Forum Perdagangan dan Bisnis India-Bali Pertama 2025, Dihadiri Invest India dan KADIN Bali
Banner Bawah

Forum Perdagangan dan Bisnis India-Bali Pertama 2025, Dihadiri Invest India dan KADIN Bali

Admin - atnews

2025-03-26
Bagikan :
Dokumentasi dari - Forum Perdagangan dan Bisnis India-Bali Pertama 2025, Dihadiri Invest India dan KADIN Bali
Forum Perdagangan dan Bisnis India-Bali Pertama 2025 (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Forum Perdagangan dan Bisnis India-Bali Pertama 2025 mempertemukan para pemimpin industri dan pembuat kebijakan yang diselenggarakan di Bali, tanggal 12 Maret.

Forum tersebut membahas perkembangan perdagangan dan investasi, energi terbarukan, ekspor-impor, dan pengembangan keterampilan. 

Acara digelar setelah keberhasilan kunjungan kerjasama peradangan antara India dan Indonesia. Acara itu dihadiri Presiden Prabowo ke India pada tanggal 25-26 Januari 2025.

Sebelumnya juga, KADIN Indonesia dan Kedubes India Susun Substansi Kemitraan Ekonomi. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto diterima langsung oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.
    
Forum Perdagangan dan Bisnis India-Bali dipimpin oleh Konjen India di Bali DR Shashank Vikram bekerja sama dengan Institut Arthashastra milik Satish Mishra, acara tersebut dihadiri oleh Invest India dan Ketua KADIN Bali Made Ariandi. 

Invest India juga berpartisipasi dalam pertemuan tersebut dan memberikan wawasan tentang peluang investasi di India. Sebuah langkah maju dalam membina kerja sama bisnis yang lebih kuat antara kedua negara.

Sementara itu, Ketua KADIN Bali Made Ariandi ikut datang ke India bersama rombongan Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie.

Ketum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie bersama mitranya Ketua The Confederation of Indian Industry (CII) Ajay Shriram, telah menyampaikan hasil CEO Forum Indonesia-India kepada Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.

Dokumen Memorandum of Understading (MoU) Pernyataan Bersama hasil CEO Forum tersebut diterima Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menlu India Subrahmanyam Jaishankar.

Kedua negara ingin bekerja sama di sektor ekonomi guna mendukung target menjadi negara ketiga terbesar ekonomi di dunia tahun 2030 untuk India, dan ketujuh ekonomi terbesar di dunia untuk Indonesia di tahun yang sama. Kolaborasi India-Indonesia yang dimaksud Anin, khususnya berfokus pada pangan, pertanian, energi bersih, teknologi, hingga sumber daya manusia. (GAB/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Smartdesa C@shless No.1

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Indonesia Emas 2045: Wapres Gibran Dorong Peningkatkan Kapasitas Generasi Muda Hindu di GHBC 2026

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif