Banner Bawah

Diskusi di Undiksha, Wamen Diktisaintek, Fauzan Dorong Kolaborasi Kampus Tangani Masalah Pendidikan dan Sosial

Admin 2 - atnews

2026-03-10
Bagikan :
Dokumentasi dari - Diskusi di Undiksha, Wamen Diktisaintek, Fauzan Dorong Kolaborasi Kampus Tangani Masalah Pendidikan dan Sosial
Wamen Distisaintek Fausan (ist/atnews)

Buleleng (Atnews) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd mendorong perguruan tinggi membentuk konsorsium National Foundation Skills Indonesia guna memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan dan sosial di masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam diskusi akademik di Universitas Pendidikan Ganesha, Senin (9/3/2026) yang dihadiri pimpinan perguruan tinggi se-Bali, penyelenggara program studi kependidikan beserta para dekan.

Fauzan yang hadir bersama Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D mengatakan pembentukan konsorsium tersebut sejalan dengan semangat program Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Konsorsium ini penting agar perguruan tinggi dapat berbagi pengalaman, praktik baik, dan sumber daya sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga dapat memperkuat kapasitas riset dan inovasi perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Menurutnya, konsorsium juga dapat menjadi pengalaman sekaligus modal bargaining power bagi perguruan tinggi Indonesia dalam membangun kerja sama dengan dunia industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Fauzan juga menyoroti masih adanya siswa di tingkat sekolah menengah yang mengalami kesulitan membaca dan berhitung. Ia mengapresiasi langkah Universitas Pendidikan Ganesha yang melalui Fakultas Ilmu Pendidikan melakukan intervensi literasi dan numerasi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Gerakan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya. 

Ditekankan, pembentukan konsorsium ini juga diharapkan dapat mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk isu lingkungan seperti pengelolaan sampah. Untuk itu, perguruan tinggi didorong pula membentuk kelompok-kelompok riset sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing.

Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, I Wayan Lasmawan, menyatakan kampusnya berkomitmen mendukung pembentukan konsorsium bersama perguruan tinggi lain guna merumuskan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk mendorong kemajuan Indonesia di berbagai sektor pembangunan. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Informasi Update Aplikasi atnews v.1.2

Terpopuler

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya

DPRD Buleleng Sepakat Tiga Ranperda Inisiatif Dilanjutkan Ke Tahap Pembahasan Berikutnya

Gubernur Koster Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung, Minta Masyarakat Siapkan Teba Modern Tiap Rumah

Gubernur Koster Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung, Minta Masyarakat Siapkan Teba Modern Tiap Rumah