Banner Bawah

Merajut Vasudhaiva Kutumbakam, Generasi Muda Hindu SMP – SMA Kota Surabaya Gelar Dharmasanti Nirmala 2026

Admin 2 - atnews

2026-04-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Merajut Vasudhaiva Kutumbakam, Generasi Muda Hindu SMP – SMA Kota Surabaya Gelar Dharmasanti Nirmala 2026
Hindu Muda Surabaya (ist/atnews)

Surabaya (Atnews) – Generasi Muda Hindu tangkat SMP dan SMA Kota Surabaya mengadakan acara sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi, yaitu Dharmasanti pada tanggal 11 April 2026 dengan tajuk Dharmasanti Nirmala 2026 bertemakan “Samanvaya Panca Mahabhuta “Menata Keseimbangan, Merajut Vasudhaiva Kutumbakam”. 

Acara ini diselenggarakan di wanitlan Pura Segara Kenjeran yang kedua kalinya atas inisiatif Generasi Muda Hindu Kota Surabaya tingkat SMP dan SMA yang bertujuan untuk memberikan rasa guyup, rukun, simakrama antar Muda Mudi Hindu tingkat SMP dan SMA di Kota Surabaya.

Tidak hanya sekedar berkumpul, acara yang digelar pada acara Dharmasanti itupun sangat bermanfaat bagi Generasi Muda Hindu khususnya tingkat SMP dan SMA, acara dimulai dengan pembukaan MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Doa Pembuka, Pembacaa Sloka, serta sambutan oleh Ketua Pembina sekaligus guru agama yaitu Bapak Eko yang membuka acara Dharmasanti tersebut.

Lalu setelah dibuka terdapat acara utama yaitu pemberian materi (Dharmatula) oleh I Wayan Pradnya Prastita,yang juga merupakan salah satu pemuda Hindu yang telah banyak memiliki beberapa prestasi dibidang akademik dan non akademik yang saat ini bekerja di salah satu perusahaan paper di Surabaya. 

Pada dharmatula tersebut Kak Pradnya (panggilan), menjelaskan pemaparan yang santai sambal bercanda namun penuh dengan ulasan keagamaan serta motivasi. Diawal diberikan semacam icebreaking oleh Kak Pradnya (panggilan) dan penyemangat dengan meneriakkan kata Generasi Muda Hindu Surabaya dibalas oleh peserta dengan jawaban Berani, Cerdas, Luar Biasa.

Kak Pradnya menyebut jargon tersebut menggambarkan bagaimana Generasi Muda Hindu Surabaya yang harus berani (wani),tapi tidak hanya berani namun juga harus Cerdas, dengan demikian kolaborasi Berani dan Cerdas tersebut akan menghasilkan sebuah hasil atau prestasi yang Luar Biasa.

Sekitar 60 menit dipaparkan oleh pemateri dharmatula, namun agar tidak membosankan, Kak Pradnya sesekali memberikan umpan balik kepada peserta dan siapapun yang berani menjawab atau bertanya akan diberikan souvenir, ini membuat peserta sangat bersemangat mengikuti, mendengarkan dan berperan aktif saat proses Dharmatula berlangsung.

Pada akhir pemaparannya, Kak Pradnya sangat mengharapkan Generasi Muda Hindu Kota Surabaya ini tidak menjadi insan yang minder karena menjadi minoritas, karena tidak ada kata minoritas jika dikaitkan dengan ajaran Agama Hindu yaitu Vasudhaiva Kutumbakam, semua manusia didunia ini adalah sama, dan merupakan satu keluarga, dengan intisari tersebut diharapkan Generasi Muda Hindu juga mampu menata keseimbangan dalam menerapkan semua ajaran ajaran Hindu, seperti Tri Kaya Parisudha, Tri Hita Karana, Tat Tvam Asi, dan lain lain.

Kak Pradnya menutup pemaparan dharmatula dengan memberikan motivasi agar Generasi Muda Hindu tetap menjadi Generasi yang selalu menjalankan Dharma dan berprestasi, Kak Pradnya juga mengajak Generasi Muda Hindu Surabaya tingkat SMP dan SMA mengikuti event Utsawa Dharma Gita yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan di Kota Surabaya sebagai persiapan menuju tingkat Provinsi dan Nasional.

Setelah pemaparan Dharmatula selesai, acara dilanjutkan dengan acara acara yang menarik, ada acara games tanya jawab (quiz) oleh panitia, pemaparan tanya jawab oleh kakak kelas, sharing antara SMP dan SMA satu dengan yang lain, serta sosialisasi dari Unit Kegiatan Mahasiswa Hindu Universitas Negeri Surabaya yang sedang melakukan event BWC (Brahmacarya Widya Competition).

Yang menarik ditengah tengah acara Dharmasanti berjalan, tiba tiba Bapak Eko selaku pembina mendapat informasi bahwa terdapat tamu yang dalam hal ini disucikan oleh umat Hindu, yaitu Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda dari Bali yang sedang transit dan menunggu jadwal penerbangan pada pukul 14.00 WIB waktu setempat.

Beliau secara tidak langsung hadir disela sela acara Dharmasanti Nirmala 2026 yang diadakan oleh Muda Mudi Hindu tingkat SMP dan SMA se Surabaya tersebut sekitar pukul 11.30 WIB. Tentu saja ini merupakan sebuah kebahagiaan oleh seluruh peserta Dharmasanti Nirmala 2026, yang terutama dalam hal ini Generasi Muda Hindu Kota Surabaya tingkat SMP dan SMA.

Ida Pandita bahkan menyempatkan dan mau memberikan wejangan secara langsung kepada Muda Mudi dengan menyampaikan intisari makna dari sebuah acara Dharmasanti. Meskipun beliau memberikan wejangan dalam waktu kurang lebih 15 menit dihadapan peserta Dharmasanti, tentu apa yang telah beliau sampaikan merupakan bekal yang sangat penting bagi seluruh umat Hindu yang hadir pada acara Dharmasanti tersebut dan khususnya Generasi Muda Hindu Kota Surabaya tingkat SMP dan SMA, beliau mengharapkan masa muda wajib selalu mengedepankan semangat yang membara, tentu saja untuk senantiasa belajar, berkata, dan berbuat berlandaskan Dharma (konsep Tri Kaya Parisudha).

Seusai beliau memberikan wejangan sekitar kurang lebih 15 menit, dilakukan sesi foto bersama dengan beliau, setelah itu beliau pun meninggalkan Pura Segara Kenjeran Surabaya bertolak ke Bandar Udara Juanda Waru Sidoarjo untuk melanjutkan penerbangan yang infonya menuju Batam.

Acara Dharmasanti pun dilanjutkan dengan acara selanjutnya yaitu persembahyangan bersama, lalu ramah tamah makan siang, lalu sesi foto bersama.
Tentu saja acara Dharmasanti Nirmala 2026 di Kota Surabaya ini menjadi sebuah terobosan, bagaiman muda mudi Hindu tingkat SMP dan SMA, memiliki semangat dan inisiatif untuk melaksanakan event ini secara mandiri, dan sukses menyelenggarakannya dengan penuh semangat, apalagi dengan usaha dan effort tersebut tanpa disadari ada sebuah anugerah yang hadir dari datangnya Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda secara tiba tiba dan berkesempatan memberikan wejangan (Dharma Wacana) kepada umat Hindu di Kota Surabaya.

Ini adalah sebuah anugerah yang tidak kita duga, dan acara Dharmasanti telah berjalan dengan lancar serta sukses, harapannya semoga Generasi Muda Hindu di Surabaya dapat mempertahankan eksistensi ini seterusnya, tutur Pembina Bapak Eko. (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Program  Smartfren Gratis Sasar Keluarga  Bali

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Carut - Marut Kelola Sampah, Pemerintah dapat Digugat Citizen Lawsuit

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Kemenpar Perkuat Tata Kelola Akomodasi Bali, Dorong Pariwisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta

Hadiri Puncak Pujawali Pura Luhur Batulumbung, Gubernur Koster Serahkan Punia Rp 25 Juta