Banner Bawah

Pemimpin Bali 2024 Kombinasi Tokoh Utara Selatan

Admin - atnews

2024-06-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemimpin Bali 2024 Kombinasi Tokoh Utara Selatan
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Pendiri Pesemetonan Buleleng (Poleng) Bali se-Jakarta I Gede Wardana yang juga Bupati Buleleng 2007 mengharapkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2024 agar datang dari tokoh Bali Utara dan Selatan.

"Kombinasi Utara Selatan sebagai cross impact matrix untuk memutus ketimpangan pembangunan Bali Utara dan Selatan," kata Gede Wardana yang Ketua Hadtanas Universitas Indonesia (UI) Bali di Buleleng, Selasa (4/6).

Selain itu, sosok yang diperlukan memimpin Bali yakni memiliki jiwa ksatria, tegas, pembrani, negarawan untuk melahirkan wawasan kebangsaan.

Upaya itu dalam menjaga nama Bali yang sudah populer sejak lampau. Bali juga dikenal dengan adat dan budaya yang adi luhung, fondasi budaya dari pertanian (subak).

Saat ini, Bali dihadapkan oleh berbagai polemik baik sampah, kemacetan, minimnya minat pemuda bertani, ancaman krisis air bersih, kemacetan hingga kriminalitas.

Ia juga Dewan Pembina Gerakan Pembumian Pancasila Bali berharap terpilih Gubernur SAKTI (Satya, Ajeg, Karya, Tulus, Inastuti).

Menurutnya, menjadi pemimpin tidaklah mudah, berani keluar dari zona nyaman dan siap menerima kritik. Senantiasa berjuang, menghasilkan karya dan berkreasi, setia dan berpegang teguh pada tegaknya kebenaran. Tidak semudah membalik telapak tangan, tidak semudah harapan dan keinginan, untuk selalu tulus bekerja, tanpa adanya paksaan atau tunduk pada tekanan pihak lain.

Pedoman-pedoman kepemimpinan telah diuraikan dalam Kakawin Ramayana. Kakawin Ramayana termasuk dalam Kidung Sekar Agung, Kidung Indah yang menggambarkan Genius Lokal Wisdom terkait kepemimpinan.

Dalam Kakawin Ramayana berisi ajaran Sri Rama mengenai kepemimpinan kepada Bharata, dalam Pupuh Wangsastha. Selain itu ada pula dalam Itihasa Mahabharata, termasuk dalam Nitisastra merupakan salah satu kitab pedoman bagi umat Hindu tentang kepemimpinan.

"Pemimpin Bali jangan arogan, apalagi menjual Bali, tetapi pemimpin yang mampu menerapkan Asta Brata," pungkasnya. (GAB/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Informasi Update Aplikasi atnews v.1.2

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

Dampingi Presiden Kelima RI, Gubernur Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius