Jelang Idul Fitri, Perumda Pasar Sewakadarma Dukung Satgas Pangan Polda Bali Pantau Harga Bahan Pokok ke Pasar Kreneng
Admin - atnews
2026-02-13
Bagikan :
Tim Satgas Pangan Gabungan Polda Bali (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Tim Satgas Pangan Gabungan Polda Bali turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng, Denpasar, Kamis, (5/2/2026).
Upaya itu untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.
Dalam sidak tersebut, tim menyasar komoditas utama yang menjadi kebutuhan masyarakat, yakni beras, telur, cabai, bawang, dan daging. Petugas menyambangi sejumlah toko dan berdialog langsung dengan para pedagang guna memantau harga sekaligus menelusuri jalur distribusi bahan pangan di lapangan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bulog Wilayah Provinsi Bali M. Anwar, Kabag Protokol & TU Pimpinan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Bhaskoro Dwi Widhianto, S.P., M.E., M.P.P., Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Sitorus, S.I.K., M.H., perwakilan Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, perwakilan Dinas PMPTSP Provinsi Bali, serta perwakilan Disperindag Provinsi Bali.
Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI) Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar I Ketut Hadihasa mendukung acara itu yang selaras dengan kebijakan pemerintah.
"Kami di Perumda Pasar Sewakadarma selaras dengan kebijakan pemerintah melalui Rakor TPID yang setiap Minggu diadakan secara konsisiten," kata Hadihasa di Denpasar, Jumat (6/2).
Rakot itu dalam melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar terutama di Pasar Badung dan Kereneng.
Utamanya bahan pokok yang ada kecendrungan naik seperti cabai, bawang, telor dan daging ayam.
"Langkah yang kami adakan adalah giat operasi pasar setiap 3 kali dalam seminggu dengan memberikan subsidi terukur," ujarnya.
Dari hasil pengawasan, Satgas Pangan Gabungan Polda Bali menemukan satu toko yang menjual cabai dengan harga tidak sesuai ketentuan. Terhadap pelaku usaha tersebut diberikan surat teguran sebagai langkah pembinaan. Tingginya harga cabai diduga dipengaruhi oleh rantai distribusi yang panjang sehingga berdampak pada harga jual di tingkat pasar.
Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali AKBP William Sitorus, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa sidak ini merupakan bentuk komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar. Pengawasan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait, sekaligus mendorong distribusi yang lebih efisien agar tidak terjadi permainan harga di pasar,” tegasnya.
Satgas Pangan Polda Bali akan terus melakukan pemantauan secara berkala hingga Idul Fitri guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga. Diharapkan langkah ini mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan serta menciptakan situasi pasar yang kondusif. (Z/001)