Denpasar (Atnews) - Ida Rsi Putra Manuaba tawarkan kembali mengenalkan Spiritual Tourism di Konferensi Internasional bertajuk "Gema di Balik Gelombang; Meninjau Kembali Jalinan Persimpangan Warisan Budaya Bersama India dan Bali" digelar di Hyatt Regency, Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, 14-16 September 2024.
Bertemunya 150 orang pakar Seni dan Spiritualis sangat memberikan pencerahan jiwa tentang Philosophy Seni Budaya, respect, harmoni dan toleransi lintas agama kedepan dimana kedua negara menggali kembali jembatan budaya.
Karena India dan Indonesia menandai 75 tahun hubungan diplomatiknya, konferensi internasional ini difokuskan untuk mewujudkan jalinan budaya yang dimiliki bersama oleh India-Indonesia dalam jangka waktu yang panjang.
Acara ini dibuka pada tanggal 14 September bersama dengan sebuah pameran tentang "The Indonesian Odyssey of Rabindranath Tagore" yang dikuratori oleh Arindam Mukherjee, Direktur, ISCS yang menampilkan pertukaran sejarah, bahasa, agama, dan seni antara India dan Indonesia.
India menjadi penyuntik segar tourist yang datang ke Bali bahkan menjadi yang nomer 2 sekarang. Potensi mereka secara ekonomi luar biasa dan wisatawan yang berkelas sangat banyak. Ini yang perlu kita kenalkan potensi yang kita miliki. Mereka yang selama ini hanya mengenal honeymoon dan Water Sport perlu juga kita kenalkan kearifan lokal dan interaksi sebagai cross cultural antar dua negara.
Ashram, Griya dan Puri bisa menjadi tempat mereka belajar banyak bagaimana Hindu bertumbuh dan bertahan didalam keseharian masyarakat.
Kita perlu kembangkan kembali Homestay di Desa Wisata yang ada. Pariwisata yang berkelanjutan untuk Bali hanya dengan menawarkan potensi lokal sehingga mereka benar benar berinteraksi.
Ida Rsi Putra Manuaba peraih anugrah Internasional Jamnalal Bajaj Award 2011 dan Penghargaan tertinggi Pemerintah India PadmaShri Award 2020 dan hampir setengah tahun nya di Bharatawarsha menawarkan daerah timur Bali yng masih mempunyai Ashram yng mengenalkan Budaya Lokal dan Keramahan kemanusiaan yang terbangun perlu kita kenalkan terus menjadi iKON spiritual tourism dunia.
Duta Besar India HE Sandeep Chakravorthy mengapresiasi ide Ida Rsi Putra Manuaba dengan menawarkan lebih banyak Conference mau pun Cross cultural studies ke Bali akan kita ajak scholar, anak muda maupun school of thought yng bertembuh di India ke Bali dan begitupun sebaliknya. Ida Rsi Putra Manuaba lewat gerakan People to people Titibanda Indonesia Indi dari 1992 sampai saat ini tetap semangat karena ibarat Akar dan buah nya kita sling ketergantungan dan bahkan saling menyemai sehingga bertumbuhnya kebersamaan Vaisudhewa Kutumbhakam menjadi membumi.
Dari awal Oktober sampai Maret 2025 Ida Rsi Putra Manuaba akan lebih sering di India untuk misi TitiBanda Indonesia India membawa Shantisena nya membangun Global Network Shantisena Sangha. (Z/ART/001)