Gianya (Atnews) - Di tengah gempuran tren fast fashion, industri UMKM kebaya Pucuk bordir karya Ny. Kadek Ariasih anggota Persit Kartika Chandra kirana cabang XLI yonzipur 18 PD IX/Udayana menunjukkan taringnya dengan cara yang tak terduga.
Bukan lagi dianggap sebagai busana "kuno" yang hanya keluar dari lemari saat acara pernikahan, kebaya bordir kini bertransformasi menjadi fashion item yang fleksibel dan penuh estetika.
Kini umkm kebaya pucuk bordir persit kartika chandra kirana cabang XLI yonzipur 18 PD IX/Udayana akan menjadi pusat perhatian dalam kegiatan pameran Persit bisa 2,
sebuah ajang pamer kreativitas dan dedikasi istri prajurit dalam melestarikan wastra nusantara.
Acara yang direncanakan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 7 – 9 Mei 2026, bertempat di Balai Kartini, Jakarta.
Kegiatan Persit Bisa 2 ini akan menjadi etalase bagi berbagai koleksi kebaya bordir berkualitas tinggi. Produk yang ditampilkan merupakan hasil kurasi dari tangan terampil anggota Persit Kartika Chandra Kirana cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana Ny. Kadek Ariasih istri dari kopral Gede budiasa yang memiliki keahlian khusus dalam seni bordir.
Ny. Kadek Ariasih, mengungkapkan bahwa permintaan akan kebaya bordir justru meningkat tajam dalam setahun terakhir.
“Ada kepuasan tersendiri bagi pembeli saat melihat tekstur benang yang timbul. Setiap motif memiliki jiwa, dan itulah yang membedakan produk UMKM kami dengan buatan pabrik besar,"
"Masyarakat perlu tahu bahwa di balik satu helai kebaya, ada ribuan tusukan jarum yang dilakukan dengan penuh perasaan. Ini bukan sekadar pakaian, tapi karya seni," ujar Ny. Kadek Ariasih
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana Ny. Fitria Zaenal Abidin mengungkapkan bahwa Bordir adalah seni yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Melalui kegiatan Persit bisa 2 ini di Jakarta, kami ingin menunjukkan bahwa karya istri prajurit mampu bersaing di pasar fashion kelas atas sekaligus berkontribusi pada ekonomi kreatif keluarga," ungkapnya.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana Ny. Fitria Zaenal Abidin juga mengajak para pecinta kebaya, kolektor wastra, hingga generasi muda Jakarta dapat hadir untuk mendukung karya lokal ini diajang Persit bisa 2 pada tanggal 7 - 9 Mei 2026 yang bertempat di Balai Kartini , Jakarta.
Melalui ajang Persit Bisa 2 ini, diharapkan kebaya bordir tidak hanya menjadi komoditas lokal, tetapi juga mampu bersaing di kancah global sebagai produk high-fashion.
Dukungan masyarakat dengan membeli produk asli UMKM menjadi kunci utama agar warisan budaya ini tidak lekang oleh waktu. (Z/002)