UBAD Luncurkan Program RPL, Raih Gelar Sarjana Lebih Cepat
UBAD Luncurkan Program RPL, Raih Gelar Sarjana Lebih Cepat
Admin -
atnews
2025-09-30
Bagikan :
Rektor UBAD Prof. I Nyoman Sucipta (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Universitas Bali Dwipa (UBAD) - Kreatif, Inovatif dan Ekselen meluncurkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Denpasar, Senin. (29/9).
Acara itu dihadiri Rektor UBAD Prof. I Nyoman Sucipta, Sekretaris Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali Kadek Yuda Astina dan Ketua Program RPL Nyoman Wahyu Meta Wulandari yang juga Dosen Prodi Gizi.
Kehadiran Program RPL sebagi bentuk komitmen nyata UBAD dalam meningkatkan mutu layanan akademik dengan menyesuaikan kebutuhan pendidikan tinggi terhadap dinamika masyarakat dan dunia kerja.
Untuk itu, program itu memberikan peluang kepada masyarakat luas untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui pengakuan terhadap pengalman kerja, pelatihan, dan pembelajaran sebelumnya.
"Bagaimana mahasiswa tadinya belum selesaikan studinya, kini bisa melalanjutkan lagi sehingga jadi Sarjana," ungkapnya.
Segi waktu bisa lebih cepat, jika sudah punya modal Satuan Kredit Semester (SKS) sebelumnya. Maksimal 100 SKS bisa menempuh waktu dalam dua tahun lulus.
Selain itu, UBAD memberikan pengakuan resmi terhadap pengalaman belajar dan pengalaman kerja sebelumnya, sehingga mahasiswa tidak perlu memulai dari nol.
"Pengalaman kerja yang mendalam adalah sebuah proses belajar yang sangat bernilai. Melalui Program RPL, Universitas Bali Dwipa secara resmi mengakui, menilai, dan mengkonversi pengalaman kerja serta kompetensi yang telah Anda kuasai menjadi SKS (Satuan Kredit Semester), sehingga mempercepat proses penyelesaian gelar sarjana Anda," ungkapnya.
Proses studi menjadi lebih efesien, terarah dan terjangkau tanpa mengurangi kualitas akademik yang tetap dijaga standard nasional perguruan tinggi.
Lebih menarik lagi, tidak mewajibkan sikripsi tetapi karya ilmiah jurnal publikasi nasional minimal terakreditasi.
Program RPL bisa digarap oleh perusahaan-perusahaan. Upaya itu dalam meningkatkan SDM-nya. Dengan SDM perusahaan yang bagus, nilai atau image perusahaan akan meningkat.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali Kadek Yuda Astina mendukung penuh Program RPL baik sarana dan prasarana.
Selain itu, pihaknya mendukung semua syarat yang diperlukan dalam menyukseskan Program RPL.
Sedangkan, Ketua Program RPL Nyoman Wahyu Meta Wulandari yang juga Dosen Prodi Gizi menambahkan, program itu membuka peluang bagi lulusan D1, D2, dan D3 agar bisa meraih gelar sarjana.
Begitu juga bagi mahasiswa yang mengikuti lanjutan atau tranfer ke jenjang sarjana. "Saya mengajak para mahasiswa diploma ikut program RPL ada beberapa program studi pilihan," ungkapnya.
Rincian program studi yang tersedia yakni 1) Program Studi Akuntansi untuk yang berpengalaman di bidang: Keuangan, perpajakan, akuntansi perusahaan, audit, dan penyusunan laporan keuangan; 2) Program Studi Farmasi untuk yang berpengalaman di bidang: Pelayanan di apotek, rumah sakit, laboratorium obat, maupun industri farmasi; 3) Program Studi Psikologi untuk yang berpengalaman di bidang: Konseling, HRD (rekrutmen dan assessment), pelaksanaan psikotes, dan pelatihan pengembangan SDM; 4) Program Studi Hukum untuk yang berpengalaman di bidang: Paralegal, magang di firma hukum (advokat), staf notaris, atau penyuluh hukum masyarakat; 5) Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas); 6) Program Studi Gizi untuk yang berpengalaman di bidang: Pelayanan gizi di rumah sakit atau puskesmas, katering diet, dan program-program kesehatan masyarakat; 7) Program Studi Bahasa Inggris untuk yang berpengalaman di bidang: Pengajaran bahasa, penerjemahan (translator/interpreter), pemandu wisata (tour guide), atau penulisan konten bahasa Inggris.
Pada kesempatan itu, hadir pula Mahasiswa Siprianus Jebarus dari NTT yang sudah pernah menempuh pendidikan hingga Semester 3 Bahasa Inggris. (ART/001)