Banner Bawah

Purnama Kedasa Sidhi, Menjaga Tradisi,  Melalui Peningkatan Kapasitas Diri

Admin - atnews

2025-04-11
Bagikan :
Dokumentasi dari - Purnama Kedasa Sidhi, Menjaga Tradisi,  Melalui Peningkatan Kapasitas Diri
Jro Gde Sudibya (ist/Atnews)

Oleh Jro Gde Sudibya
Sabtu. 12 April 2025, raina Purnama Kedasa Sidhi, raina yang bermakna penuh kelimpahan, penuh berkah,  bagi mereka yang teguh dalam  menjalankan "yasa kerthi", berdisiplin dalam kehidupan. "Manggeh sing sesana", memegang teguh etika profesi, punya kecerdasan holistik: Fisik (disiplin), Intelektual (kemampuan kognitif dalam relasi sebab akibat), Emosional (empati), Spiritual (spirit hidup dan kehidupan).

Menjaga tradisi, semestinya diletakkan dalam konteks  pengembangan kecerdasan holistik tsb.
Kecerdasan Fisik, menstimulasi disiplin diri dan berkontribusi terhadap disiplin sosial. Tanpa disiplin diri dan disiplin sosial yang menjadi nilai kehidupan, nyaris tidak mungkin  memenangkan persaingan dalam kehidupan yang keras.

Kecerdasan intelektual yang lazim diukur dengan IQ, gambaran Kecerdasan kognitif manusia  dalam melihat relasi hubungan sebab-akibat, telah lama penting dan menjadi semakin penting di era Kecerdasan Buatan.

Kecerdasan Emosional, yang melahirkan empati ke sesama manusia, modal utama dalam membangun hubungan sosial yang hangat bersahabat, termasuk dalam hubungan sesama warga negara.
Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan yang berangkat dari kesadaran diri, pengetahuan tentang diri sejati, pancaran dari Atman dalam diri, terjawantahkan dalam keluhuran akal budi.

Dalam konteks Manusia Utuh ini, membuat Tradisi bukankah beban, tetapi khazanah kekayaan budaya yang semestinya dilestarikan, tetapi tetap terbuka jiwa besar, kecerdasan untuk melakukan penyesuaian, koreksi sejalan dengan perubahan: Desa (Ruang), Kala (Waktu), Patra (Manusia dan Lingkungannya).

Bukankah kemampuan manusia dan masyarakat dewasa ini, -survival of the fittest-, tidak lagi ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi ditentukan oleh kemampuan dan kecerdasan merespons perubahan -the abality to respons changes-  Peningkatan kapasitas diri menjadi kata kunci dalam merespons perubahan.

*) Jro Gde Sudibya, intelektual Bali, bermukim di Desa Tajun, di "Kaja Kangin " Bukit Sinunggal, Den Bukit, Bali Utara.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Panglima TNI Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Seroja Timor Leste

Terpopuler

Keutamaan Makna Brata Shivaratri dan Aktualisasinya Dewasa Ini

Keutamaan Makna Brata Shivaratri dan Aktualisasinya Dewasa Ini

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Bali Tuan Rumah Dharma Santi Nasional 2026, Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju

Bali Tuan Rumah Dharma Santi Nasional 2026, Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju

Landasan Historis dan Sastra Parisada

Landasan Historis dan Sastra Parisada

Bali Dinobatkan sebagai World’s Best Destination 2026, Tapi Evaluasi Besar - Besaran Tetap Wajib

Bali Dinobatkan sebagai World’s Best Destination 2026, Tapi Evaluasi Besar - Besaran Tetap Wajib