Banner Bawah

Vietnam Airlines Beroperasi Kembali ke Bandara I Gusti Ngurah Rai

Admin - atnews

2025-06-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Vietnam Airlines Beroperasi Kembali ke Bandara I Gusti Ngurah Rai
Vietnam Airlines (ist/Atnews)

Denpasar (Atnews) – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali menyambut penerbangan perdana Vietnam Airlines dengan rute langsung dari dan menuju Ho Chi Minh City (SGN). Penerbangan ini diyakini akan semakin meningkatkan konektivitas udara Bali serta mempererat hubungan antara Indonesia dan Vietnam.

PGS General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Wahyudi, menyambut antusias kehadiran rute Ho Chi Minh City – Denpasar pulang pergi. “Setelah sempat terdampak pandemi Covid-19,  Vietnam Airlines akan kembali beroperasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pembukaan rute Ho Chi Minh City – Denpasar ini tidak hanya memperkaya pilihan destinasi bagi wisatawan, tetapi juga menunjukkan kepercayaan maskapai internasional terhadap potensi pariwisata Bali yang terus berkembang,” ujarnya.

Penerbangan perdana Vietnam Airlines dengan nomor penerbangan VN641 mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada hari Minggu (01/06) pukul 15.01 WITA dengan membawa 154 penumpang. Pesawat tersebut terbang kembali terbang ke Ho Chi Minh City pada pukul 16.54 WITA dengan nomor penerbangan VN640 mengangkut 119 penumpang.

Vietnam Airlines akan mengoperasikan penerbangan rute Ho Chi Minh City – Denpasar - Ho menggunakan pesawat Airbus A321 dengan dijadwalkan untuk beroperasi empat hari dalam seminggu yakni hari Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Mulai Juli 2025, frekuensi direncanakan untuk ditingkatkan menjadi 7 penerbangan per minggu.

Wahyudi melanjutkan, penambahan rute ini sejalan dengan komitmen PT Angkasa Pura Indonesia untuk terus meningkatkan konektivitas udara dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa bandara. “Kami berharap penerbangan ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Vietnam ke Bali, serta membuka peluang bisnis dan budaya yang lebih luas bagi kedua negara,” imbuhnya.

Sebelumnya, rute dari dan menuju Vietnam dilayani di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Viet Jet Air dengan rute Ho Chi Minh City dan Hanoi. Rute Vietnam sendiri mencatatkan pelayanan kepada 151.903 penumpang di sepanjang tahun 2025 hingga bulan April dengan rata-rata pelayanan 1.200 penumpang per hari. Di sepanjang tahun 2025 hingga bulan April, jumlah kedatangan WNA asal Vietnam di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencapai 6.724 orang.

Beroperasinya Vietnam Airlines di Bandara I Gusti Ngurah Rai menambah banyak daftar maskapai yang melayani penerbangan di Pulau Bali. Saat ini terdapat 52 maskapai secara keseluruhan, dengan 46 diantaranya melayani penerbangan internasional.

“Dengan kembalinya Vietnam Airlines tentunya semakin meningkatkan pelayanan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan tersajinya berbagai pilihan terbang menuju berbagai destinasi. Kami terus lakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk semakin menambah rute dan frekuensi penerbangan baik domestik maupun internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” kata Wahyudi. (Z/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Minta  Anggota PHRI Bali Implementasikan  Pergub 

Terpopuler

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Perang Meletus, Tantangan Ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo

Perang Meletus, Tantangan Ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

Gubernur Koster Tegaskan Kemasan Produk Arak Bali harus Tertib Gunakan Aksara Bali

Gubernur Koster Tegaskan Kemasan Produk Arak Bali harus Tertib Gunakan Aksara Bali