Banner Bawah

Ekonomi Vietnam Mampu Bertumbuh 8,02% Tahun 2025, Tantangan Bagi Indonesia untuk Benahi Perekonomian Secara Struktural

Admin 2 - atnews

2026-01-08
Bagikan :
Dokumentasi dari - Ekonomi Vietnam Mampu Bertumbuh 8,02% Tahun 2025, Tantangan Bagi Indonesia untuk Benahi Perekonomian Secara Struktural
Jro Gde Sudibya (ist/Atnews)

Oleh Jro Gde Sudibya

Jika disimak kisah sukses - succses story- Vietnam di atas dapat diuraikan jelaskan sebagai berikut: 

1) Dalam politik luar negeri terutama berhadapan dengan AS dan China pada prinsipnya mendekati AS mengakomodasi kepentingan China. Dengan targetnya jelas, komoditas ekspor Vietnam tidak terhalang masuk AS, dana perusahaan AS melakukan investasi di Vietnam. Dengan China berlalu semacam prinsip belajar banyak dari China tidak untuk ditundukkan oleh negara yang bersangkutan, tetapi membangun keunggulan komparatif dan kompetitif sehingga investasi China mengalir ke Vietnam, dan tercipta relasi perdagangan yang saling menguntungkan.

2) Upaya super keras dari Vietnam untuk meningkatkan keunggulan komparatif dan kompetitifnya untuk mendorong ekspor Vietnam, dan pada saat bersamaan Vietnam menjadi tempat yang menarik dan lukratif untuk investasi dari banyak negara terutama AS dan China. 

Upaya yang telah dilakukan Vietnam yakni
a) Melakukan reformasi struktural di dunia birokrasi, melakukan penciutan besar-besaran jumlah provinsi dan kabupaten untuk memangkas pelayanan birokrasi yang "rad tape", ribet dan mahal.
b) Melakukan efisiensi berbasis etika, upaya pemberantasan korupsi berlangsung keras, sistemik dan berkelanjutan.

c) Kebijakan struktural yang dilakukan Vietnam ini, dapat mengingatkan rekomendasi dari KTT G7 di Davos Swedia yang menyatakan gerak investasi global akan menuju negara dengan pelayanan birokrasi bersih tanpa korupsi.

3) Vietnam telah menikmati hasilnya, dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 8,02 %, pertumbuhan ekonomi tertinggi di negara Asean.

4)Vietnam agaknya tergolong cerdik dalam membangun relasi dengan China, tidak silau dengan proyek berlabel Jalur Sutra Modern, iming-iming investasi besar dalam proyek infrastruktur dan kemudian membuat negara ybs.terjerat hutang dari China dan keuntungan proyek sebagian besar diterima China. Sejumlah negara di Afrika telah masuk "perangkap" akibat kebijakan ekonomi bernuansa "penundukan".

5) Dari kinerja ekonomi Vietnam yang "moncer", termasuk kinerja industri pariwisatanya yang konon mampu mendatangkan wisatawan 20 juta tahun 2025, timbul pertanyaan reflektif, kenapa Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam melimpah, pasar yang jauh lebih luas dan pengalaman pembangunan yang lebih panjang hanya mampu bertumbuh tahun 2025 5,1 %, nyaris 3% lebih rendah dari Vietnam?.

Tantangan struktural bagi ekonomi Indonesia, menyebut beberapa: kepastian iklim investasi, perbaiki pelayanan birokrasi plus pengendalian korupsi, kejelasan politik luar negeri untuk memperkuat ekonomi nasional.

*)Jro Gde Sudibya, ekonom, pengamat ekonomi.
Banner Bawah

Baca Artikel Menarik Lainnya : Panglima TNI : Pesantren Berperan Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Terpopuler

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Menatap Fajar Mentari Bali 2026, Gagal Kelola Sampah di Tengah Wacana Bali 100 Tahun

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Peran Strategis Media Mengawal Pembangunan Bali Berkelanjutan

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Birkenstock Bawa Perspektif Baru Tentang Kenyamanan Urban Lewat Kampanye Footbe Ecosystem

Ekonomi Vietnam Mampu Bertumbuh 8,02% Tahun 2025, Tantangan Bagi Indonesia untuk Benahi Perekonomian Secara Struktural

Ekonomi Vietnam Mampu Bertumbuh 8,02% Tahun 2025, Tantangan Bagi Indonesia untuk Benahi Perekonomian Secara Struktural