Banner Bawah

Gus Adhi Napak Tilas, MPB agar Dijadikan Museum Perjuangan

Admin - atnews

2024-06-03
Bagikan :
Dokumentasi dari - Gus Adhi Napak Tilas, MPB agar Dijadikan Museum Perjuangan
Slider 1

Badung (Atnews) - Anggota DPR-RI Dapil Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (AMP) dikenal Gus Adhi mengadakan Napak Tilas Perjuangan Leluhur di Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), Badung, Selasa (21/5).

Napak Tilas di tempat situs sejarah tersebut yang merupakan peristiwa ke-7 dari 49 peristiwa penting sejak perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia 1942-1948 di Bali.

Gus Adhi yang lahir 14 Februari 1970 adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Anggota DPR-RI selama dua periode (2014–2019 dan 2019–2024), merasa bangga atas hadirnya rumah Bangsal yang dibangun sejak 1937 dan selesai 1942 dijadikan pusat gerakan bawah tanah dalam rangka merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI di Bali.

Disamping itu juga MPB sebagai tempat kegiatan antar umat beragama serta Bela Negara 

Gus Adhi berharap agar pemerintah memberikan perhatian rumah Bangsal yang diresmikan Gubernur Bali 2008-2018 Mangku Pastika ini dijadikan museum perjuangan.

Dalam Perjuangan, Gus Adhi yang merupakan putra politisi senior Golkar Bali, almarhum I Gusti Ketut Adhiputra ini memiliki motivasi Mewujudkan Indonesia yang sejahtera berbasis pertanian dan ekonomi kerakyatan sangat bangga, MPB juga sebagai dijadikan Markas Perjuangan Menwa, Kantor Media Atnews, Juga Gugus Kebangsaan Propinsi Bali sebagai koordinator Alm Prof Widia.

Disamping mengunjungi MPB juga berkenan mengunjungi Monumen Resimen Mahasiswa Ugrasena.

Monumen yang diresmikan  oleh Rektor Universitas Udayana Prof Suastika tahun 2015 itu, dalam mengenang pengabdian Menwa Ugrasena dalam Pengabdian setengah abad kepada Nusa dan Bangsa (1964-2014)

Usai kunjungan dilanjutkan penandatanganan 
"Deklarasi Bangsal"  Selamatkan Air Sumber Kehidupan Dukung WWF ke-10 di Badung 20 Mei 2024.

Para Deklarator masing-masing  AA Bagus Adhi Mahendra, S.H,M.H, M.Kn. Anggota DPR RI, Penglingsir Puri Grenceng A.A Ngurah Agung, SE. Sekretaris Gugus Kebangsaan Provinsi Bali Bagus Ngurah Rai, B.A, S.H, MBA, MM. Ketua Umum Monumen Perjuangan Bangsal Dr Bagus Ngurah PT Arhana, Sp.A ( K). Direktur Utama Atnews Wayan Artaya l, Ketua Korps Menwa Indonesia Kabupaten Badung I Putu Krisna Adi Gunarta, S.H, M.Kn. Kepala Staff Korps Menwa Ugrasena Bali dr Mumtazah Mardliyah, S.Ked. Pada kesempatan tersebut pihak Manajemen MPB menyerahkan Buku MPB dan Menwa Ugrasena serta tanaman.

Sebelumnya juga Focus Group Discussion (FGD) Fakultas Teknik Universitas Udayana dan Prakerti Bali dalam "Menyambut WWF Bali 2024 Implementasi Kearifan Lokal Danu Kerti untuk Kelestarian Air Tanah melalui Biopori dan Sumur Resapan". 

Acara itu dihadiri oleh Guru Besar Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) Prof Dr Ir I Gusti Ngurah Nitya Shantiarsa MT, Pembina Bakti Pertiwi Jati (BPJ) I Gusti Ngurah Bagus Muditha, Tokoh Puri Gerenceng Pemecutan, Anak Agung Ngurah Agung yang akrab disapa Turah Kingsan.

Gus Adhi pun mengingatkan kepada generasi muda tidak melupakan sejarah, sebagaimana ungkapan Bung Karno. Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah atau disingkat Jasmerah adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966.

"Tempat ini sejarah lahirnya bangsa Indonesia, Menwa dan pluralisme, sesuai dengan lagu Indonesia Raya, bangun jiwa dan bangun raga untuk memajukan bangsa Indonesia," ujar Gus Adhi.

Selain MPB mengingatkan perjuangan para leluhur, Rumah itu pula sebagai naluri pergerakan, meletakkan pimondasi kehamonisan lintas agama dan rumah perjuangan bela negara.

"Inilah patut diapsresiasi besar oleh pemerintah, potensi wisata sejarah sebenarnya dan wadah edukasi generasi muda Indonesia," imbuhnya.

Bahkan Gus Adhi mengajak generasi muda sebagai garda terdepan mengawal demokrasi dan ikut menyukseskan Pilkada Serentak 2024.

"Garda terdepan pejuang demorkasi indonesia melawan money politik, pergerakan pentingnya  generasi muda karena dalam pesta demokasi memiliki jumlah mencapai 52 persen. Suara itu menentukan masa depan demokrasi Indonesia," ungkapnya.

Pendidikan bela negara agar menjadi prioritas pemerintah. Upaya itu mendukung mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tujuan yang hendak diwujudkan oleh negara, sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat. Sekaligus mencegah adanya krisis pemimpin Bali di masa depan. 

Maka ditanamkan sejak dini sehingga empat pilar mendarah daging. Serta meciptakan SDM sesuai teks Indonesia Raya, bangun jiwa dan raganya. Hal itu dalam mempercepat terwujudnya generasi emas Indonesia 2045. (GAB/MUM/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sertijab, Kabasarnas Launching Buku  "Bekerja dengan Hati"

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius