Oleh Ashwini Guruji dari Dhyan Ashram Seluruh Ciptaan dijalankan oleh prana shakti, kekuatan hidup abadi, fenomena yang meliputi segalanya. Semua objek, baik yang bernyawa maupun yang tidak, terbuat dari prana termasuk kelima elemen—Prithvi (tanah), Jal (air), Akash (eter), Vayu (udara), dan Agni (api).
Elemen-elemen ini atau Panch (Lima) Mahaprana ada dalam berbagai permutasi dan kombinasi untuk membentuk berbagai hal dalam Ciptaan termasuk tubuh kita. Elemen-elemen inilah yang membuat seorang wanita cantik sementara yang lain tidak cantik; menyebabkan seorang pria menjadi sehat dan yang lain menjadi sakit.
Panch (Lima) Mahaprana adalah kekuatan langsung yang mengatur tubuh fisik dan dengan ini mudra (gerakan tangan & jari). Hubungan kelima elemen dengan jari-jarinya masing-masing berarti kita dapat, sesuka hati, menambah atau mengurangi elemen-elemen tertentu dalam tubuh, yang juga membentuk dasar cakra kita yang seperti kita ketahui mengendalikan fungsi tubuh fisik.
Namun, sebelum kita beralih ke kriya ini, penting untuk memahami bagaimana elemen-elemen ini direpresentasikan pada tangan manusia dan bagaimana mereka dapat digunakan untuk menciptakan keseimbangan dalam tubuh. Api direpresentasikan oleh ibu jari, Udara oleh jari telunjuk, Eter oleh jari tengah, Air oleh jari ketiga, dan Bumi, direpresentasikan oleh jari kelingking.
Elemen-elemen ini juga mendefinisikan proses evolusi dalam diri manusia. Rasio kelima elemen dalam tubuh orang normal adalah 5:4:3:2:1—lima adalah tanah dan 1 adalah eter. Ketika elemen tanah mulai berkurang dan elemen eter mulai meningkat, makhluk tersebut berubah dari makhluk normal menjadi bentuk yang lebih halus yang memancarkan cahaya dan daya tarik.
Transformasi tersebut dapat dipahami dari contoh Resi Valmiki yang berubah dalam semalam dari seorang perampok menjadi seorang gyani dan memberi kita kisah epik Ramayana yang agung. Berikut adalah kriya sederhana, yang akan menghasilkan keseimbangan dan kemurnian pada elemen-elemen Anda.
Duduklah dalam posisi Siddha asana atau posisi nyaman lainnya. Sekarang, ambilkan kesadaran Anda ke daerah-daerah berikut di tubuh Anda,
1. Prana Vayu. Sentuh ujung jari tengah dan jari manis dengan ujung ibu jari Anda dan rasakan gaya yang naik ke atas di daerah antara diafragma dan bahu. 2. Samaan Vayu. Gaya yang menyeimbangkan antara Prana Vayu dan Apaan Vayu. Sentuh ujung jari telunjuk dan ujung jari tengah ke ujung ibu jari Anda dan bawa kesadaran Anda pada gaya yang bergerak ke luar dan ke samping di daerah antara diafragma dan pusar. 3. Apaana Vayu. Sentuh ujung jari manis dan ujung jari kelinking dengan ujung ibu jari Anda dan bawa kesadaran Anda pada gaya yang bergerak ke bawah dari pusar ke arah lutut. 4. Udaan Vayu. Sentuh tiga jari pertama (jari telunjuk, jari tengah dan jan manis) ke ujung ibu jari Anda. Vayu Udaan adalah gaya yang naik ke atas dari ulu hati ke arah kepala Anda. 5. Vayaan Vayu. Ini adalah gaya cadangan yang meliputi segalanya. Sentuh semua jari Anda pada ujung ibu jari Anda saat Anda menyadari gaya ini yang mengelilingi tubuh Anda seperti cangkang kosong.
Jika Anda menyentuh bagian tengah telapak tangan, Anda akan merasakan sedikit denyutan. Hal yang sama terjadi di ujung-ujung jari, tetapi dengan intensitas yang lebih ringan. Sesuatu yang telah kita diskusikan dan alami di artikel sebelumnya. Tangan kita terus-menerus memancarkan prana melalui cakra tangan dan jari.
Panch (Lima) Mahapran Dhyan adalah kriya yang membantu menyeimbangkan elemen-elemen ini, menyiapkan tubuh Anda untuk Dhyan, yang akan menyimpulkan seri Latihan Yoga untuk Kehidupan yang Indah dan Sehat sebagaimana dijelaskan secara rinci dalam buku saya, Sanatan Kriya-Essence of Yoga.
*) Ashwini Guruji adalah Cahaya Penuntun Yayasan Dhyan dan seorang ahli dalam ilmu pengetahuan Weda. Bukunya, 'Sanatan Kriya, The Ageless Dimension' merupakan tesis yang diakui tentang anti-penuaan dini.