Banner Bawah

Sorotan Harga Beras; Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar Sambut Baik Sidak Satgas Pangan Polda Bali

Admin - atnews

2025-11-29
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sorotan Harga Beras; Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar Sambut Baik Sidak Satgas Pangan Polda Bali
Sidak Satgas Pangan Gabungan (ist/Atnews)

Denpasar (Atnews) — Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI) Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar I Ketut Hadihasa menyambut baik Satgas Pangan Gabungan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pada dua pasar utama di Kota Denpasar, yaitu Pasar Kreneng dan Pasar Nyanggelan Panjer.

Pemerintah melalui Satgas Pangan rutin melakukan pengawasan dan menegakkan sanksi bagi pelanggar, mulai dari peringatan tertulis hingga pencabutan izin usaha.

Hal itu agar sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 7 Tahun 2023 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras.

Untuk itu, Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar terus melakukan pembinaan agar pedagang menjual sesuai HET.

Namun kendalanya, pedagang juga membeli dari distributor di atas HET. Maka dari itu, Satgas Pangan mestinya juga mengamabil tindakan distributor.

"Bagaimana pedagang jual beras ikut HET, sedangkan belinya sudah di atas HET, kata Hadihasa di Denpasar, Sabtu (29/11).

Sebelumnya, Polda Bali melalui Satgas Pangan Gabungan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) .

Kegiatan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi meningkatnya harga beras di beberapa wilayah, sekaligus untuk memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang masa meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat. Minggu, (23/11/2025).

Dalam pelaksanaan sidak tersebut, tim Satgas Pangan Gabungan melakukan penelusuran langsung terhadap pedagang beras di kedua pasar. Pemeriksaan meliputi pengecekan kesesuaian harga jual beras, kondisi pasokan, serta kepatuhan terhadap standar harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Dari hasil penelusuran di Pasar Kreneng dan Pasar Nyanggelan Panjer, Satgas Pangan memastikan bahwa harga beras di tingkat pedagang masih berada dalam batas normal dan sesuai regulasi pemerintah. Tidak ditemukan indikasi pelanggaran harga maupun upaya penimbunan di dua lokasi tersebut.

Para pedagang di kedua pasar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Satgas Pangan Polda Bali beserta unsur gabungan atas pelaksanaan sidak yang dilakukan secara rutin. Menurut mereka, kegiatan pengawasan tersebut sangat membantu menjaga stabilitas harga di lapangan sehingga masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang sesuai ketentuan.

Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan pemantauan dan pengawasan terpadu demi menjaga keamanan, ketersediaan, serta kestabilan harga bahan pangan strategis di seluruh wilayah Bali.

Polda Bali akan terus hadir memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau, aman, dan tersedia. (Z/001)
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sutradara Livi Zheng Menjadikan Bali Laboratorium Perfilman Dunia 

Terpopuler

KJPP Bungkam, Tanah Seluas 1,8 Hektar Seharga Rp 13,4 M Dinilai Rp 4,7 M di Tanah Proyek PKB Klungkung

KJPP Bungkam, Tanah Seluas 1,8 Hektar Seharga Rp 13,4 M Dinilai Rp 4,7 M di Tanah Proyek PKB Klungkung

BNPB Selesaikan Talud Darurat untuk Perlindungan Warga Ketitang Wetan, Kabupaten Pati

BNPB Selesaikan Talud Darurat untuk Perlindungan Warga Ketitang Wetan, Kabupaten Pati

Anggota Komisi II DPR RI Dr I Wayan Sudirta SH MH; Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Anggota Komisi II DPR RI Dr I Wayan Sudirta SH MH; Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

GTI se-Bali akan Temui Kajati Bali, Harap Masyarakat Sipil dan Aparat Penegak Hukum Menuju Bali Bersih Bebas dari  Korupsi

GTI se-Bali akan Temui Kajati Bali, Harap Masyarakat Sipil dan Aparat Penegak Hukum Menuju Bali Bersih Bebas dari  Korupsi

Kemenpar–Kemenkes Perkuat Sinergi Kembangkan Wisata Kesehatan Indonesia

Kemenpar–Kemenkes Perkuat Sinergi Kembangkan Wisata Kesehatan Indonesia

Tahun 2026 APBD Badung Ditetapkan Rp 12,1 Triliyun lebih

Tahun 2026 APBD Badung Ditetapkan Rp 12,1 Triliyun lebih