Bawa 2.000 Wisatawan, Kapal Pesiar Celebrity Millennium, Merapat di Pelabuhan Celukan Bawang
Admin 2 - atnews
2026-01-13
Bagikan :
Kapal Pesiar Celebrity Millennium (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Kabupaten Buleleng merupakan salah satu daerah tujuan wisata di pulau dewata Bali, kini kedatangan Kapal pesiar (cruise) Celebrity Millennium yang merapat di Pelabuhan Celukan bawang, pada Selasa(13/1/2026). Ini mengawali kedatangan rangkaian kapal pesiar di bulan Januari 2026 di Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, Bali.
General Manager (GM) Pelindo Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengatakan kapal pesiar Celebrity Millennium tersebut membawa ribuan wisatawan mancanegara yang siap mengeksplorasi keindahan Buleleng.
"Hari ini kapal membawa sekitar 2.000 penumpang dan 900 kru," ujar Imron. Imron menjelaskan, Celebrity Millennium bertolak dari Port of Klang, Malaysia, sebelum tiba di perairan Buleleng. Karena ukuran kapal yang sangat besar dan melebihi kapasitas dermaga saat ini, kapal tersebut tidak bersandar langsung di dermaga, melainkan melakukan lego jangkar (anchoring) di area labuh.
"Mengingat ukuran kapalnya lebih besar daripada ukuran kapal yang bisa kita handle di dermaga, akhirnya kapal tersebut labuh. Penumpang kemudian diangkut (tender) menggunakan kapal Bali Hai menuju daratan," jelasnya.
Setelah menikmati waktu di Buleleng, rencananya kapal pesiar mewah tersebut akan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat.
Terkait pergerakan wisatawan, Imron menyebutkan bahwa posisi Pelabuhan Celukan Bawang sangat strategis karena berada di tengah-tengah destinasi unggulan Bali Utara. Para wisatawan memiliki opsi untuk bergerak ke arah barat maupun timur.
"Kebanyakan ada dua area tujuan. Ke arah barat ada Pemuteran, dan ke arah timur menuju kota Singaraja. Jadi opsinya bisa ke dua arah tersebut," paparnya.
Para wisatawan menggunakan berbagai moda transportasi untuk berwisata, mulai dari agen perjalanan resmi yang beroperasi di pelabuhan, pemesanan daring, hingga penyedia jasa transportasi lepas (freelance). Menanggapi tingginya intensitas kunjungan kapal pesiar dalam beberapa tahun terakhir, Imron menilai hal ini merupakan buah dari kerja sama berbagai pihak.
"Menurut kami ini adalah hasil kolaborasi beberapa stakeholder. Dari Pelabuhan Celukan Bawang sendiri, kami terus melakukan improvisasi dan peningkatan fasilitas serta layanan kepada penumpang," kata Imron.
Selain itu, ia juga mengapresiasi peran agen perjalanan, penyedia transportasi, dan khususnya Dinas Pariwisata yang gencar mempromosikan potensi wisata di kawasan penyangga (hinterland) Pelabuhan Celukan Bawang.
"Sinergi inilah yang membuat kunjungan wisatawan kapal pesiar terus meningkat," pungkasnya. (WAN/002)