Banner Bawah

Tinggalkan 'Business as Usual', Pemkot Denpasar Dorong Lahirnya Inovasi Masyarakat Sebagai Pilar Kesejahteraan

Admin 2 - atnews

2026-03-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Tinggalkan 'Business as Usual', Pemkot Denpasar Dorong Lahirnya Inovasi Masyarakat Sebagai Pilar Kesejahteraan
Kepala BRIDA Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira (ist/atnews)

Denpasar (Atnews) - Pembangunan sebuah kota di era dinamis tak lagi bisa sekadar mengandalkan pendekatan rutinitas atau business as usual. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kota Denpasar mulai memacu mesin utamanya yakni inovasi yang lahir langsung dari masyarakat.

Langkah ini ditandai dengan digelarnya "Sosialisasi Kompetisi Inovasi Masyarakat" oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) di Gedung Sewaka Dharma, Selasa (10/03). 

Pada acara ini, turut pula digelar diskusi strategis yang dipandu langsung oleh Kepala BRIDA Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira. Acara ini tidak hanya memantik antusiasme, tetapi juga menjadi panggilan terbuka bagi para inovator lokal. 

Acara yang mengusung tema visioner "Dari Denpasar untuk Semesta: Inovasi Masyarakat sebagai Pilar Kesejahteraan dan Keharmonisan Dunia" ini menjadi batu loncatan awal menuju ajang kompetisi bergengsi di tahun 2027 mendatang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhimerta, yang mewakili Walikota Denpasar, pada saat seremonial pembukaan acara tersebut menegaskan, tema yang diangkat bukanlah sekadar jargon kosong, melainkan cetak biru kebijakan daerah.

"Pemerintah Kota Denpasar ingin membuktikan bahwa ide-ide brilian yang lahir dari tingkat banjar, pelaku UMKM, hingga startup di Denpasar memiliki potensi besar untuk diskalakan, memberi dampak positif, dan menjadi solusi atas permasalahan kota," tegasnya saat membacakan sambutan Walikota di hadapan para peserta.

Partisipasi publik melalui inovasi, lanjut Alit Adhimerta, kini ditempatkan sebagai bentuk nyata ketahanan sejati sebuah kota.
Menariknya, persiapan kompetisi ini dilakukan jauh hari.

"Pemkot Denpasar menyadari penuh bahwa membangun sebuah ekosistem inovasi tidak bisa dilakukan lewat keajaiban semalam, butuh napas panjang untuk mengedukasi masyarakat, mematangkan ide, hingga menyatukannya dengan ekosistem bisnis dan teknologi," imbuh Alit Adhimerta. 

Acara ini turut juga dihadiri oleh Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN Dr. Ir. Wiwiek Joelijani, M.T., yang memastikan adanya dukungan pengawalan inovasi daerah agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Sementara dari sisi hilirisasi teknologi dan bisnis, CEO PT Baliola Adi Maha Duta, I Gede Putu Rahman Desyanta, S.Si., S.KOM., M.M., turut memberikan pandangan praktisnya. Kehadirannya menggarisbawahi satu realitas penting yaitu ide sehebat apa pun akan mati jika tidak ditopang oleh kelayakan model bisnis dan wadah implementasi yang tepat.

"Dalam setiap realisasi ide hendaklah dapat difasilitasi oleh wadah implementasi yang hebat," kata Rahman Desyanta. (*IBM/002).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Joko Widodo: Realisasi Dana Desa 99 Persen itu Tinggi Sekali

Terpopuler

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

15 Batal Terbang Rute Internasional Bandara Ngurah Rai, Dampak Perang Israel - Iran

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

Rakor Percepatan Penanganan Sampah, ​Carut-Marut TPA Suwung Diusut Bareskrim

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Perang Meletus, Tantangan Ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo

Perang Meletus, Tantangan Ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

Faisol Nurofiq Ungkap TPA Suwung Overloaded dan Tengah Penyidikan Kementerian LH

Gubernur Koster Tegaskan Kemasan Produk Arak Bali harus Tertib Gunakan Aksara Bali

Gubernur Koster Tegaskan Kemasan Produk Arak Bali harus Tertib Gunakan Aksara Bali