Banner Bawah

Imlek Berdekatan Ramadan, 438 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Bandara Ngurah Rai

Admin 2 - atnews

2026-02-16
Bagikan :
Dokumentasi dari - Imlek Berdekatan Ramadan, 438 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Bandara Ngurah Rai
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (ist/atnews)

Mangupura (Atnews) - Sebanyak 438 ribu penumpang diproyeksikan akan dilayani oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Selama periode 13 s.d. 19 Februari 2026 tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut memprediksi sekiranya 2.804 pergerakan pesawat akan hilir mudik di Bali, Sabtu (14/2/2026). 

Jumlah prediksi 438 ribu penumpang tersebut terbagi atas 268 ribu penumpang rute internasional, serta 170 ribu penumpang rute domestik. Sedangkan prediksi 2.804 pergerakan pesawat terdiri dari 1.521 pergerakan pesawat rute internasional, serta 1.283 pergerakan dari rute domestik.

PH. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Purna Irawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menyambut potensi meningkatnya trafik pada periode libur panjang tersebut.

“Pada periode libur panjang Imlek ini, kami memprediksi adanya peningkatan trafik penumpang sebesar kurang lebih 1,5% dibandingkan di hari biasa. Tentunya hal ini kami barengi dengan langkah antisipasi, utamanya untuk menghindari adanya kepadatan penumpang di area terminal kedatangan serta di area jalan akses bandara yang berpotensi menurunkan level of service,” ujar Purna Irawan.

Purna Irawan menambahkan, puncak pergerakan penumpang diprediksi akan terjadi pada Minggu, 15 Februari dengan proyeksi total 76 ribu penumpang, yang terbagi menjadi 37 ribu kedatangan penumpang dan 39 ribu penumpang berangkat.

Pergerakan penumpang diprediksi akan mencapai puncak arus balik pada Kamis, 19 Februari dengan proyeksi jumlah penumpang mencapai 64 ribu orang.

“Momentum libur panjang Imlek di tahun ini cukup unik, karena berdekatan dengan awal Bulan Ramadan. Kami memprediksi sebagian besar penumpang domestik menghabiskan waktu liburan di Bali sebelum memasuki Ramadan,” ujar Purna Irawan melanjutkan.

“Kami turut mengimbau kepada para calon penumpang pesawat udara untuk dapat mempersiapkan diri tiba di bandara lebih awal untuk menghindari antrean kepadatan penumpang, serta untuk kelancaran proses penerbangan,” lanjutnya.

Thematic Event Imlek

Untuk menyambut dan memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan menghadirkan parade barongsai pada Selasa, 17 Februari.

Parade barongsai ini akan hadir di sejumlah area di terminal domestik dan internasional untuk memeriahkan suasana perayaan Tahun Baru Imlek, serta untuk meningkatkan pengalaman pelanggan bagi setiap penumpang yang tengah berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

“Tentunya kami berharap parade barongsai ini dapat memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengguna jasa,” pungkas Purna Irawan. (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Hari Amal Bhakti Ke-73, STAH Dorong Kualitas ASN dan Mahasiswa

Terpopuler

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia