Pendidikan Nonformal bagi Anak Lapas IIB Karangasem
Banner Bawah

Pendidikan Nonformal bagi Anak Lapas IIB Karangasem

Atmadja - atnews

2019-09-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pendidikan Nonformal bagi Anak Lapas IIB Karangasem
Slider 1
Karangasem, 13/09 (Atnews) - Sebanyak 21 orang penghuni Lapas Anak II B Karangasem mengikuti Pendidikan Non Formal Paket A, B, C dengan melibatkan mahasiswa dari STKIP yang ikut berpartisipasi menjadi tutornya.
Kalapas Reinhards Indra Pitoy  menyatakan, pihaknya dalam hal ini menyediakan pendidikan untuk anak lapas melalui kejar paket yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem, SKB dan  STKIP.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan I Gusti Ngurah Kartika pada Acara Pembukaannya  Jumat di Lapas IIB menghimbau agar anak- anak tidak perlu khawatir tamatan kejar paket tidak bernilai di masyarakat karena akan setara dengan pendidikan formal. 
Ia juga mendukung kegiatan ini agar ikut memajukan pendidikan Karangasem dalam  menjalankan 9 program unggulan Satya Nawa Dharma salah satunya adalah untuk mendekatkan WAJAR (Wajib Belajar) 9 tahun sekalipun untuk anak - anak di dalam Lapas.(Ayu/02)


Baca Artikel Menarik Lainnya : Kasum TNI Keynote Speech Rakornas Penanggulangan Bencana di Surabaya

Terpopuler

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Dhyan Foundation Gelar Yoga Kebangsaan di Monumen Perjuangan Bangsal

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali: Visionary Oasis Tri Hita Karana dalam Politik Ruang Pariwisata

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas