30 Bus TMD Dijual Tutupi Biaya Operasional, Pengguna Temui Gubernur Bali Koster
Admin - atnews
2025-03-04
Bagikan :
Gubernur Bali Koster (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Sebanyak 30 bus Trans Metro Dewata (TMD) telah terjual pasca berhenti beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2025.
Manajer Operasional TMD Ida Bagus Eka Budi mengatakan, Bus tersebut telah terjual sejak Selasa (25/2/2025), kini masih sisa 75 unit sembari menunggu kepastian dari Pemda Bali.
Langkah itu diambil untuk membiayai operasional dan gaji karyawan PT Satria Trans Jaya sebagai operator, setelah investor mundur.
Bus itu dijual karena memang ada pembagian saham sebanyak 25 unit dan lima unit untuk biaya operasional. Proses (penjualan) sudah sejak seminggu lalu. Bussiness to business (B to B).
Untuk itu, pihaknya bersama pengguna TMD sudah menemui Gubernur Bali Wayan Koster di rumah jabatan Jayasabha, Sabtu (1/3/2025).
Sebelumnya juga sudah menemui Dinas Perhubungan Bali, Ketua DPRD Bali, bahkan Kementrian Perhubungan RI.
Sementara itu, masyarakat dan pengguna Trans Metro Dewata (TMD) mengharapkan agar segera transportasi publik tersebut beroperasi setelah pelantikan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta oleh Presiden Prabowo pada tanggal 20 Februari 2025.
Apalagi Wayan Koster telah berpidato perdana sebagai Gubernur Bali 2025-2030 dalam Sidang Paripurna di Ruang Sidang Utama di DPRD Bali di Denpasar, Selasa (4/3).
Acara itu dihadiri langsung Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya dikenal Dewa Jack didampingi Wakil Ketua I DPRD Bali I Wayan Disel Astawa, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali I Komang Nova Sewi Putra.
Hadir pula Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Dr. Ketut Sumedana.
Begitu juga Gubernur Bali dua periode 2008-2018 Made Mangku Pastika, Wagub Bali 2018-2023 Cok Ace. Anggota Komisi IX DPR RI dari Dapil Bali, Tutik Kusuma Wardhani, Anggota DPR RI Nyoman Adi Wiryatama, Anggota DPD RI Dapil Bali I Gusti Arya Wedakarna dan I Komang Merta Jiwa, Ketua Umum KADIN Bali Made Ariandi.
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Bupati Buleleng Nyoman Sutjindra, Bupati Bangli Sedana Arta, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Bupati Klungkung I Made Satria, Bupati Gianyar I Made Mahayastra dan Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga.
Pada kesempatan itu, Gubernur Koster ditanyakan oleh awak media soal kebijakan terkait keberlanjutan TMD. Koster mengaku akan melanjutkan secepatnya.
Kapan TMD jalan? "Secepat mungkin, lagi dirumusin oleh Bapak Sekda (Dewa Indra-red)," kata Koster.
Sementara itu, Ketua DPRD Bali Dewa Jack mendukung penuh program dari visi misi Gubernur Bali.
Dengan mengoptimalkan tugas DPRD sebagai pembuat aturan (Perda), penganggaran dan pengawasan sehingga APBD bermanfaat optimal bagi rakyat Bali.
DPRD Bali merespon secara prioritas masalah yang sudah disampaikan oleh masyarakat, baik soal transportasi pariwisata maupun transportasi publik yakni TMD.
Komitmen DPRD Bali, Dewa Jack juga sudah disampaikan pada Sidang Paripurna tersebut, bahkan acara itu disiarkan melalui Youtube.
"Kami di dewan (DPRD Bali-red) dukung penuh Gubernur Bali, lima tahun tancap gas, gaspol-lah," ujarnya.
Disamping itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PM Universitas Udayana (Unud), bersama, sopir TMD, masyarakat penumpang setia ke DPRD Bali, Kamis (27/2).
Hadir Ketua BEM PM Unud I Wayan Arma Suryadarma Putra, Koordiantor Forum Diskusi Transportasi Bali (FDTB) Dyah Rooslina yang juga Penggagas Petisi, Manajer Operasional TMD Ida Bagus Eka Budi.
Sedangkan mereka diterima Ketua DPRD Bali Dewa Jack didampingi Wakil Ketua Wayan Disel Astawa dan Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih dan Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nyoman Suyasa. (GAB/001)