Saudara dalam Kemanusiaan: Menghadapi Bencana Alam dengan Solidaritas dan Empati
Admin - atnews
2025-09-23
Bagikan :
Made Dharma Putra, Ketua Gerakan Nasional Pembudayaan Pancasila Bali (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan longsor seringkali meninggalkan dampak yang signifikan bagi masyarakat yang terkena. Namun, di tengah-tengah kesulitan dan penderitaan, kita dapat menemukan contoh-contoh solidaritas dan empati yang luar biasa dari mereka yang bukan saudara seiman, tapi saudara dalam kemanusiaan.
Dalam menghadapi bencana alam, bantuan dari berbagai pihak sangatlah penting. Made Dharma Putra, Ketua Gerakan Nasional Pembudayaan Pancasila (GNPP) Prov. Bali mengemukakan, banyak organisasi, komunitas, dan individu yang tidak memiliki hubungan keluarga atau agama yang sama, namun mereka tetap menunjukkan kepedulian dan solidaritas dengan memberikan bantuan kepada korban bencana.
Mereka yang memberikan bantuan kepada korban bencana menunjukkan bahwa kita semua adalah saudara dalam kemanusiaan. Kita memiliki tanggung jawab untuk membantu dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi kesulitan dan penderitaan.
Menurut Dhama Putra yang juga Wakil DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, Pemerintah dan organisasi lainnya juga memiliki peran penting dalam menghadapi bencana alam. Kebijakan yang mendukung dan efektif dapat membantu mengurangi dampak bencana dan mempercepat proses pemulihan.
"Banyak contoh solidaritas yang dapat kita temukan dalam menghadapi bencana alam. Misalnya, komunitas lokal yang bekerja sama untuk membersihkan puing-puing bangunan yang rusak, atau organisasi yang memberikan bantuan makanan dan pakaian kepada korban bencana," kata Dharma Putra di Denpasar, Selasa (23/9).
Dalam menghadapi bencana alam dapat menemukan contoh-contoh solidaritas dan empati yang luar biasa dari mereka yang bukan saudara seiman, tapi saudara dalam kemanusiaan.
Dengan bekerja sama dan menunjukkan kepedulian, diharapkan dapat membantu mengurangi dampak bencana dan mempercepat proses pemulihan," tegas Dharma putra yang pernah bergabung dalan Satgas Menwa Timor Timur akhir tahun 1980-an.
Selain itu, banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah, terutama di daerah yang memiliki curah hujan tinggi atau sistem drainase yang buruk.
Menurut Dharma Putra Untuk mencegah banjir, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah tegas dan strategis dalam menata tata ruang ya saat ini ambruladul dan mengelola sampah.
Menurut Dharma Putra, Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis dalam menata ruang dan mengelola sampah untuk mencegah banjir. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain: Mengembangkan rencana tata ruang yang komprehensif ,Menginvestasikan dalam infrastruktur drainase yang baik, Mengadakan program-program untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah dengan baik
"Dengan menata ruang dan mengelola sampah yang baik, pemerintah dapat membantu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," harap Dharma Putra, Sekjen Korps Menwa Indonesia Prov Bali. (Z/001)