Perayaan HAN 2025, Gaungkan Kesadaran Dari Keluarga yang Peduli, Lahir Anak Hebat
Banner Bawah

Perayaan HAN 2025, Gaungkan Kesadaran Dari Keluarga yang Peduli, Lahir Anak Hebat

Admin - atnews

2025-07-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Perayaan HAN 2025, Gaungkan Kesadaran Dari Keluarga yang Peduli, Lahir Anak Hebat
Kepala Dinas P2KBP3A Nyoman Riang Pustaka (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Semarak Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 terasa hangat dan penuh semangat dengan perayaan bertema “Anak Hebat Indonesia Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045.”  Kegiatan yang mengambil tempat Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Yuwana Asri, Sabtu, (19/7)  dibuka langsung oleh Kepala Dinas P2KBP3A, I Nyoman Riang Pustaka.

Dalam sambutanya Riang Pustaka, menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai wujud komitmen terhadap pemenuhan hak anak dan pembentukan lingkungan yang aman, sehat, serta mendukung tumbuh kembang mereka, sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan berpihak pada anak.

Salah satu sesi paling menyentuh dalam perayaan HAN kali ini adalah penyampaian "Suara Anak Buleleng", yaitu rangkuman dari 13 permohonan dan harapan anak-anak Buleleng yang telah dikumpulkan melalui kegiatan Sidang Anak Buleleng pada 25 Januari 2025 lalu. 

"Aspirasi ini mencerminkan kebutuhan nyata anak-anak, mulai dari hak atas pendidikan yang layak, lingkungan yang aman, akses terhadap teknologi yang positif, hingga pentingnya perlindungan dari kekerasan fisik dan verbal, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat,"jelasnya.

Dokumen suara anak tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan, agar suara anak tidak hanya didengar tetapi juga ditindaklanjuti dalam kebijakan maupun program pembangunan.

Diakhir, harapan besar diungkapkan kepada seluruh orang tua dan keluarga di Buleleng untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas waktu bersama anak-anaknya. Menurutnya, keluarga merupakan support system utama yang harus hadir dalam setiap fase pertumbuhan anak membina, melindungi, mendampingi, dan mendidik mereka dengan kasih dan keteladanan.

 “Anak-anak kita butuh lebih dari sekadar nasihat. Mereka butuh waktu, perhatian, dan kehadiran yang utuh dari orang tuanya,” ujarnya penuh harap. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sejumlah Prebekel Jatim Dalami Smartdesa Duda Timur

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan