Banner Bawah

Peresmian Murugan Temple, PM Modi Ungkap Kesamaan Indonesia India: Candi Prambanan - Kashi dan Borobudur - Sarnath

Admin - atnews

2025-02-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Peresmian Murugan Temple, PM Modi Ungkap Kesamaan Indonesia India: Candi Prambanan - Kashi dan Borobudur - Sarnath
PM India Modi (ist/Atnews)

Jakarta (Atnews) - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi memberikan apresiasi peresmian Maha Kumbabhishegam Shri Sanathana Dharma Aalayam (SSDA) atau Murugan Temple di Jakarta, Minggu (2/2).

Ia pun menyambut baik Presiden Prabowo Subianto yang diwakili Utusan Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua Dewan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, hingga pimpinan Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr Drs. I Nengah Duija, Ketua PHDI Wisnu Bawa Tenaya dan Dewan Pembina Yayasan SSDA, AS Kobalen.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali didampingi Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto dan jajarannya. 

Begitu juga para pejabat tinggi, pendeta dan Acharya dari Tamil Nadu dan Indonesia, anggota diaspora India, semua warga negara Indonesia dan negara-negara lain yang menjadi bagian dari acara yang penuh berkah ini, dan semua seniman berbakat yang telah mengubah kuil suci dan megah ini menjadi kenyataan.

Modi mengungkapkan keberuntungannya untuk menjadi bagian dari upacara tersebut, Shri Modi menyatakan bahwa kehadiran Presiden Prabowo membuat acara tersebut menjadi lebih istimewa baginya. 

Meskipun secara fisik jauh dari Jakarta, Perdana Menteri mengatakan, ia merasa dekat secara emosional dengan acara tersebut, yang mencerminkan hubungan India-Indonesia yang kuat.

Ia menyoroti bahwa Presiden Prabowo baru-baru ini membawa cinta 140 crore orang India ke Indonesia, dan pihaknya percaya bahwa melalui dia, setiap orang di Indonesia dapat merasakan harapan terbaik dari setiap orang India. 

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada semua penyembah Dewa Murugan di Indonesia dan di seluruh dunia pada kesempatan Maha Kumbhabhishegam dari Kuil Jakarta. 

Perdana Menteri menyampaikan harapannya untuk pujian yang berkelanjutan kepada Dewa Murugan melalui himne Tiruppugazh dan perlindungan semua orang melalui mantra Skanda Shasti Kavacham. 

Ia mengucapkan selamat kepada Dr. Kobalan dan timnya atas kerja keras mereka dalam mewujudkan impian membangun kuil tersebut.

“Hubungan antara India dan Indonesia tidak hanya geopolitik, tetapi berakar pada budaya dan sejarah bersama selama ribuan tahun," ujar Perdana Menteri. 

Modi menekankan bahwa ikatan antara kedua negara didasarkan pada warisan, ilmu pengetahuan, keyakinan, kepercayaan bersama, dan spiritualitas. 

Hubungan ini mencakup Dewa Murugan, Sri Ram, dan Dewa Buddha. Ia menyoroti bahwa ketika seseorang dari India mengunjungi Candi Prambanan di India, mereka mengalami perasaan spiritual yang sama seperti di Kashi dan Kedarnath.

Ia pun mencatat bahwa kisah-kisah Kakawin dan Serat Ramayana membangkitkan emosi yang sama seperti Valmiki Ramayana, Kamba Ramayana, dan Ramcharitmanas di India.

 Ia menyebutkan bahwa Ramleela Indonesia juga dipentaskan di Ayodhya, India. 

Shri Modi menyatakan bahwa mendengar "Om Swasti-Astu" di Bali mengingatkan orang India akan berkah para cendekiawan Veda di India. 

Ia menunjukkan bahwa Stupa Borobudur di Indonesia mencerminkan ajaran Dewa Buddha yang sama seperti yang terlihat di Sarnath dan Bodh Gaya di India. 

Perdana Menteri menyebutkan bahwa festival Bali Jatra di Odisha merayakan pelayaran maritim kuno yang pernah menghubungkan India dan Indonesia secara budaya dan komersial. 

Ia menambahkan bahwa bahkan saat ini, ketika orang India bepergian dengan Garuda Indonesia Airlines, mereka melihat warisan budaya bersama.

Perdana Menteri mengatakan bahwa hubungan antara India dan Indonesia terjalin dengan banyak benang merah yang kuat. 

Ia menyebutkan bahwa selama kunjungan Presiden Prabowo baru-baru ini ke India, mereka menghargai banyak aspek dari warisan bersama ini. Ia menyoroti bahwa Candi Murugan yang baru dan megah di Jakarta menambah babak baru yang gemilang bagi warisan yang telah berusia berabad-abad. 

Ia menyatakan keyakinannya bahwa candi ini akan menjadi pusat baru bagi nilai-nilai agama dan budaya.

Memperhatikan bahwa Kuil Murugan di Jakarta tidak hanya menjadi tempat tinggal Dewa Murugan tetapi juga berbagai dewa lainnya, Shri Modi menekankan bahwa keberagaman dan pluralitas ini membentuk fondasi budaya kita. 

Di Indonesia, tradisi keberagaman ini disebut "Bhinneka Tunggal Ika," sedangkan di India, dikenal sebagai "Bhinneka Tunggal Ika", katanya. 

Perdana Menteri menyoroti bahwa penerimaan terhadap keberagaman ini adalah alasan mengapa orang-orang dari berbagai agama hidup dengan harmoni di Indonesia dan India. 

Ia menyatakan bahwa hari yang baik ini mengilhami kita untuk merangkul Bhinneka Tunggal Ika.

“Nilai-nilai budaya, warisan, dan pusaka meningkatkan hubungan antarmasyarakat antara India dan Indonesia”, kata Shri Modi. 

Ia menyoroti keputusan bersama untuk melestarikan Candi Prambanan dan komitmen bersama terhadap Candi Buddha Borobudur. 

Ia menyebutkan Ramleela india di Ayodhya dan menekankan perlunya mempromosikan lebih banyak program semacam itu. 

Perdana Menteri menyatakan keyakinannya bahwa, dengan Presiden Prabowo, mereka akan maju pesat ke arah ini. Ia menyatakan bahwa masa lalu akan membentuk fondasi masa depan yang gemilang. 

Ia mengakhiri dengan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo dan mengucapkan selamat kepada semua orang atas Maha Kumbhabhishegam candi tersebut.

Sementara itu, Utusan Presiden Prabowo, Hashim Sujono Djojohadikusumo mengaku bangga tinggal di Indonesia lantaran nilai toleransi antar beragama sangat kuat. 

"Kehormatan besar bahwa di Indonesia ini, bahwa hari ini, ada peresmian kuil Hindu yang saya dengar terbesar di Asia Tenggara. Di dalam negara yang majemuk yang terdapat 5 agama besar, termasuk agama Islam yang mayoritas, tapi bahwa Indonesia sesungguhnya negara Pancasila," kata Hashim.

Preisden Prabowo, kata Hashim, mengirimkan salam pada semua masyarakat Hindu yang hadir di acara ini. Ia menyinggung hubungan umat Hindu Indonesia dan India sangat baik.

"Tapi beliau (Prabowo) kirim salam pada semuanya, terutama kepada masyarakat Hindu India dan Hindu umumnya atas peristiwa peresmian temple yang luar biasa ini," imbuhnya.

Hashim mengatakan Murugan Temple di Jakarta menjadi kebanggaan. Ia senang lantaran pembangunan tempat ibadah dijamin oleh pemerintahan pusat dan daerah.

“Saya sebagai warga Indonesia sangat berbangga bahwa rakyat Indonesia menunjukkan sikap toleransi yang luar biasa dan ini benar-benar diapresiasi, benar-benar dihargai oleh bangsa lain terutama bangsa India," katanya.

Sedangkan, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengungkapkan ketakjubannya kepada bangunan Murugan Temple. Ia berharap nantinya akan mendapatkan penghargaan seperti Masjid Istiqlal.

“Luar biasa bangunan yang sangat megah dan indah ini, mudah-mudahan bangunan ini yang akan mengangkat citra bangsa Indonesia, tahun lalu Masjid Istiqlal mendapatkan International Award dari Bank Dunia Washington DC, dengan Award EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies-red.) bangunan paling efisien dan efektif bernuansa toleransi," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan peresmian Murugan Temple merupakan bentuk dari perwujudan kebebasan beragama dan hak setiap warga negara dalam memilih agamanya masing-masing yang telah dilindungi konstitusi.

“Peresmian Shri Sanathana Dharma Aalayam Jakarta Murugan Temple sebagai hak asasi manusia dalam menjalankan kebebasan beragama merupakan pilar utama demokrasi yang menjamin bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk menjalankan keyakinannya tanpa tekanan dan diskriminasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dr. AS Kobalen dan tim, dengan upaya yang konsisten meyakinkan Pemerintah Jakarta saat ini, untuk menyumbangkan tanah seluas 4000 meter persegi di jantung kota untuk membangun sebuah kuil Hindu bernama Shri Sanathana Dharma Aalayam dan gedung serbaguna bernama Kumara Dharsan Mandabam.

Dengan upaya keras masyarakat Hindu setempat, sebuah komite kuil resmi telah dibentuk dan mendedikasikan diri penuh waktu untuk pembangunan proyek utama ini.

Visi untuk kuil Hindu tidak hanya sebagai tempat ibadah bagi masyarakat Hindu setempat, tetapi juga melayani berbagai kegiatan seperti acara budaya, kelas Tamil, gedung pernikahan dengan biaya terjangkau bagi penduduk setempat, yoga, dan pusat meditasi. 

Kuil dan bangunan fasilitas lainnya didanai sepenuhnya oleh komunitas multi agama, Hindu, Muslim, Kristen, Budha, Katolik, dan Sikh.

Setelah selesai, kuil akan menjadi landmark besar bagi masyarakat Hindu dan akan menjadi tempat wisata yang paling menarik di Jakarta. 

Di tengah Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia, tetapi populasi Hindu terbesar keempat di dunia.

Agama Hindu di Indonesia diyakini telah ada sejak awal abad ke-2 Masehi, dan banyak monumen seperti Candi Parmanand, candi Borobudur yang merupakan keajaiban dunia, patung Arjuna dan Kuda masih dilestarikan dan didukung oleh pemerintah Indonesia. (GAB/001)



Baca Artikel Menarik Lainnya : 99 Persen Dana Desa 2018 Terserap

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali