Banner Bawah

Posyandu Desa Adat Tegal Darmasaba Jadi Lokasi Aksi Sosial TP Posyandu Bali bersama Putri Koster

Admin 2 - atnews

2025-12-10
Bagikan :
Dokumentasi dari - Posyandu Desa Adat Tegal Darmasaba Jadi Lokasi Aksi Sosial TP Posyandu Bali bersama Putri Koster
Ibu Putri Koster (ist/Atnews)

Badung (Atnews) — Posyandu Desa Adat Tegal Darmasaba, Abiansemal, Badung, menjadi lokasi pelaksanaan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” yang digelar Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Provinsi Bali bersama Ketua Tim Pembina Posyandu, Ibu Putri Koster, Rabu (10/12). Kegiatan ini menghadirkan para kader Posyandu setempat dalam rangka penguatan peran dan tata kelola Posyandu di tingkat desa.

Dalam arahannya, Ibu Putri Koster meminta para kader Posyandu menata kepengurusan secara lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel. Penataan yang baik, ujarnya, penting untuk memastikan program Posyandu berjalan efektif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta tumbuh kembang generasi muda menuju generasi emas.

“Pengurus Posyandu harus memiliki kemampuan, pengetahuan, dan inovasi dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembangunan desa sesuai standar pelayanan minimal,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa tugas pengurus mencakup penyusunan perencanaan serta pengusulan program dan kegiatan kepada pemerintah desa/kelurahan, yang kemudian dikoordinasikan dengan Tim Pembina Posyandu tingkat desa. Tim Pembina Posyandu sendiri berperan sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, dan pembina untuk memastikan keberjalanan program Posyandu di tiap jenjang.

Mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Ibu Putri Koster menegaskan bahwa Posyandu telah bertransformasi dengan menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibumlinmas, dan sosial.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat Desa Tegal Darmasaba untuk memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Langkah memilah sampah dari rumah, katanya, menjadi kunci mengurangi pola buang-angkut dan menekan penumpukan sampah di TPA, terutama TPA Suwung untuk wilayah Badung–Denpasar.

“Setiap rumah tangga wajib memilah sampah. Desa yang tidak masuk wilayah regional TPA harus mampu mengelola sampahnya sendiri—sampah organik selesai di sumber, sampah anorganik diselesaikan di TPS3R, dan residu ditangani di TPST,” tegasnya.

Usai kegiatan Aksi Sosial, Ketua Tim Pembina Posyandu Ibu Putri Koster bersama tim melanjutkan peninjauan ke TPS3R Pudak Sari di Desa Darmasaba, guna melihat langsung proses pengelolaan sampah di tingkat desa. (*IBM/002).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kasum TNI Keynote Speech Rakornas Penanggulangan Bencana di Surabaya

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng