Banner Bawah

Wagub Bali Nyoman Giri Prasta, Kunjungi Desa Banjar, Pasca Banjir Bandang, Serahkan Bantuan Kepada Siswa

Admin 2 - atnews

2026-03-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Wagub Bali Nyoman Giri Prasta, Kunjungi Desa Banjar, Pasca Banjir Bandang, Serahkan Bantuan Kepada Siswa
Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta (ist/atnews)

Buleleng (Atnews) - Wakil Gubernur(Wagub) Bali Nyoman Giri Prasta dalam kunjungan kerjanya di Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng(11/3), menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir bandang yang melanda Desa Banjar. 

Ia juga mengungkapkan memiliki kedekatan emosional dengan wilayah tersebut karena almarhum ibunya berasal dari Desa Banjar. Dalam kesempatan tersebut, Wagub melihat dari dekat kondisi SD Negeri 5 Banjar yang terdampak cukup serius serta bertemu langsung dengan para siswa yang terdampak bencana.

Selain melihat kondisi fasilitas pendidikan di SD No.5, tersebut Wagub juga memberikan bantuan secara pribadi kepada 66 orang siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir, masing-masing siswa diberikan Rp 800 ribu.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para siswa tetap percaya diri saat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah banjir ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan, dan langkah-langkah pemulihan dapat berjalan melalui koordinasi antara pemerintah Provinsi, Kabupaten, serta seluruh pihak terkait,” ujar Giri Prastan di rumah duka Banjar Dinas Ambengan.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah penataan kawasan sempadan sungai serta solusi relokasi bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta Balai Wilayah Sungai Bali–Penida.

“Terkait rumah warga yang terdampak, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya rusak berat bahkan ada yang hancur total. Kami berupaya mencarikan solusi melalui relokasi ke lokasi yang lebih aman agar ke depan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Giri Prasta. 

Mantan Bupati Badung ini juga menyambangi keluarga korban hanyut untuk menyampaikan belasungkawa.

Dalam penanganan pasca bencana, Pemprov Bali fokus pada langkah pemulihan menyeluruh, termasuk penataan kawasan sungai. Giri menyebut pemerintah telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Bali-Penida serta Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk merapikan sepadan sungai yang selama rawan meluap.

Menurutnya, berdasarkan informasi warga, luapan air di kawasan tersebut sudah terjadi sekitar lima kali. Namun banjir kali ini merupakan yang paling besar dan paling berdampak. Selain pengaturan sungai, pemerintah juga menyiapkan solusi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Tercatat ada tiga kepala keluarga dengan tiga rumah terdampak, bahkan satu rumah di antaranya hanyut sepenuhnya.

Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah relokasi rumah warga dari lokasi semula. Kawasan bekas organisasi itu nantinya akan difungsikan sebagai daerah aliran sungai (DAS) yang lebih representatif sekaligus area evakuasi jika terjadi kondisi darurat. 

"Pada prinsipnya warga bersedia direlokasi. Hanya saja ada satu keluarga yang tidak memiliki lahan yang sama sekali. Ini yang akan kami carikan solusinya," kata Giri Prasta. Pemprov Bali, lanjut dia, akan membantu desa mencari lahan melalui mekanisme appraisal. Setelah lahan tersedia, pemerintah akan membangun rumah sehat layak huni untuk masing-masing kepala keluarga.

Rumah tersebut dirancang sederhana namun layak, terdiri dari dua kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu, dan satu kamar mandi. Selain penempatan perumahan warga, Giri Prasta juga menekankan pentingnya penataan infrastruktur di sepanjang daerah aliran sungai agar kejadian serupa tidak terulang. Ia bahkan menyarankan adanya gerakan rutin bersih sungai serta sistem peringatan dini ketika debit air mulai meningkat. 

“Penanganan persoalan ini tidak bisa parsial. Harus dilihat secara holistik agar masyarakat benar-benar merasa aman,” tegasnya. 

Mengakhiri kunjungannya, Giri Prasta juga menyerahkan santunan sebesar Rp50 juta kepada keluarga guna membantu biaya pelaksanaan upacara Ngaben, yang rencananya akan dilangsungkan Rabo (25/3/2026). 

Mendampingi Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati (Wabup) Supriatna menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus melakukan upaya penanganan melalui langkah mitigasi maupun tanggap darurat hingga kondisi kembali normal. Pemerintah daerah bersama tim yang telah dibentuk oleh Bupati Buleleng juga terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

“Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus berupaya melakukan penanganan melalui langkah mitigasi dan tanggap darurat hingga kondisi kembali normal. Bersama tim yang telah dibentuk oleh Bapak Bupati, kami akan terus menjalankan tugas-tugas penanganan bencana di Desa Banjar sampai proses pemulihan benar-benar selesai,” harap Supriatna. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Apresiasi Peluncuran Buku Kapolda Bali

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta