Banner Bawah

DKPP Buleleng Bagikan 300 Paket Bahan Percontohan Pangan B2SA Untuk Keluarga Beresiko Stunting

Admin - atnews

2025-10-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - DKPP Buleleng Bagikan 300 Paket Bahan Percontohan Pangan B2SA Untuk Keluarga Beresiko Stunting
DKPP Buleleng Bagikan 300 Paket Bahan Percontohan Pangan B2SA (ist/Atnews)

Buleleng (Atnews) - Serangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng menggelar Gerakan Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dengan membagikan 300 paket bahan percontohan pangan kepada keluarga beresiko stunting di 19 kelurahan, di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Kamis (16/10/2025).
   
Mewakili Bupati Buleleng, Kadis DKPP Buleleng, I Gede Putra Aryana menyampaikan program Gerakan Pangan B2SA tahun 2025 mengambil tema “Hand in Hand for Better Foods and a Better Future” yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan sistem pangan yang adil, berkelanjutan, bergizi dan ramah lingkungan. 

“Harapan kita stake holder di Buleleng terutama dari desa-desa mengikuti kegiatan ini. Gerakan hari ini juga merupakan arahan dari Pemerintah Pusat untuk menyelenggarakan Hari Pangan Sedunia secara serentak, maka dari itu hari ini kami bagikan 300 paket pangan B2SA kepada keluaraga beresiko stunting,” terang Kadis Gede Aryana.

Pihaknya optimis gerakan pangan bahan percontohan  B2SA tahun ini terus berlanjut setiap tahunnya. Hal itu penting demi mencegah stunting dengan memberikan bahan pangan bergizi dari usia 0 tahun atau usia kandungan sampai 1.000 hari kehidupan. Sehingga ke depannya tidak ada lagi generasi penerus yang mengalami stunting dan tentunya menjadi generasi Indonesia Emas.

Sementara itu dalam laporan Sekretaris DKPP Buleleng, Ariston Adhi Pamungkas menyampaikan 300 orang dari keluarga beresiko stunting di Buleleng yang menerima bantuan bahan pangan B2SA merupakan keluarga kurang mampu yang datanya bersumber dari masing-masing kelurahan dan berdasarkan data valid DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional). Kegiatan ini merupakan langkah strategis menyadarkan masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan B2SA berbasis sumberdaya local.

“Kami mohon sinergi TP PKK Buleleng bersama Kader Pangan Desa/Kelurahan untuk terus menjadi penggerak utama dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola makan yang sehat dan bebas stunting,” ujar Sekdis Ariston.

Sekretaris TP PKK Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna didampingi Kadis Gede Aryana dan Sekdis Ariston menyerahkan bantuan paket bahan percontohan pangan B2SA secara simbolis kepada keluarga beresiko stunting. (WAN/001)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Walikota Buka Lokasabha PBMM Kota Denpasar 2019

Terpopuler

KJPP Bungkam, Tanah Seluas 1,8 Hektar Seharga Rp 13,4 M Dinilai Rp 4,7 M di Tanah Proyek PKB Klungkung

KJPP Bungkam, Tanah Seluas 1,8 Hektar Seharga Rp 13,4 M Dinilai Rp 4,7 M di Tanah Proyek PKB Klungkung

BNPB Selesaikan Talud Darurat untuk Perlindungan Warga Ketitang Wetan, Kabupaten Pati

BNPB Selesaikan Talud Darurat untuk Perlindungan Warga Ketitang Wetan, Kabupaten Pati

Galungan dan Kuningan

Galungan dan Kuningan

Kemenpar–Kemenkes Perkuat Sinergi Kembangkan Wisata Kesehatan Indonesia

Kemenpar–Kemenkes Perkuat Sinergi Kembangkan Wisata Kesehatan Indonesia

Tahun 2026 APBD Badung Ditetapkan Rp 12,1 Triliyun lebih

Tahun 2026 APBD Badung Ditetapkan Rp 12,1 Triliyun lebih

Prodi HI FISIP UNSRI Gelar Career Coaching, Upaya Memperkuat Daya Saing Global Mahasiswa

Prodi HI FISIP UNSRI Gelar Career Coaching, Upaya Memperkuat Daya Saing Global Mahasiswa