Banner Bawah

Maria Corina Machado, Wanita Pejuang Demokrasi Venezuela Peraih Nobel Perdamaian

Admin - atnews

2025-10-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Maria Corina Machado, Wanita Pejuang Demokrasi Venezuela Peraih Nobel Perdamaian
Maria Corina Machado (ist/Atnews)

Oleh Jro Gde Sudibya
Dalam teori krisis, tesa selalu melahirkan antitesa, dalam konteks Venezuela pemerintahan otoroter melahirkan perlawanan balik dari kekuatan rakyat pembela demokrasi, Machado salah satu dari tokoh perlawanan tersebut.

Diberitakan Kompas, 11 Oktober 2025, pejuang demokrasi Venezuela Machado (58) meraih Nobel perdamaian 2025, karena keberanian perjuangannya melawan pemerintahan otoriter di negerinya. Pada saat pengumuman Nobel dilakukan, Machado berada di tempat persembunyian, karena risiko penangkapan dan pemenjaraan. Peruangannya melawan pemerintahan otoriter di negeri ini telah berlangsung lebih dari dua dasa warsa, pemerintahan otoriter dengan janji-janji sosialisme untuk kepentingan rakyat. Pemerintahan otoriter yang sarat paradoks.

Ketua Komite Nobel Norwegia Joergen Frydnes dalam pengumuman Nobel Perdamaian berucap: "Ketika para otoriter merebut kekuasaan, penting untuk mengakui keberanian para pembela kebebasan yang bangkit dan melawan".

Seorang pengamat internasional berpendapat: "Nobel kali ini adalah pesan halus kepada rezim-rezim otoriter di seluruh dunia bahwa dunia tidak tutup mata pada represi".

Pemberian hadiah Nobel Perdamaian selalu menjadi perhatian publik internasional, di tengah fenomena umum kehidupan yang diwarnai oleh: kemerosotan tajam demokrasi, korupsi kekuasaan massif yang meluluhlantakkan lingkungan hidup, ketidak-adilan yang menghina kemanusiaan, pesta pora korupsi di tengah puluhan juta orang miskin yang papa, yang tidak lagi tahu, menjelang tidur malam, makan apa besok pagi buat keluarga dan anak-anaknya.

Lanskap dunia yang tidak adil, bersamaan dengan sikap kenegarawan yang nyaris sirna, termasuk di AS yang di masa lalu menjadi kampiun negara demokrasi.

*) Jro Gde Sudibya, pengamat ekonomi politik dan kecenderungan masa depan.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Cok Ace: Bali Perlu Generasi Muda Kreatif

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng