Panti Asuhan Narayan Seva, Pernah Tidak Punya Beras Untuk Makanan Anak-Anak Panti Asuhan
Admin - atnews
2025-02-07
Bagikan :
Beras Untuk Makanan Anak-Anak Panti Asuhan (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Mengelola panti Asuhan yang memiliki tugas cukup mulia ini yakni menampung anak-anak kurang mampu, yatim piatu, yatim tentu tidaklah ringan. Mengawali berdirinya berbagai kendala, permasalahan pasti ada dan sangat memerlukan kesabaran.
Demikian pengelola, pengasuh, pembimbing, juga pengajar anak- anak panti asuhan Narayan Seva Desa Kerobokan Kecamatan Sawan, Buleleng yakni Didi Mohatita, saat ditemui Atnews pada Kamis(6/2) disela sela pelaksanaan kunjungan sosial berbagi kasih yang dilaksanakan Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng, serangkaian hari ulang tahunnya ke-21.
Didi Mahatita yang sudah 21 tahun mengabdikan dirinya di Panti Asuhan Narayan Seva di Desa Kerobokan Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng menceritrakan pengalamannya bahwa pihak Panti Asuhan suatu ketika sempat tidak memiliki beras untuk dimasak. "Nah bagaimana perasaan kita selaku pengasuh, pembimbing anak-anak untuk makan keesokan harinya tidak punya beras," ungkapnya.
Didi Mohatita sosok perempuan asal India yang sudah 21 tahun keberadaannya di Panti Asuhan Narayan Seva ini, menjelaskan selain anak dituntut belajar, diisi dengan pengetahuan pencerahan tentang hidup, mencintai, peduli lingkungan sekitarnya. Sejak usia dini, juga penghuni panti setiap hari diajari Astangga Yoga dan meditasi. "Pada areal panti yang tanahnya masih kosong, anak panti diarahkan untuk memanfaatkan lahan dengan menanam sayur-sayuran, terong, tomat, kacang-kacangan," ujar Didi Mohatita yang kesehariannya mencurahkan perhatiannya untuk anak-anak panti.
Pengelola Pantiasuhan Narayan Seva Dudi Samer Pita Pengelala kepada Atnews menjelaskan, Panti Asuhan yang keberadaannya dibawah Yayasan Saiwa Dharma, saat ini menampung 70 orang anak asuh dari tingkat PAUD,SD,SMP,SMA bahkan ada mahasiswa. Bukan saja berasal dari Buleleng, tetapi juga ada anak panti dari luar Kabupaten Buleleng.
Menurutnya, Panti Asuhan yang dikelola, sampai saat ini masih tetap memerlukan uluran tangan para donasi, terutama untuk makanan sehari- hari anak panti. Seperti beras, sayur, tahu dan tempe, dan anak-anak tidak makan daging, karena begitu masuk panti anak-anak sudah dilatih tanpa makan daging(vegetarian). Didi Mohatita menambahkan, kini tampak adanya kepedulian terhadap Panti Asuhan, baik Pemkab Buleleng, Lembaga, Organisasi, terutama dirangkaikan menyambut Hari Ulang Tahun.
"Kami berterimakasih kepada semua pihak, Perumda Pasar Argga Nayottama Buleleng yang hari ini telah membawa bantuan untuk anak-anak panti. Semoga PD Pasar semakin maju," harapnya.
Semenrara itu, Dirut Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng I Putu Suardhana mengatakan, aksi sosial berbagi kasih untuk anak-anak panti Asuhan Narayan Seva, dalam rangka HUT Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng ke -21. Disamping itu, juga sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak panti asuhan. Dalam aksi peduli sesama itu, Perumda Pasar Argha Nayottama dalam aksi sosial itu, menyerahkan beras, minyak, tempe, tahu, sayur-sayuran. Sedangkan pada Jumat(7/2) pagi dilaksanakan jalan santai keliling kota Singaraja. (WAN).