Banner Bawah

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Karya Agung di Pura Dalem Laplap

Admin 2 - atnews

2026-02-27
Bagikan :
Dokumentasi dari - Wali Kota Jaya Negara Hadiri Karya Agung di Pura Dalem Laplap
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara (ist/atnews)

Denpasar (Atnews) - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pelaksanaan Karya Agung Ngenteg Linggih, Mamunggah, Mupuk Pedagingan Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Agung di Pura Dalem Laplap, Desa Penatih Dangin Puri, Jumat (27/02). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara turut menandatangani prasasti sekaligus menyerahkan dana Punia dan bantuan hibah sebesar Rp. 1 Miliar. 

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya SH,  Anggota DPRD Kota Denpasar Ir. I Ketut Budha ,M.T, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan semarak dengan iringan Gong Kebyar, Gong Baleganjur, serta pementasan tari Baris Gede, tari Rejang Dewa, Topeng Wali, dan Wayang Lemah yang menambah suasana sakral upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara memberikan apresiasi atas antusiasme dan kekompakan krama Desa Adat Laplap dalam melaksanakan karya agung ini. Menurutnya, karya tersebut merupakan wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa sebagai Tuhan Yang Maha Esa dalam ajaran Hindu.

“Karya ini tidak hanya sebagai bentuk persembahan suci, tetapi juga sebagai upaya memohon anugerah dan tuntunan agar diberikan keselamatan, kesejahteraan, serta kerahayuan jagat, khususnya bagi Desa Adat Laplap,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan karya ini juga sejalan dengan konsep Tri Hita Karana, yakni menjaga keseimbangan dan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

Sementara itu, Bendesa Adat Laplap I Wayan Agus Purnawirawan menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar, khususnya kepada Wali Kota Denpasar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk mendukung jalannya upacara, terlebih karya ini dilaksanakan setiap 25 tahun sekali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan petunjuk para nak lingsir dan rajamana karya agung ini dapat dilaksanakan setiap 25 hingga 30 tahun sekali, dan di Desa Adat Laplap secara rutin digelar setiap 25 tahun.

Adapun pengempon Pura Dalem Laplap terdiri dari empat banjar, yakni Banjar Laplap Arya, Laplap Tengah, Laplap Kauh, dan Sengguan. Selain bantuan dana dari Pemerintah Kota Denpasar, pembiayaan karya juga bersumber dari swadaya masyarakat serta dukungan berbagai elemen dan tokoh sebagai wujud bhakti umat.

Karya telah dimulai sejak 24 Desember 2025 dengan rangkaian matur piuning, maguru piduhka, dan mejaya-jaya panitia karya. Puncak karya akan dilaksanakan pada Buda Kliwon Ugu, 4 Maret 2026, dilanjutkan nyineb pada Saniscara Pon Ugu, 7 Maret 2026, serta prosesi nyegara gunung pada Redite Wage Wayang, 8 Maret 2026.

Untuk pelaksanaan Tawur Walik Sumpah Agung hari ini dipuput oleh Ida Pedanda Made Taman Swija Putra (Sira MPU Dharma Siddhi, Ida Bhagawan Wajrasattwa Dwijananda) di jeroan Pura Dalem. Sementara di jaba tengah Kahyangan dipuput oleh Ida Ari Bhujangga Wisnawan Gandha Kusuma dan Ida Pandita Mpu Jaya Ananda Yoga.

Dengan dilaksanakannya karya agung ini, masyarakat berharap jagat Laplap khususnya, serta Denpasar dan Bali pada umumnya, senantiasa diberikan kerahayuan, kesuburan, dan kemakmuran, serta semakin mempererat persatuan dalam semangat segilik, saguluk, sagulung sabayantaka. (*IBM/002).

Baca Artikel Menarik Lainnya : SMA 2 Denpasar Dulu dan Kini

Terpopuler

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia