Banner Bawah

LKPJ Badung; Target Tidak Tercapai Terjadi Silpa Rp 381 M Lebih 

Admin - atnews

2025-03-27
Bagikan :
Dokumentasi dari - LKPJ Badung; Target Tidak Tercapai Terjadi Silpa Rp 381 M Lebih 
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti (ist/Atnews)

Badung (Atnews) - Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung dengan agenda khusus mendengarkan pidato laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Badung tahun 2024, dibuka oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti,SH bertempat di gedung DPRD Badung Mangupura, Kamis (27/3).

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, dari APBD yang ditetapkan dalam tahun 2024  terjadi ada beberapa usulan dan target yang telah ditetapkan tidak tercapai 100 persen. 

Sehingga realisasi pendapatan belanja serta pembiayaan selama tahun 2024 tercatat mengalami Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) mencapai sebesar Rp 381,13 milyar lebih.

Adanya Silpa ini diharapkan akan mampu memberikan peluang  dalam melaksanakan berbagai kegiatan guna membenahi berbagai kekurangan yang ada selama ini

"Dengan Silpa peluang bagi kita untuk membenahi berbagai kekurangan yang ada selama ini," ujar Adi Arnawa.

Jelas Adi Arnawa target APBD Badung tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp 11,3 Triliun lebih realisasinya mencapai  Rp 8,6 Triliun lebih (96,75 persen).

Sementara itu Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp 10,2 Triliun lebih dan realisasinya mencapai sebesar Rp 7,5 Triliun lebih (73,37 persen).

Sedangkan pendapatan dari transfer yang targetnya Rp 1,17 triliun lebih realisasinya mencapai Rp 1,12 triliun lebih (99,38 persen).

Disisi lain belanja yang dirancang sebesar Rp 12,09 triliun lebih realisasinya mencapai Rp 8,98 triliun lebih (74,17 persen).

Bupati asal Kuta ini Adi Arnawa menyadari dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Badung masih dijumpai permasalahan dan kendala yang merupakan kekurangan yang harus disikapi secara bersama-sama baik internal maupun eksternal.

Oleh karena pihaknya mengharapkan segala masukan yang bersifat konstruktif dan inovatif serta catatan setrategis sangat dibutuhkan bagi perbaikan  kinerja ke depan guna lebih meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah guna mewujudkan kualitas  kehidupan masyarakat dan daya saing Kabupaten Badung yang lebih baik. (Mur).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Millenial Road Safety Festival, Pedagang Nasi Goreng Mendapat Hadiah Mobil 

Terpopuler

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Konsumsi Listrik Nasional Terus Meningkat, Penjualan PLN Capai 317,69 TWh Sepanjang 2025

Konsumsi Listrik Nasional Terus Meningkat, Penjualan PLN Capai 317,69 TWh Sepanjang 2025

Pasca Presiden Prabowo Tegur Gubernur - Bupati se-Bali, Ajus Linggih Minta PWA Untuk Satgas Sampah

Pasca Presiden Prabowo Tegur Gubernur - Bupati se-Bali, Ajus Linggih Minta PWA Untuk Satgas Sampah