Karya Baligia Bhukur Puri Saren Kangin Keramas, Diikuti 319 Puspa dari Gianyar - Buleleng
Admin - atnews
2025-07-24
Bagikan :
Penasehat Karya Baligia Bhukur I Gusti Agung Ngurah Sudarsana (Artaya/Atnews)
Gianyar (Atnews) - Puri Saren Kangin Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar menggelar Karya Baligia Bhukur.
Sebelumnya telah melaksanakan Karya Palebon (Alm) I Gusti Agung Oka Wali bersarana Naga Banda.
Penasehat Karya Baligia Bhukur I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, yang juga Ketua Umum Pasemetonan PSNKK mengatakan, upacara Baligia Bhukur ini merupakan kelanjutan dari upacara Pelebon almarhum ibundanya, Gusti Agung Oka Wali tahun 2024.
Kali ini, dilanjutkan dengan upacara Baligia Bhukur yang diikuti 319 puspa termasuk 15 puspa berasal dari pihak keluarga Puri. Untuk itu, upacara besar seperti ini tidak hanya diikuti keluarga Puri saja, tapi juga sebagian besar berasal dari warga.
"Untuk peserta banyak berasal dari luar semeton. Bahkan, ada yang dari Karangasem, Singaraja dan beberapa desa lainnya. Hal ini sebagai wujud pelayanan kami dan merekatkan kekerabatan," kata Penasehat Karya Baligia Bhukur, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, didampingi Panitia Karya di sela-sela upacara Baligia Bhukur, Gianyar, Rabu (23/7).
Dijelaskan, upacara seperti ini sudah dilakukan, pada tahun 1995. Untuk tempat upacara, memanfaatkan areal persawahan seluas sekitar 90 are yang telah diupacarai.
Selain itu, juga hadir Bendesa, Klian Adat, Perbekel Keramas, Perbekel Medahan dan juga Camat.
Menariknya, Karya Baligia Bhukur dipuput 11 sulinggih, diantaranya Ida Pedanda Griya Gede Keramas, Ida Pedanda Griya Kawan Keramas, Ida Pedanda Griya Manggis Keramas, Ida Pedanda Griya Kutuh Keramas, Ida Pedanda Buda Griya Saraswati Batuan dan Ida Pedanda Nabe Griya Babakan.
Sementara itu, rangkaian upacara telah dimulai pada 30 Mei 2025 dengan Ngelinggihang Ida Betara Sri, membuat tempat peyadnyan, ngeruak dan mecaru.
Upacara dilanjutkan 10 Juni 2025 dengan nyukat genah, nanceb sanggar tawang. Prosesi selanjutnya pada 9 Juli 2015 adalah upacara nunas jatu karya, nunas tirta di sejumlah tempat dan 10 Juli, negtegang.
Upacara dilanjutkan, pada 17 Juli dilanjutkan dengan upacara melaspas pewangunan. Pada 20 Juli dilakukan upacara matur piuning dan mendak Batara Lingga.
Pada 22 Juli 2025 dilakukan upacara meras punyan bingin, ngajum, melaspas puspa dan mudalang puspa.
Pada Rabu 23 Juli 2025 dilaksanakan upacara mapepada agung, nunas tirta mengening, yang kemudian pada 24 Juli 2025 dilakukan upacara ngelungaang puspa para pengiring ke Payadnyan.
Puncak Karya Baligia Bhukur berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025 dengan dilaksanakan sejumlah rangkaian upacara meliputi ngangget don bingin Betara Lingga, ngajum Betara Lingga dan mlaspas, ngening, bumi suda dan mepurwa daksina.
Upacara dilanjutkan pada Jumat, 8 Agustus 2025 dengan nyegara gunung ke Goa Lawah, Klungkung dan Dalem Puri serta Pedarman dan terakhir Merajan Gede Puri Keramas.
Acara itu juga akan ada pementasan seni atau ilen-ilen yakni Wayang Tantri pada Kamis (24/7), Drama Gong Lawas, Jumat (25/7), Arja Sanggar Widyaksara Sabtu (26/7) dan Celekontong Mas Minggu (27/7). (GAB/WIG/001)