Perangkat Desa Se-Buleleng Adu Cerdas, Perkuat Tata Kelola dan Antikorupsi
Banner Bawah

Perangkat Desa Se-Buleleng Adu Cerdas, Perkuat Tata Kelola dan Antikorupsi

Admin 2 - atnews

2026-03-27
Bagikan :
Dokumentasi dari - Perangkat Desa Se-Buleleng Adu Cerdas, Perkuat Tata Kelola dan Antikorupsi
Lomba Cerdas Cermat Antar Perangkat Desa (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Perangkat Desa se-Kabupaten Buleleng mengadu kecerdasan melalui Lomba Cerdas Cermat antar perangkat desa se-Kabupaten Buleleng dengan tema “Cerdas Regulasi Tegas Antikorupsi” serangkaian memperingati HUT ke-422 Kota Singaraja. Kegiatan ini telah memasuki babak semifinal dan final, di Aula SMKN 3 Singaraja, Kamis (26/3/2026).

Sebanyak 9 perwakilan desa terbaik dari masing-masing kecamatan beradu pengetahuan untuk menjadi yang terbaik, diantaranya Pemdes Pelapuan, Sembiran, Jagaraga, Gesing, Tinga-tinga, Tamblang, Mayong, Nagaseoaha, dan Panji.

Sebelumnya, babak penyisihan telah dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 di kantor kecamatan masing-masing, yang diikuti oleh seluruh desa di Kabupaten Buleleng. 

Bupati Buleleng dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten I Sekda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, mengajak seluruh peserta untuk memaknai kegiatan ini sebagai bagian dari peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan secara akuntabel dan berintegritas. 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh peserta. Lomba ini bukan sekadar ajang adu pengetahuan, tetapi juga menjadi cerminan kesiapan perangkat desa sebagai garda terdepan dalam mengawal amanah rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, desa saat ini bukan lagi sebagai objek, melainkan subjek pembangunan. Dengan besarnya dana desa dan alokasi dana desa yang dikelola, diperlukan tanggung jawab besar dalam pengelolaannya agar berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel serta mampu mendorong kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan, pemahaman terhadap regulasi menjadi hal krusial untuk mencegah kesalahan administrasi yang dapat berimplikasi hukum. Selain itu, penanaman nilai-nilai antikorupsi harus menjadi bagian dari budaya kerja aparatur desa.

“Kami ingin desa di Buleleng tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga bersih dari korupsi. Transparansi harus menjadi kebutuhan, bukan lagi beban,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Inspektur Daerah Kabupaten Buleleng, I Putu Karuna, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat desa dalam tata kelola pemerintahan, khususnya pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel.

“Melalui lomba ini, kita ingin memastikan aparat desa memahami tata kelola keuangan yang benar, sehingga setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Karuna menegaskan, pemahaman yang baik terhadap regulasi diharapkan mampu mencegah munculnya anggaran yang tidak jelas atau program yang tidak tepat sasaran. Dengan demikian, potensi praktik korupsi di tingkat desa dapat diminimalisir.

“Jangan sampai ada lagi program yang tidak menyentuh kepentingan masyarakat. Setiap anggaran harus digunakan untuk hal-hal yang benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya preventif dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan desa. Ke depan, selain lomba serupa, pihaknya akan terus melakukan pembinaan dan edukasi guna memperkuat kapasitas aparatur desa.

“Tujuan akhirnya adalah mencegah korupsi dan memastikan seluruh program desa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Saya harap pemenang lomba ini bisa jadi percontohan sebagai desa anti korupsi” pungkasnya. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Rumana Tetap Jalankan Tugas Kepala Desa

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD

ARUN Soroti Wacana Devisa Pariwisata Bali Rp176 Triliun, Gung De Pertanyakan Besaran PAD