Poltekpar Bali Dukung SBM Politeknik Pariwisata Serentak, Menpar: Tourism 5.0 Tawarkan Banyak Peluang Baru
Admin - atnews
2025-03-12
Bagikan :
Menpar Widiyanti Wardana (ist/Atnews)
Badung (Atnews) - Seleksi Bersama Masuk (SBM) Politeknik Pariwisata kembali dibuka secara serentak di seluruh Indonesia.
Pembukaan SBM Poltekpar secara langsung diresmikan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia, Widiyanti Wardana (12/3).
Hadir pula Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kemenpar Martini Mohamad Paham, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang diwakili Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Berry Juliandi, Ketua Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia Prof. Diena M. Lemy, Ketua Umum Asosiasi SMK Pariwisata Seluruh Indonesia Hadi Sutrisno, Wakil Ketua Tim Advisory Board Kemenpar Eduard Rudolf.
SBM Poltekpar merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan langsung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang menaungi 6 Politeknik Pariwisata meliputi Poltekpar Medan, Poltekpar Palembang, Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Lombok, Poltekpar Makassar dan Poltekpar Bali.
Dibukanya SBM Poltekpar memberikan peluang untuk seluruh calon insan pariwisata dan hospitaliti untuk melanjutkan pendidikan dan berkarir di industri pariwisata dan hospitaliti. Secara khusus Menpar RI, Widiyanti Wardana, menyebutkan Politeknik Pariwisata dibawah naungan Kemenpar merupakan lembaga pendidikan negeri yang bertujuan mencetak generasi unggul dalam memajukan industri pariwisata di Indonesia.
Politeknik Pariwisata sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di bawah Kemenpar RI menyambut calon mahasiswa baru dengan optimis.
Menpar Widiyanti Wardana acara itu sebagai momen penting, yang berfokus pada dunia pendidikan, bagaimana kita mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan dan peluang di dunia pariwisata dan hospitality yang terus berkembang.
Pada era Tourism 5.0 yang sedang jalani, pariwisata lebih dari sekedar industri, dan menjadi sebuah ekosistem yang melibatkan teknologi, kreativitas, dan sustainable experience, dimana Tourism 5.0 menawarkan banyak peluang baru untuk berinovasi, baik dalam hal pengalaman wisata yang lebih personal, maupun dalam hal pengelolaan destinasi yang berbasis pada teknologi dan keberlanjutan.
Oleh karena itu, pendidikan tinggi di bidang pariwisata dan hospitality menjadi sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia pariwisata yang unggul, tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Tahun ini, dengan situasi ekonomi Indonesia yang cukup dinamis, kita bisa lihat adanya peningkatan dalam sektor pariwisata, meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya pada sektor pariwisata, diharapkan dapat menjadi pendorong utama bagi pemulihan ekonomi nasional.
"Ini membuka peluang besar bagi para profesional muda di bidang pariwisata untuk berkontribusi dalam mengembangkan industri ini dan menciptakan lapangan pekerjaan baru," ujarnya.
Di Politeknik Pariwisata, para mahasiswa akan mendapatkan pendidikan yang aplikatif, dengan materi yang relevan dengan perkembangan industri pariwisata global.
Mereka juga akan mendapatkan pengalaman langsung melalui praktik dan magang di berbagai perusahaan dan destinasi wisata ternama. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang industri pariwisata , sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di dunia pariwisata.
Lebih dari itu, Politeknik Pariwisata juga menawarkan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan industri, mulai dari manajemen hotel, event organizer, travel agent, hingga pariwisata berkelanjutan. Dengan kurikulum yang selalu diperbarui untuk mengikuti tren industri, lulusan Politeknik Pariwisata memiliki keunggulan kompetitif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Pada PMB Tahun Akademik 2025/2026 ini Keseluruhan Poltekpar kami membuka sebanyak 3.645 kuota, yang terbagi dalam 2 jalur seleksi, yaitu Seleksi Bersama Masuk yang memiliki 60% kuota atau sebanyak 2.187 kursi untuk calon mahasiswa, dan 40% sisanya melalui
Seleksi Mandiri Masuk atau sebanyak 1.458 kursi untuk calon mahasiswa. Jumlah ini pun sejalan dengan rata - rata rasio lulusan (output) terhadap mahasiswa baru (input) sebesar 90,9 % dengan waktu tunggu maksimal 3 bulan dan hampir seluruhnya terserap di industri baik di dalam maupun luar negeri.
