Banner Bawah

Asma & PPOK dan Puasa

Admin 2 - atnews

2026-03-07
Bagikan :
Dokumentasi dari - Asma & PPOK dan Puasa
Prof Tjandra Yoga Aditama (ist/atnews)

Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama

Pada 7 Maret 2026 saya menjadi pembicara pada acara FK YARSI Puasa dan Kesehatan – Integrasi Kesehatan Paru, Penyakit Dalam dan Ruhul Islam. Antara lain saya sampaikan tentang Asma dan PPOK dalam kaitannya dengan puasa Ramadan.

Pertama saya sajikan publikasi jurnal internasional “ERJ Open Research” 2025 yang berjudul “Ramadan fasting for patients with chronic respiratory diseases: a systematic review and consensus recommendations for healthcare professionals”. Penelitian ini bermula dari  mengkaji 141 artikel ilmiah dalam topik ini, dan setelah melalui proses penyaringan ilmiah (metodologi, duplikasi, kesahihan dll.) maka didapatkan 11  artikel yang masuk kriteria inklusi penelitian.

Ternyata yang ada adalah yang berhubungan dengan Asma Bronkiale dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), dan tidak ada studi yang relevan untuk Penyakit Paru Interstitial (“Interstitial Lung Diseases – ILD) dan bronkiektasis. Hasil reviu dari 11 artikel ini menunjukkan bahwa tidak ada dampak bermakna menjalani ibadah puasa Ramadan terhadap angka masuk rumah sakit dan juga fungsi paru pada pasien Asma dan PPOK yang stabil, walaupun diakui bahwa terbatasnya jumlah kasus membuat hasil penelitian belum dapat digeneralisasi. Secara garis besar ada tiga rekomendasi umum yang diberikan bagi pasien Asma dan PPOK. Pertama perlunya konsultasi sebelum memasuki bulan puasa, ke dua perlunya penilaian risiko individual dan ke tiga mungkin diperlukan penyesuaian regimen pengobatan.

Selain itu, saya sampaikan juga edaran Kementerian Kesehatan Mesir yang membuat panduan bagi mereka yang ada gangguan respirasi untuk menjalani ibadah puasa (“guidelines for patients with respiratory illness during Ramadan”), tentu akan baik kalau Kementerian Kesehatan kita juga membuat hal yang sama ya. Panduan Kementerian Kesehatan Mesir ini setidaknya mencakup empat hal.

Pertama, pada umumnya pasien dengan gangguan pernapasan dapat menjalani ibadah puasa dengan baik, tentu tetap menjaga pola hidup sehat dan kalau ada untuk selalu mengikuti anjuran petugas kesehatan.

Ke dua, pasien Asma dan PPOK dianjurkan untuk tidak buka puasa dengan makan terlalu banyak, karena dapat menekan diafragma dan meningkatkan kemungkinan gangguan bernafas.

Ke tiga, pentingnya minum yang memadai antara waktu buka dan sahur untuk menjaga hidrasi.

Ke empat, pasien Asma dan PPOK perlu mengikuti anjuran dokter dalam penggunaan inhaler dan atau obat lain yang diperlukan.

Selain jurnal ERS dan anjuran Kementerian Kesehatan Mesir di atas, saya sampaikan juga rekomendasi WHO “Eastern Mediteranian Regional Office” (WHO - EMRO) tentang puasa dan infeksi paru dan pernapasan serta puasa dan rokok yang secara tegas disebut “Tobacco free Raeadan”. Tema yang diangkat WHO dalam puasa Ramadan tahun ini cukup bagus, yaitu “A time for health. A time for giving”, dan khusus tentang puasa dan rokok maka anjuran WHO adalah “Quit Tobacco this Ramadan, breathe better, live longer, stay healthy”, berhentilah merokok pada Ramadan tahun ini, anda akan bernafas lebih baik, hidup lebih panjang dan tetap sehat.

*) Prof Tjandra Yoga Aditama Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Otomatis Jadi Komandan Satgas Darurat Bencana

Terpopuler

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya

Gubernur Koster Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung, Minta Masyarakat Siapkan Teba Modern Tiap Rumah

Gubernur Koster Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung, Minta Masyarakat Siapkan Teba Modern Tiap Rumah

Krisis dan Perang Timur Tengah 

Krisis dan Perang Timur Tengah