Denpasar (Atnews) - Konsulat Jenderal India dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda (SVCC) Bali bekerja sama dengan Yogmantra Bali menyelenggarakan perayaan Hari Yoga Internasional ke-10 sekaligus memperingati 75 tahun hubungan diplomatik India-Indonesia, bertempat di Lapangan Puputan Badung (I Gusti Ngurah Made Agung), Denpasar, Jumat (21/6).
Kegiatan itu mengusung tema Yoga untuk Diri Sendiri dan Masyarakat, acara tersebut dihadiri lebih dari 700 peserta dari pejabat pemerintah setempat termasuk Kadis Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun, anggota komunitas India, tokoh bisnis, penggiat yoga, personel media, dan akademisi.
Pada tanggal 11 Desember 2014, resolusi yang menetapkan tanggal 21 Juni sebagai "Hari Yoga Internasional" diadopsi dengan suara bulat oleh 193 anggota Majelis Umum PBB, dan tercatat 177 negara yang mendukung resolusi ini, termasuk Indonesia.
Majelis Umum PBB mengakui dalam resolusinya bahwa yoga menawarkan pendekatan komprehensif terhadap kesehatan dan kesejahteraan dan bahwa harus ada kampanye kesadaran masyarakat yang lebih besar mengenai manfaat latihan yoga bagi kesehatan global.
Menyambut para peserta yang mengikuti perayaan tersebut, Konsul Jenderal Dr. Shashank Vikram menyoroti besarnya manfaat Yoga dan bagaimana Hari Yoga Internasional telah menjadi bagian dari kalender dunia.
Sebanyak 30 pra-acara Hari Yoga Internasional diselenggarakan di berbagai tempat penting di delapan kabupaten dan kota di Bali termasuk Taman Soekarno di Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Buleleng untuk mempromosikan Yoga dan menyebarkan manfaatnya kepada seluruh masyarakat Bali.
Acara pembukaan tirai untuk memulai Hari Yoga Internasional ke-10 diadakan pada tanggal 14 Juni, hanya seminggu sebelum acara utama di Pulau Nusa Dharma yang ikonis dan memikat yang dihadiri dan dinikmati oleh lebih dari 400 pakar dan penggiat yoga di Provinsi Bali.
Pendiri Yogmantra Bali Prajkta Bansode saat memberikan sambutan kepada peserta menyebutkan bahwa Yoga berasal dari India kuno, telah menjadi fenomena global dengan banyak manfaat, termasuk fokus, keseimbangan, dan ketahanan. Yoga bukan hanya latihan fisik tetapi perjalanan mental, emosional, dan spiritual, yang menghubungkan jiwa dengan raga. Ia juga mengajak orang-orang untuk bergandengan tangan dan menyatukan hati dalam merayakan kebaikan yoga yang tak lekang oleh waktu untuk penemuan, penyembuhan, dan perkembangan diri.
Sesi yoga dipimpin oleh guru Yoga dari Yogmantra Bali sesuai dengan standar Protokol Yoga Umum yang terdiri dari latihan Yoga sehari-hari agar masyarakat dapat memperoleh semua manfaat Yoga.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi meditasi yang dipimpin oleh Direktur SVCC Bali Naveen Meghwal. Meditasi telah terbukti menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan mental, fisik, dan spiritual.
Sedangkan, Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun menyambut baik acara itu dalam mendukung pariwisata budaya dan health toursim.
Yoga tengah menjadi trend dunia sebagai pilihan healing yang diminati banyak orang. Apalagi pasca Covid-19, minat masyarakat semakin banyak untuk melakukan Yoga.
Bahkan banyak paket Yoga ditawarkan hotel-hotel di Bali, khususnya daerah Ubud. Upaya itu mampu menambah lama tinggal wisatawan yang datang ke Bali.
Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada perwakilan komunitas, institut, dan sekolah Yoga di Bali atas upaya mereka yang luar biasa dalam mensosialisasikan Yoga di Bali. Pengumuman yang ditunggu-tunggu dari sejumlah doorprize menarik yang disponsori oleh Yogmantra Bali juga menjadi salah satu sorotan di akhir acara, antara lain tiket pesawat pulang pergi ke India dan Kursus Pelatihan Guru Yog. (GAB/ART/001)