Namun, selain bekerja di sektor formal, pihaknya juga perlu mendorong generasi muda untuk berani berwirausaha. Pariwisata adalah sektor yang sangat kaya dengan potensi untuk menciptakan berbagai peluang usaha, baik itu dalam bidang kuliner, akomodasi, perjalanan, maupun teknologi wisata.
"Oleh karena itu, mari kita tingkatkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan lulusan Politeknik Pariwisata untuk menciptakan inovasi dan memajukan industri pariwisata Indonesia," imbuhbya.
Dengan diresmikan Penerimaan Mahasiswa Baru jalur Seleksi Bersama Masuk Politeknik Pariwisata Tahun Akademik 2025-2026. "Mari para calon mahasiswa bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Poltekpar untuk menciptakan SDM Pariwisata yang unggul dan berdaya saing," harapnya.
Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kemenpar RI, Dr. Andar Danova L. Goletom, S.Sos., M.Sc, menyebutkan SBM Poltekpar menganut prinsip keterbukaan, objektivitas dan akuntabel.
“Kami mengangkat tema Pendidikan Vokasi Berkualitas akan Menghasilkan SDM Pariwisata Unggul dan Berdaya Saing Internasional”, tambah Bapak Andar.
Selain SBM Poltekpar, Poltekpar juga akan menjalankan skema PMB lainnya yakni Seleksi Mandiri Masuk (SMM) yang akan dilaksanakan setelah SBM Poltekpar. Adapun jalur SBM Poltkepar mendapatkan 60% kuota sedangkan 40% kuota melalui jalur SMM Poltekpar.
Pada SBM Poltekpar calon mahasiswa dapat mendaftar di seluruh Politeknik Pariwisata di bawah naungan Kemenpar RI pada satu platform. Kemudahan yang diberikan memberikan kesempatan lebih mudah bagi calon mahasiswa baik di dalam maupun luar negeri dalam merealisasikan mimpinya menjadi insan unggul pariwisata dan hospitaliti. Politeknik Pariwisata Bali membuka 8 program studi pada SBM Poltekpar meliputi Sarjana Terapan (Pengelolaan Perhotelan, Pengelolaan Konvensi dan Acara, Manajemen Akuntansi Hospitaliti, Destinasi Pariwisata, dan Usaha Perjalanan Wisata) serta Diploma 3 (Tata Hidang, Seni Kuliner, dan Divisi Kamar).
Direncanakan setelah proses pendaftaran usai, calon mahasiswa akan melakukan seleksi yang terdiri dari Tes Skolastik dan Literasi Bahasa Inggris serta wawancara.
Sementara itu, Ditemui saat mengikuti peluncuran SBM Poltekpar secara daring, Direktur Poltekpar Bali, Dr. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes, menyatakan kesiapan Poltekpar Bali dalam menyukseskan SBM Poltekpar.
“Kami telah membentuk panitia penerimaan mahasiswa baru dalam melayani calon mahasiswa baru terkait SBM Poltekpar. Besar harapan bahwa pada SBM Poltekpar ini kami mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas dan potensial di bidang hospitaliti dan pariwisata”, ungkap Dr. Ida Bagus Puja. SBM Poltekpar secara resmi dibuka mulai 12 Maret 2025 hingga 17 Mei 2025 secara daring.
Calon mahasiswa Poltekpar dapat melakukan pendaftaran pada situs web www.sbmpoltekpar.kemenpar.go.id. (GAB/001)