Banner Bawah

Poltekpar Bali akan Gelar The 15th Makardhi Job Fair 2024, Kurangi Pengangguran, Wadah Promosi Industri Pariwisata

Admin - atnews

2024-10-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Poltekpar Bali akan Gelar The 15th Makardhi Job Fair 2024, Kurangi Pengangguran, Wadah Promosi Industri Pariwisata
Press Conference The 15th Makardhi Job Fair 2024 (Artaya/Atnews)

Badung (Atnews) - Politeknik Pariwisata  (Poltekpar) Bali akan menggelar The 15th Makardhi Job Fair 2024  yang mengusung tema “Personalized Hospitality: Delivering Exceptional Guest Experiences with Technology".

Acara itu akan melibatkan mahasiswa Poltekpar Bali maupun masyarakat umum yang akan berlangsung selama dua hari, 10-11 Oktober mendatang di Gedung Business Centre Politeknik Pariwisata Bali.

Dengan tagline “Face Your Future” mampu memberikan ruang para pencari kerja maupun perusahaan untuk saling mengenal lebih dekat.

Kegiatan itu pula, diharapkan mampu menekan pengangguran, khususnya lulusan Poltekpar Bali. "Biasanya alumni Poltekpar Bali paling lama tiga bulan setelah lulus sudah bekerja. Bahkan banyak sudah bekerja sebelum mereka lulus," kata Wakil Direktur III Bidang Kerjasama, Mahasiswa, dan Alumni Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali) adalah Dr. Luh Yusni Wiarti, A.Par., SE, M.Par., M.Rech. 

Hal itu disampaikan ketika Acara Technical Meeting dan Konferensi Pers The 15th Makardhi Job Fair di Badung, Rabu (2/10). Pada kesempatan itu hadir pula Ketua Panitia I Putu Esa Widaharthana, SE., M.Sc yang juga Koordiantor Prodi Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA).

Yusni Wiarti mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, para mahasiswa Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara semester 5, yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan event tersebut.

Kegiatan Makardhi Job Fair yang sudah memasuki penyelenggaraan ke-15 ini merupakan salah satu wujud nyata dari dedikasi Politeknik Pariwisata Bali dalam menghubungkan para lulusan dengan peluang karier di dunia industri pariwisata.

"Melalui job fair ini, kita berharap dapat menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi para mahasiswa, alumni, dan pencari kerja untuk bertemu dengan berbagai perusahaan terkemuka di bidang perhotelan, perjalanan, serta sektor pariwisata lainnya. Bisa terserap 1000 tenaga kerja," ujarnya.

Tidak hanya sebagai ajang pencarian kerja, Makardhi Job Fair juga menjadi wadah interaksi dan promosi bagi industri, sehingga dapat mendukung pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Sedangkan rangkaian kegiatan Technical Meeting serta Konferensi Pers yang diharapkan dapat memberikan informasi menyeluruh bagi para exhibitor terkait tata cara, aturan, dan hal-hal teknis lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan job fair nanti.

"Saya juga berharap agar konferensi pers ini dapat menjadi sarana penyampaian informasi kepada publik terkait peluang dan manfaat yang akan dirasakan oleh para pencari kerja dan industri pariwisata," imbuhnya.

Dengan semangat kolaborasi, kami yakin The 15th Makardhi Job Fair akan kembali menjadi platform yang produktif dan bermanfaat bagi seluruh peserta dan perusahaan yang hadir.

Oleh karena itu, besar harapan kami agar seluruh pihak dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia I Putu Esa Widaharthana menambahkan, pandemi COVID-19 yang dimulai pada awal 2020 berdampak signifikan pada sektor ekonomi, terutama pariwisata di Bali.

Pembatasan perjalanan menyebabkan penurunan drastis jumlah wisatawan, yang berdampak pada industri perhotelan, restoran, dan sektor lain yang bergantung pada pariwisata. Meski sektor ini mulai pulih, tantangan masih ada, khususnya dalam mengatasi pengangguran yang meningkat selama pandemi.

Tingkat pengangguran di Bali turun menjadi 1,86% pada 2024, namun targetnya adalah menurunkannya hingga 1,50% di tahun mendatang.

Perubahan dalam industri pariwisata setelah pandemi mengakibatkan penurunan permintaan tenaga kerja.

Untuk membantu mengatasi hal ini, Politeknik Pariwisata Bali menyelenggarakan The 15th Makardhi Job Fair, sebuah acara yang mempertemukan pencari kerja dan perusahaan.

Job fair ini fokus pada integrasi teknologi dalam hospitalitas, serta bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata.

Perusahaan yang tergabung baik lokal Bali, nasional maupun company brand internasional. Bahkan tahun-tahun sebelumnya telah mendatangkan langsung perusahaan dari Amerika maupun Korea untuk pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Namun pada saat ini belum bisa ikut karena acara penyelenggaraan belum matching, biasanya perusahaan Amerika bisanya pada bulan Desember.

Adapun perusahaan yang sudah mendaptar yakni Marriot Group (W Bali, Bvlgari, Westin Nusa Dua), Intercontinental Hotel Group (IHG), Conrad, Anantara Uluwatu, The Apurva Kempinski, Kempinski, The Legian Bali, The Mulia, The Edge, The Meru Sanur, Capella, Pullman Kuta, Alila Villas Uluwatu, Destination Asia, Discova, Waterboom, Lyd Group, Bali Staff Solution, Top Career Kapal Pesiar, Rising Experience, Placement Internasional, Konsultan Visa, Lolas Cantina Mexicana,  PT Bali Paradise Citra Dewata 25. Lion Air Group, Savaya Beach Club, Finns maupun Aldabra. (GAB/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Riad Tingkatkan SDM lewat Yoga

Terpopuler

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia