bali tidak hanya menawarkan pengalaman wisata yang memikat, tetapi juga merupakan jendela ke dalam budaya dan kepercayaan yang kaya dan mendalam. Kisah-kisah Ramayana masih hidup dan berdenyut di hati dan pikiran masyarakat Indonesia, memperkaya warisan budaya yang berharga dan mempesona.
Melalui pertunjukan seni, arsitektur pura yang megah, dan koleksi-koleksi museum, pengunjung dapat merasakan keajaiban dan pesona dari cerita epik ini yang terus berlanjut dari generasi ke generasi.
Demikian disampaikan Ida Rsi Putra Manuaba yang selalu didukung ICCR di India maupun di Indonesia.
Dalam Road shownya selama 2 bulan di India Ida Rsi Putra Manuaba juga menampilkan Sendratari oleh Shantisena Ashram Gandhi Puri nya yang disambut meriah di Ayodhya, Prayag Raj, Varanasi, Chitrakut, Haridwar, Varanasi, Gujarat dan Rajasthan.
"Sehingga Juli nanti kami akan mengajak beberapa artis India, Pengusaha dan Scholar melakukan Jejak Ramayana di Bali dan Yogyakarta," tutupnya. (GAB/001)