Banner Bawah

Optimalisasi Standar Pelayanan Publik, Setda Buleleng Gelar Forum Konsultasi Publik

Admin - atnews

2025-10-03
Bagikan :
Dokumentasi dari - Optimalisasi Standar Pelayanan Publik, Setda Buleleng Gelar Forum Konsultasi Publik
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat I Made Juartawan (ist/Atnews)

Buleleng (Atnews) - Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Buleleng menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) bertajuk “Optimalisasi Standar Pelayanan Publik sebagai Implementasi ASN Berdampak Menuju Buleleng PATEN”, Kamis (02/10), di Ruang Rapat Utama Bappeda Kabupaten Buleleng.

Rangkaian kegiatan dibuka oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, I Made Juartawan, S.STP., M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pelayanan publik yang optimal adalah kunci terwujudnya kepuasan masyarakat.

“Optimalisasi pelayanan publik sangat penting karena ini menjadi cerminan nyata dari kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ketika standar pelayanan dijalankan secara konsisten dan terus ditingkatkan, maka kepercayaan dan kepuasan masyarakat akan semakin terjaga,” ujar Juartawan.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi berprestasi sebagai unit pelayanan publik dengan predikat kualitas tertinggi. Penilaian ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali pada periode 17 Juni hingga 7 Agustus 2025.

Agenda selanjutnya yaitu penyampaian materi dari dua narasumber, yakni Desak Putu Suastini, S.E. dari Bagian Organisasi dan Gede Mangku Mertayasa, SST. dari Bagian Kesejahteraan Rakyat. Keduanya memaparkan strategi dan upaya optimalisasi pelayanan publik melalui tata kelola organisasi yang adaptif, serta penguatan program-program kesejahteraan masyarakat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan perwakilan OPD, perangkat desa, hingga kecamatan. Berbagai aspirasi muncul dari peserta forum, salah satunya dari Ibu Wahyu dari RSUD Buleleng.

“Kami berharap bidang kesejahteraan masyarakat lebih gencar melakukan sosialisasi berbagai kegiatan yang bermanfaat. Dengan begitu, program-program ini bisa menjangkau masyarakat hingga ke pelosok,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, Putu Dony Sugiartha, perwakilan dari Kecamatan Gerokgak, menekankan pentingnya regulasi yang selalu mutakhir pada bidang organisasi.

“Bidang organisasi perlu membuat regulasi yang up to date sehingga dapat memperkuat sinergi antar-OPD. Kami juga mengapresiasi bidang kesra yang sudah optimal membantu masyarakat. Dampaknya sangat dirasakan langsung oleh warga,” jelas Dony.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, perangkat daerah, dan masyarakat.

Dengan demikian, kualitas pelayanan publik dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan menuju terwujudnya visi Buleleng PATEN (Produktif, Adaptif, Tuntas, Emansipatif dan Nyata). (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Ingin BPD Bali Jadi Agen Pembangunan Ekonomi Bali

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali